<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044</id><updated>2012-01-27T20:50:54.518-08:00</updated><title type='text'>PMKRI ST THOMAS MORE</title><subtitle type='html'>Markas Besar: Jalan Imam Bonjol No 338 Pontianak, Kalbar. Kode Pos 78123 Website: www.pmkripontianak.blogspot.com, Email:pmkripontianak@yahoo.com/pmkri.ptk@gmail.com</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>79</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-1329970137760856530</id><published>2011-07-21T10:42:00.000-07:00</published><updated>2011-07-21T10:54:35.048-07:00</updated><title type='text'>Diskusi dan Bedah Buku "Politik Bermartabat, Biografi I.J Kasimo"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-vbFGhPqUeQM/TihntWxZUqI/AAAAAAAAARQ/wdIp-pbWOjw/s1600/Foto%2BBUKU%2BPolitik%2Bbermartabat%2Bbiografi%2B%2BI.J%2BKasimo.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 151px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-vbFGhPqUeQM/TihntWxZUqI/AAAAAAAAARQ/wdIp-pbWOjw/s200/Foto%2BBUKU%2BPolitik%2Bbermartabat%2Bbiografi%2B%2BI.J%2BKasimo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5631865362931339938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Indonesia tengah dihadapkan pada persoalan krisis keteladanan dari para Politikus dan para Pemimpin. Konflik internal partai, Parlemen yang tidak berkerja secara efektif, dan pemerintah yang lalai terhadap permasalahan kesejahatraan rakyat menjadi fenomena sehari-hari. Tidak banyak politikus dan pemimpin yang bisa diharapkan mampu membawa dan mewudjudkan demokrasi dan perubahan kearah yang lebih baik bagi bangsa ini, raky...at pun masih sangat jauh dari kesejahtraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.J. Kasimo (1900-1986) adalah teladan paripurna seorang politisi berkarakter yang sulit dicari padanannya sekarang ini. Buku "Politik Bermartabat, Biografi I.J Kasimo " ini merupakan biografi Kasimo yang bisa memberi pegangan kepada bangsa Indonesia perihal bagaimana semestinya menjadi seorang politikus aspiratif sekaligus negarawan yang inspiratif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selain seorang politikus dan pejabat yang tekun menjalankan tugas, ia pun seorang pejuang kemerdekaan. Ia tidak segan memberi pengorbanan, ikut bergerilya membela kemerdekaan Tanah Air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi dan Bedah Buku "Politik Bermartabat, Biografi I.J.Kasimo" ini dilaksanakan&lt;br /&gt;bertempat: Aula Pendopo Gubernur Kalimatan Barat&lt;br /&gt;hari/tanggal: Jumat 29 Juli 2011&lt;br /&gt;Waktu : 10.00-13.00 Wib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narasumber:&lt;br /&gt;- Dr J.Kristiadi (Peneliti CSIS)&lt;br /&gt;- J. B Soedarmanto ( Penulis Buku Politik Bermartabat, Biografi I.J.Kasimo)&lt;br /&gt;- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk informasi lebih lanjut:&lt;br /&gt;Cp:085252573594 (Leonard Nova Christi)&lt;br /&gt;   085252211989 (Franz Welly Winarno)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-1329970137760856530?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/1329970137760856530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=1329970137760856530&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1329970137760856530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1329970137760856530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2011/07/diskusi-dan-bedah-buku-politik.html' title='Diskusi dan Bedah Buku &quot;Politik Bermartabat, Biografi I.J Kasimo&quot;'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-vbFGhPqUeQM/TihntWxZUqI/AAAAAAAAARQ/wdIp-pbWOjw/s72-c/Foto%2BBUKU%2BPolitik%2Bbermartabat%2Bbiografi%2B%2BI.J%2BKasimo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5678274893673823814</id><published>2011-06-09T03:35:00.000-07:00</published><updated>2011-06-09T03:54:36.735-07:00</updated><title type='text'>7 (Tujuh) CITA-CITA PERUBAHAN INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-9tBrMGRxIqU/TfCl4V5OQSI/AAAAAAAAARI/0kUTGevIpjs/s1600/DSC_0215.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-9tBrMGRxIqU/TfCl4V5OQSI/AAAAAAAAARI/0kUTGevIpjs/s200/DSC_0215.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5616171122699419938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1.    Indonesia merdeka dari penjajahan gaya baru demi mewujudkan kedaulatan dan kemandirian bangsa&lt;br /&gt;Indonesia memang sudah merdeka secara konstitusional sejak 1945, akan tetapi secara substansial sesungguhnya Indonesia belum merdeka. Penjahan gaya (neokolonialisme) baru kembali bercokol mewujud dalam bentuk penjajahan ekonomi yang dilakukan oleh negara-negara kaya. Penguasaan sektor-sekotor ekonomi penting oleh perusahaan-perusahaan multinasional (MNCs) adalah bukti kuat betapa saat ini bangsa ini masih belum memiliki kedaulatan apalagi kemandirian.&lt;br /&gt; Penguasaan asing tersebut tentunya tidak datang begitu saja, mereka datang ditopang oleh pemerintahannya sendiri dan juga oleh sistem pemerintahan Indonesia sendiri. Pemerintah Indonesia saat ini sudah tidak lagi mengabdi kepada kepentingan rakyatnya sendiri melainkan kepada kepentingan asing yang memiki lebih banyak modal finansial. Alih-alih menjadi pelayan bangsa, mereka justru menjadi perpanjangan tangan pemilik modal asing untuk melakukan eksplotasi dan bahkan opresi terhadap rakyatnya sendiri.&lt;br /&gt; Kebijakan-kebijakan yang diciptakan oleh pemerintah Indonesia adalah kebijakan-kebijakan yang dilandaskan pada semangat untuk mencari solusi atas persoalan yang dihadapi oleh rakyat Indonesia, melainkan atas pesanan dari para pemilik modal luar negeri. Melalui agen-agennya yang saat ini bertebaran di negeri ini, mereka memesan sejumlah kebijakan-kebijakan baru yang dibuat dengan tujuan utama: memuluskan jalan mereka menekspolitasi sumbar daya alam di bumi nusantara. Sebagaimana pernah diungkapkan oleh Ketua Badan Pengkajian Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD), Kiki Syahnakri,  berdasarkan kajian BIN tahun 2006 sudah terdapat 72 perundang-undangan baru yang merupakan pesanan asing yang tentunya punya potensi melilit negeri ini dalam kelindan penguasaan yang tidak berkesudahan.&lt;br /&gt; Fenomena di atas tentunya harus segera disudahi. Bangsa Indonesia bersama seluruh rakyatnya harus sadar dan bangkit bersama untuk menghalau gerak langkah penjajahan gaya baru ini. Mereka bekerja sama secara sistematis menggunakan kekuatan modal besar dan lobi politik yang kuat untuk mengeksploitasi negeri ini. Lebih lanjut, mereka juga dibantu oleh para hambanya di dalam negeri yang saat ini duduk dalam posisi-posisi strategis dalam politik maupun birokrasi.&lt;br /&gt; Oleh karena itu, tak ada kata lain bagi bangsa Indonesia selain bersama-sama menggugah kesadaran dan melakukan perlawanan. Jika kita menginginkan suatu kedaulatan penuh dan bangsa yang mandiri secara utuh, maka seluruh elemen bangsa harus bersatu melawan penjajahan gaya baru tersebut.&lt;br /&gt;2.    Supremasi hukum tanpa diskriminasi&lt;br /&gt; Perdebatan yang selama ini terjadi adalah: apakah politik sebagai panglima, ataukah hukum sebagai panglima? Jawabannya adalah sudah jelas, hukum seharus nya menjadi panglima dalam pengelolaan bangsa menuju Indonesia yang maju dan bermartabat. Permainan-permainan hukum yang dilakukan oleh para politisi sungguuh memuakkan dan menjadikan rakyat bangsa Indonesia merasa tidak punya masa depan terhadap kelangsungan bangsanya. Setiap hari rakyat dipertontonkan oleh pertunjukan akrobatik para politis yang mempermainkan dan bahkan memperjualbelikan hukum. Ujung-ujungnya, mereka yang tak tersentuh hukum melenggang meraih kekuasaan-kekuasaan baru, sementara mereka-mereka yang lemah harus menjadi tumbal bagi keserakahan dan kebiadaban mental mereka.&lt;br /&gt;Hukum musti menjadi panglima, hukum harus ditegakkan, tanpa pandang bulu! Dan jalan pertama yang harus ditempuh untuk mewujudkan supremasi hukum adalah dengan melakukan reformasi secara total terhadap lembaga-lembaga penegak hukum terutama Kepolisian, Kejaksaan, dan Lembaga Peradilan. Ketiga lembaga tersebutlah biang dari carut-marutnya proses penegakkan hukum di Indonesia.&lt;br /&gt; Ditambah pembentukan Satgas Pemberantasan Korupsi oleh presiden ternyata Ketiga lembaga tersebut saat ini diisi oleh mafia-mafia hukum yang bekerja secara seistematis mempermainkan hukum di Indonesia ternyata tidak memberikan dampak siginifikan terhadap penegakkan hukum di Indonesia. Dibentuknya lembaga tersebut tak lain adalah hanya demi pencitraan oleh presiden untuk menutupi dirinya yang sarat dan dikelilingi oleh korupsi.&lt;br /&gt; Reformasi lembaga Kepolisian, Kejaksaan, dan Lembaga Peradilan, serta bubarkan Satgas Pemberantasan Korupsi adalah pintu masuk bagi supremasi hukum di Indonesia. Hukum harus menjadi supremasi dan hukum harus ditegakkan terhadap siapa saja tanpa memandang jabatan, sosial status sosial, dan kekerabatan.&lt;br /&gt; 3.    Tangkap, Adili, dan Sita kekayaan para perampok uang rakyat dimulai dari ISTANA&lt;br /&gt; Perampokan uang rakyat yang semakin marak tidak diimbangi oleh penegakan hukum yang tegas terhadap pelakuknya. Hal ini karena pemerintah sendiri tidak berani tegas dalam menghukum para perampok yang menggurita di tubuh mereka sendiri dalam bentuk kasus-kasus kurupsi yang sebenarnya hanya sebagian kecil saja yang terungkap. Dalam hati setiap rakyat Indonesia, sesungguhnya mereka meyakini bahwa di balik apa yang terungkap di media selama ini, korupsi yang sesungguhnya jauh lebih besar.&lt;br /&gt; Persoalan korupsi di Indonesia menjadi semakin serius karena tidak adanya political will dari pemerintah untuk melakukan pemberantasan. Power yang dimiliki oleh pemerintah tidak digunakan untuk melakukan proses penegakkan hukum. Akibatnya penyelesaian kasus-kasus korupsi, baik yang kecil maupun yang besar, dibiarkan dalam keadaan mengambang.&lt;br /&gt; Pemerintah bahkan tidak punya peta jalan yang jelas untuk pemberantasan korupsi  tersebut. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kasus-kasus korupsi yang tidak terselesaikan dan jikapun ada beberapa yang terseesaikan, kesannya masih tebang pilih. Kondisi ini akhirnya menjadi peluang bagi terbentuknya arena politik baru di lading korupsi ini. Terjadi politicking oleh berbaagai kepentingan yang terkait dengan kasus-kasus korupsi. Terungkapnya beberapa kasus korupsi justru menjadi alat bargaining antar berbagai kepentingan politik yang ada untuk meraih keuntungan lebih besar atau bahkan melakukan bargaining kekuasaan. Terjadi saling kunci dan saling ikat satu sama lain oleh para politisi atas suatu kasus hukum, sebagaimana saat ini terjadi pada kasus Century, Susno, dan Gayus.&lt;br /&gt; Solusinya tidak cukup hanya dengan penegakan hukum, namun harus ada kehendak politik (political will) dari pemerintah. Presiden harus berani tegas terhadap lembaga-lembaga yang langsung di bawahnya. Presiden harus berani mengambil sikap, tangkap, Adili, dan sita perampok uang rakyat. Presiden harus berani memulainya dari lingkungannya sendiri, dari istana; bahkan jika presiden sendiri atau keluarganya tersangkut dalam beberapa kasus tersebut, ia harus berani untuk secara gentle mengakuinya dan meminta maaf kepada rakyat.&lt;br /&gt; 4.    Persatuan Indonesia yang berlandaskan keadilan sosial dan semangat kebhinekaan&lt;br /&gt; Persatuan adalah sesuatu yang mutlak dalam sebuah pencapaian kejayaan bangsa. Jika dulu pada masa kolonialisme bangsa Indonesia bersatu untuk membebaskan diri dari penjajahan Belanda, maka dalam konteks sekarang Indonesia harus bersatu untuk mewujudkan keadilan bersama. Sebab keadilan adalah tujuan dari adanya persatuan. Keadilan adalah suatu kondisi yang diinginkan oleh terwujudnya persatuan banga Indonesia. Buat apa ada persatuan jika hanya menjadi alat ekspolitasi oleh satu kelompok terhjadap kelompok yang lain.&lt;br /&gt; Namun demikian, persatuan juga harus merupakan suatu mekanisme yang diciptakan bersama oleh kemajemukan yang menyusun bangsa Indonesia. Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku dan bangsa menjadikan persatuan kita harus dilandakan pada semangat kebhinnekaan tersebut. Saat ini terdapat lebih dari 1072 suku bangsa di Indonesia yang keberadaan mereka harus tetap dihargai dan dijunjung tinggi.&lt;br /&gt; 5.    Indonesia bebas dari kemiskinan melalui pendidikan gratis, reformasi agrarian dan industrialiasasi yang kuat dan mandiri&lt;br /&gt; Problem kemiskinan sekarang adalah tidak berkembangnya sektor riil yang menjadi tumpuan ekonomi sebagian besar rakyat Indonesia. Kebijakan pemerintah yang neoliberalis cenderung memberikan perhatian pada sektor-sektor moneter menjadikan pertumbuhan ekonomi kita yang selalu dibangga-banggakan itu hanya menjadi ilusi. Ilusi bagi diri pemerintah untuk meyakinkan bahwa dirinya sudah berbuat sesuatu, juga ilusi bagi para investor agar mereka tertarik untuk menanamkan modalnya ke dalam negeri.&lt;br /&gt; Di lain pihak, bombardir barang-barang dari luar negeri, bahkan sampai pada barang-barang yang sebenarnya menjadi komoditas industri rakyat, mematikan industi dalam negeri. Akibatnya pengangguran terjadi di mana-mana, rakyat tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang layak; dan jikapun mereka bekerja, merek bekerja pada perusahaan-perusahaan asing. Mereka hanya digaji berdasarkan standar minimal tanpa ada peluang untuk menikmati profit sharing dari perusahaan tersbut. Kenapa? Karena perusahaan tempat mereka bekerja milik orang asing.&lt;br /&gt; Demikian juga dalam bidan pertanian, pertanian masih dipandang sebagai sektor yang tidak strategis sehingga tidak pernah mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Apa gunanya presiden kita menyandang geklar doktor di bidang pertanian dari kampus pertanian paling terkemuka Indonesia (IPB) jika ia sendiri tidak bisa memberikan perhatian secara khusus pada bidang ini? Para petani kita dibiarkan hidup dalam sistem pertanian subsisten dan lama kelamaan mereka dilindas oleh masuknya industrialiasi baru yang tidak berbasis pada pertanian. Akibatnya para petani terjerembab dalam kelindan kemiskinan akut yang tak pernah ada ajalan keluarnya. Anak-anak mereka pun tidak punya kesempatan untuk meraih pendidikan yang lebih baik. Padahal pendidikan adalah sesuatu yang vital dalam mobilisasi sosial.&lt;br /&gt; Dalam bidang pendidikan, bagaimana manusia Indonesia bisa dididik dalam suatu sistem pendidikan yang bagus, sementara akses mendapat pendidikan saat ini selalu harus berbsnding lurus dengan kekuatan finansial. Hanya mereka-mereka yang kaya yang bisa mendapatkan pendidikan bagus, sementara orang miskin tidak berhak atas pendidikan yang berkualitas. Sayangbya, negara juga tidak punya peran untuk mengatasi kondisi ini.&lt;br /&gt; Oleh karena itu Indonesia ke depan harus mampu membebaskan kemiskinan pada rakyatnya dengan memiliki suatu sistem industri dalam negeri yang kuat dan mandiri serta dikelola oleh bangsa sendiri. Kemandirian di bidang industri menjadi keniscayaan jika Indonesia menginginkan suatu masa depan sejahtera dan terbebas dari kemiskinan.&lt;br /&gt;6.    Indonesia harus memiliki pemimpin nasional yang mandiri, berani, demokratis, dan bermental kerakyatan&lt;br /&gt; Indonesia sedang mengalami krisis multi dimensional salah satunya krisis kepemimpinan. Banyak pemimpin-pemimpin yang diberi mandat oleh rakyat tak amanah, baik dieksekutif, legislatif dan yudikatif. Banyak dari mereka tak memberikan contoh keteladanan yang baik, melainkan mengajarkan kepada rakyat prilaku koruptif, asusila, suka berbohong. Kriris keteladanan ini juga merambah ditingkat daerah bahkan yang paling kecil lagi ditingkat desa.&lt;br /&gt; Salah satu problem utama kepemimpinan bangsa Indonesia sekarang adalah masalah kejujuran. Para pemimpin bangsa ini mengalami kirisis kepemimpin karena mereka tidak jujur demi  mementing hal-hal jangak pendek. Demi performa dan image para pemimpin kita banyak melakukan kamuflase dan kebohongan. Mereka tidak hanya berbohon terhadap bangsanya sendiri di dalam negeri, bahkan terhadap orang mereka tidak juur. Demi menarik pemodal masuk mereka menampilkan penampilan-penampilan tidak sebenarnya agar menarik mereka untuk melakukan investasi.&lt;br /&gt; Selanjutnya, pemimpin kita tidak mandiri, terbukti dengan mayoritas pembuatan kebijakan kita yang didikte oleh asing. Problemnya ternyata bukan hanya pada sitem kepemimpinan kita, melainkan juga pada personal kepemimpinan. Pemimpin kita rata-rata dididik dalam suatu sistem pendidikan yang secara sistematis menjadika mereka tidak punya karakter yang kuat, melainkan sebagai hamba.  &lt;br /&gt; Pada era pemerintahan SBY ini, kebijakan-kebiakannya lebih banyak berpihak kepada kepentingan asing, khususnya Amerika. Beberapa produk undang-undang yang lahir pada era SBY lebih banyak bermuatan kepentingan asing seperti UU penanaman modal, undang-undang kelistrikan, dan undang-undang sumber daya alam lainya. Sedangkan berkenaan dengan perlindungan terhadap nasib masyarakat Indonesia, terkesan SBY melakukan pembiaran. Seperti ketidaktegasannya ketika warganya ditangkap oleh polisi Malaysia diperairan tanah air sendiri, penyiksaan TKW di luar negeri dan masih banyaknya masyarakat Indonesia yang melarat.  &lt;br /&gt;SBY tak bisa menunjukan dirinya sebagai pemimpin yang pro terhadap kepentingan rakyat, melainkan  pro terhadap kepentingan asing, selain itu SBY terkesan sebagi sosok pemimpin yang peragu, dan banyak melakukan politik pencitraan yang mengakibatkan ketidak percayaan masyarakat terhadapnya.&lt;br /&gt; Masyarakat Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang mampu melindungi rsakyatnya dari kemelaratan, membela warganya ketika disiksa diluar negeri. Pemimpin yang berani melawan dikte-dikte asing khususnya negara-negara maju seperti Amerika Serikat. Indonesia membutuhkan pemimpin yang tegas, tidak plin-plan, tidak peragu dan berani mengambil resiko jika itu yang terbaik untuk masyarakat.&lt;br /&gt;Dengan kepemimpinan yang berkarkter, akan menjadikan masyarakat apresiatif bukan apatis, sehingga antara pemimpin dengan yang dipimpin akan bahu membahu membangun bangsanya. Seorang pemimpin yang berkepribadian kuat tak mudah goyah oleh kepentingan-kepentingan yang merugikan masyrakat meskipun hanya dia yang diuntungkan. Dengan berkepribadian kuat seorang pemimpIn akan memegang amanah yang diberikan rakyat supaya bisa kepemimpinannya bisa digunakan sebaik mungkin. Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang mampu membela warganya disaat mereka ditindas di negeri orang, mampu mensejahterakan rakyatnya, dan mampu memberi rasa aman buat rakyatnya dari rasa tidak aman akibat kekerasan antara masyarakt satu dengan masyarakat lainnya.&lt;br /&gt; 7.    Demokrasi Indonesia yang sejati tanpa oligarki&lt;br /&gt; Demokrasi yang saat ini dijalankan di negeri ini adalah jauh dari cita-cita demokrasi yang dicanangkan oleh para funding father kita. Demokrasi yang kita miliki saat ini masih bersifat sangat liberal dan mudah dikooptasi oleh kepentingan pemodal. Sehingga substansi demokrasi untuk menciptakan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa justru menciptakan kemiskinan dan pembodohan.&lt;br /&gt; Substansi demokrasi di Indonesia sudah dikangkangi oleh mekanisme-mekanisme dalam demokrasi itu sendiri. Sebagai ilustrasinya adalah dalam pemilu, pemilu sebagai suatu mekanisme yang mutlak dalam demokrasi, lebih sering dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok anti-demokrasi namun memiliki modal banyak untuk mewujudkan kepentingan-kepentingan mereka. Melalui kekuatan modal yang dimiliknya, mereka membeli suara untuk mewujudkan keinginan mereka menguasai suatu wilayah atau entitas politik tertentu. Keadaan ini menimbulkan suatu kekacauan di kemudia hari karena mekaanisme demokrasi yang idealnya menjadi jalur aspirasi rakyat justru menjadi sana untuk melegitimasi ekspolitasi dan penindasan oleh kelompok pemilik modal terhadap rakyat dan suber daya alamnya. &lt;br /&gt; Belum lagi dalam hal kehidupan multikultur Indonesia, dalam alam demokrasi ini kekerasan demi kekerasan masih saja marak terjadi di mana-mana. Kelompok-kelompok yang anti-demokrasi seringkali memanfaatkan statusnya sebagai mayoritas untuk melakukan kekerasan terhadap minoritas. Makin parah lagi, kekerasan-kekerasan tersebut terkadang justru (secara tidak langsung) dipelihara oleh pihak keamanan sebagai cara untuk memperkuat bargaining mereka dimasyarakat dan pemerintah.&lt;br /&gt; Sesungguhnya impian kami tentang demokrasi bukanlah sebagaimana yang disampaikan di atas. Impian kami tentang demokrasi adalah keterwakilan seluruh rakyat untuk mewujudkan kesejahteraan bersama dan mencapai keadilan sosial tanpa ada eksploitasi oleh kaum oligarki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;*Leonard Nova Christi Bata&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5678274893673823814?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5678274893673823814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5678274893673823814&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5678274893673823814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5678274893673823814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2011/06/7-tujuh-cita-cita-perubahan-indonesia.html' title='7 (Tujuh) CITA-CITA PERUBAHAN INDONESIA'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-9tBrMGRxIqU/TfCl4V5OQSI/AAAAAAAAARI/0kUTGevIpjs/s72-c/DSC_0215.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-7125939461646616621</id><published>2011-05-15T10:39:00.000-07:00</published><updated>2011-05-15T10:45:14.164-07:00</updated><title type='text'>MARI SUKSESKAN KONGRES DAN MPA PONTANAK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Gj7dBRFMTcQ/TdAQgizySWI/AAAAAAAAAQ8/d1ZwLC-uPA4/s1600/Logo%2BKONGRES%2Bdan%2BMPA%2BPontianak.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 182px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Gj7dBRFMTcQ/TdAQgizySWI/AAAAAAAAAQ8/d1ZwLC-uPA4/s200/Logo%2BKONGRES%2Bdan%2BMPA%2BPontianak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606999687362136418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;     Tahun 2011 merupakan tahun yang sangat berharga bagi PMKRI Pontianak. Mengapa demikian?? Karena pada tahun ini, PMKRI Pontianak ditunjuk sebagai tuan rumah sebuah perhelatan akbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Perhelatan akbar itu adalah KONGRES dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA). Kongres XXV dan MPA XXVI sedianya akan laksanakan pada akhir tahun 2011 (sekitar bulan November atau Desember). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Kongres merupakan forum dimana PMKRI se-Indonesia sebagai Organisasi perjuangan kaum mahasiswa membahas isu-isu strategis yang terjadi di tanah ibu pertiwi. Baik itu isu nasional maupun isu lokal (daerah). Sedangkan MPA merupakan forum tertinggi dalam PMKRI untuk memilih Ketua Presidium Pusat periode mendatang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Penetapan PMKRI cabang Pontianak sebagai tuan rumah perhelatan akbar ini berdasarkan ketetapan pada kongres dan MPA di Bali pada tahun 2009 lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Ketua Presidium PMKRI pontianak periode 2011-2012 Leonard Nova Christi pada saat pelantikan pengurus PMKRI Pontianak tanggal 5 Mei 2011 lalu mengatakan bahwa fokus progran kerja PMKRI Pontianak untuk periode ini adalah mensukseskan Kongres dan MPA ini. Lanjutnya lagi suatu kehormatan bagi cabang pontianak ditunjuk sebagai tuan rumah agenda besar dalam dua tahun itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Guna mensukseskan kegiatan ini PMKRI pontianak akan bekerjasama dengan berbagai pihak terkait. Baik itu anggota, alumni, Pengurus Pusat PMKRI, PMKRI seluruh Indonesia maupun Pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Maka dari itu, selaku panitia pelaksana KONGRES dan MPA kami (PMKRI Pontianak) mengajak berbagai pihak tersebut untuk saling bekerjasama baik itu secara moril maupun materil. Kesempatan ini selain untuk internal PMKRI sendiri bermanfaat bagi kita bersama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita sukseskan KONGRES XXV dan MPA XXVI 2011 di Pontianak. !!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Biro Pers PMKRI Pontianak&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-7125939461646616621?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/7125939461646616621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=7125939461646616621&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7125939461646616621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7125939461646616621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2011/05/mari-sukseskan-kongres-dan-mpa-pontanak.html' title='MARI SUKSESKAN KONGRES DAN MPA PONTANAK'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Gj7dBRFMTcQ/TdAQgizySWI/AAAAAAAAAQ8/d1ZwLC-uPA4/s72-c/Logo%2BKONGRES%2Bdan%2BMPA%2BPontianak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-626638605225572826</id><published>2011-05-07T10:46:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T11:01:02.663-07:00</updated><title type='text'>Ketua dan Pengurus PMKRI Pontianak Dilantik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-D9D4qrt9PfI/TcWIqPeXpHI/AAAAAAAAAQs/juy3eq6ZjWI/s1600/DSC_0243.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-D9D4qrt9PfI/TcWIqPeXpHI/AAAAAAAAAQs/juy3eq6ZjWI/s200/DSC_0243.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604035570622243954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-l5SZ9nCq0Z8/TcWIp4dKm5I/AAAAAAAAAQk/KmoATgcQeis/s1600/DSC_0188.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-l5SZ9nCq0Z8/TcWIp4dKm5I/AAAAAAAAAQk/KmoATgcQeis/s200/DSC_0188.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604035564443179922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kamis (5/5/11) Ketua Presidium beserta pengurus Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia cabang Pontianak dilantik. Pengurus PMKRI cabang Pontianak periode 2011-2012 dilantik oleh Sekretaris Jendral Pengurus Pusat PMKRI Emanuel Herdiyanto. Kegiatan yang dilksanakan di margasiswa PMKRI Pontianak jalan Imam Bonjol No. 338 ini diawali dengan misa pembukaan yang dipimpin oleh pastor moderator Romo Johanes Robini Marianto OP. &lt;br /&gt;Hadir dalam acara ini Asisten II Sekda Kalbar Lensus Kandri mewakili pihak Pemprov, Asisten I Setda kota Pontianak Kasri Soekirno mewakili Pemkot dan dari pihak Polda Kalbar serta turut juga hadir para senior dan alumni PMKRI pontianak. &lt;br /&gt;Ketua terpilih sekaligus yang dilantik pada acara ini adalah Leonard Nova Cristy dan Jajaran Presidium.  Dalam sambutannya mengatakan sebagai mahasiswa seharusnya tanggap dengan gejolak dan dinamika sosial kemasyarakatan yang terjadi di Indonesia maupun di Kabar khususnya. Selain itu Ia mengajak pihak pemerintah untuk turut membantu dalam menyukseskan kegiatan Kongres dan MPA PMKRI se-Inonesia yang akan diadakan di pontianak tahun 2011 ini.&lt;br /&gt;Pihak Pemerintah juga mengajak mahasiswa khususnya PMKRI untuk berpartisipasi dalam mencegah terjadinya tindakan terorisme, radikal serta provokasi-provokasi yang dapat mengancam stabilitas keamanan. Dengan membangun jaringan lintas agama, etnis dan lintas sektoral niscaya upaya-upaya tersebut dapat terwujud. &lt;br /&gt;Dalam prosesi sidang kehormatan pelantikan, sebagai pengesahannya ditandai dengan penandatanganan berita acara pelantikan. Berita acara pelantikan ditandatangani oleh Kapres terpilih, Kapres demisioner, PP PMKRI dan pihak hierarki gereja yang diwakilkan pastor moderator. &lt;br /&gt;Selain itu, sebagai salah satu organisasi pengontrol kebijakan pemerintah melalui Rapat Umum Anggota Cabang tanggal 9 april 2011 kemarin PMKRI pontianak menyerukan Memorandum Kemasyarakatan. Dengan mengkaji dan mengkritisi kondisi sosial kemasyarakatan, menyerukan seperti isu perbatasan, perizinan perkebunan dan pertambangan, anggaran pendidikan dan kesehatan, pengusutan kasus korupsi dan pencegahan terorisme dan provokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Wil Regaz/ Franz Welly Winarno&lt;br /&gt;(Sekjend PMKRI Pontianak)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-626638605225572826?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/626638605225572826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=626638605225572826&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/626638605225572826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/626638605225572826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2011/05/ketua-dan-pengurus-pmkri-pontianak.html' title='Ketua dan Pengurus PMKRI Pontianak Dilantik'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-D9D4qrt9PfI/TcWIqPeXpHI/AAAAAAAAAQs/juy3eq6ZjWI/s72-c/DSC_0243.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-7791274510946763227</id><published>2011-05-07T10:33:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T10:45:09.499-07:00</updated><title type='text'>Memorandum Kemasyarakatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ObPZ5tSnoZI/TcWEOiROCBI/AAAAAAAAAQc/QT2_oYL_cNg/s1600/logo%2Bcabang2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 172px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ObPZ5tSnoZI/TcWEOiROCBI/AAAAAAAAAQc/QT2_oYL_cNg/s200/logo%2Bcabang2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604030696584513554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERHIMPUNAN MAHASISWA KATOLIK REPUBLIK INDONESIA (PMKRI)&lt;br /&gt;SANTO THOMAS MORE CABANG PONTIANAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(Di rumuskan dalam acara Rapat Umum Anggota Cabang/RUAC, Forum tertinggi organisasi di Cabang)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan IPTEK yang mengglobal tidak biasa dihindari dalam kehidupan dengan sejumlah konsekuensi logisnya sebagai dampak yang kemudian membawa persoalan dimasyarakat. Kompleksnya persoalan terkait perkembangan IPTEK perlu mendapat perhatian bersama segenap komponen bangsa. Demikian halnya dengan kondisi tersebut, peran penting pengambil kebijakan (Pemerintah) diharapkan dapat melakukan langkah-langkah proteksi maupun perlindungan secara komperhensif terkait dengan berbagai ekses destruktif dari sebuah dampak produk global terhadap kondisi masyarakat. Hadirnya pemerintah sebagai “pelayan” yang mestinya sungguh berjuang untuk kepentingan masyarakat. Namun faktanya, kesenjangan antara teori dan praktek seringkali tidak berkesinambungan adalah persoalan serius yang mestinya mendapat perhatian. &lt;br /&gt;Keterbukaan dan kebebasan akses informasi selalu dijadikan pembenaran dari implementasi arus besar ini tanpa melihat kerapuhan pondasi ekonomi sebuah negara. Namun menghadapi kondisi pada saat ini tidak mudah kita elakan melalui perdagangan bebas misalnya, menuntut sikap kritis berbagai elemen bangsa. Dalam kaca mata teoritis, krisis ekonomi selalu akan membawa krisis multidimensi di bidang ekologi, kebudayaan, norma, stabilitas politik dan kemajemukan bangsa. &lt;br /&gt;Eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkonrol selalu menyisakan kerusakan ekosistem yang bedampak pada ketidakseimbangan alam. Sebuah kondisi memilukan manakala sebuah negeri ini kaya SDA, namun tetap saja miskin. Ketidakmampuan mengelola sebenarnya lebih pada support nyata dari upaya yang seharusnya dilakukan pemerintah untuk mengembalikan hasil kekayaan tersebut kepada masyarkat untuk kesejahteraan dan kemakmuran bersama. Bukan kemakmuran hanya untuk segelintir orang saja! Pengembangan usaha perkebunan monokultur skala besar secara massif tanpa memperhatikan keberadaan Hutan-Tanah-Air yang merupakan sumber hidup dan kehidupan masyarakat lokal telah melahirkan konseskuensi logis. Konflik, intimidasi dan perampasan tanah serta hilangnya “apotik dan supermarket” masyarakat lokal karena digarap melalui pembukaan Hutan-Tanah-Air skala besar adalah bentuk tindakan yang telah berhasil melukai hati maupun perasaan rakyat kecil.&lt;br /&gt;Krisis norma juga menjadi perhatian yang sangat serius. Padahal sebelumnya, masyarakat  lokal telah mempunyai konsensus kearifan lokalnya masing-masing. Menguatnya gerakan-gerakan kedaerahan sebagai wujud dari protes ketidakadilan yang mereka alami, hendaknya tidak menceraiberaikan makna dari semangat kebersamaan dan persatuan didalam keberagaman dalam bingkai NKRI. Semangat perlawanan rakyat melalui gerakannya hendaknya tidak berujung pada sebuah kondisi disintegrasi bangsa. &lt;br /&gt;Melemahnya mentalitas melalui kesepakatan atau pelaksanaan nilai-nilai moral membuat batas-batas kebaikan dan keburukan yang selama ini terbangun menjadi bias. Oknum tertentu bisa semau mereka mengatasnamakan golongan atau kelompok tertentu  Mengatasnamakan SARA       ( Suku,Agama,Ras Dan Golongan ) untuk melakukan tindakan-tindakan yang merugikan kelompok lain, dan bahkan bisa mengancam integrasi bangsa, persatuan dan kesatuan Nasional serta menghargai dan menghormati kemajemukan bangsa. &lt;br /&gt;Hal lain yang mewarnai dinamika masyarakat Kalbar khususnya dan Indonesia umumnya adalah fenomena perdagangan perempuan dan anak (trafficking), potensi pelanggaran HAM sebagai akibat dari kebijakan pembangunan dan tindakan aparat dalam berbagai kondisi yang cenderung represif serta kekebasan insan pers yang “dikungkung” oleh sikap repressif oknum tertentu.&lt;br /&gt;Berbagai dinamika yang terjadi kiranya dapat disikapi secara arif dan bijaksana oleh setiap anak negeri ini. Semangat persatuan dan kebersamaan dalam realitas keberagaman harus menjadi panglima di republik. Kebersamaan atas keberagaman mutlak, dan ketidak adilan harus ditegakkan!&lt;br /&gt;Dengan beberapa catatan diatas, melalui forum Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI ) St. Thomas More Cabang Pontianak Tahun 2011 yang berasaskan Pancasila,Dijiwai Kekatolikan Dan Di Semangati Kemahasiswaan, sebagai bagian integral negeri ini menyerukan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mendesak agar Pemerintah Republik Indonesia dan pihak terkait lintas sektoral di daerah Kalimantan Barat agar tegas memastikan kedaulatan atas wilayah perbatasan dalam berbagai bidang seperti :&lt;br /&gt;- Politik  ; Mempertegas patok batas wilayah NKRI dikawasan perbatasan &lt;br /&gt;                    agar  tidak dicaplok pihak lain.&lt;br /&gt;- Social  : Menghentikan praktek perdagangan Manusia (Trafficing) dan &lt;br /&gt;                    kekerasan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI).&lt;br /&gt;- Budaya :Agar pihak terkait menghormati dan mengakui kedaulatan&lt;br /&gt;                    masyarakat local dan keberagaman budayanya di wilayah &lt;br /&gt;                    perbatasan.&lt;br /&gt;- Ekonomi : Mendorong peningkatan sarana pendukung Perekonomian dan &lt;br /&gt;                  Usaha Kecil Menengah Dan Mikro ( UMKM ) Masyarakat &lt;br /&gt;                   Perbatasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mendesak pemerintah untuk mempercepat pembangunan Insfratruktur disepanjang perbatasan dengan tetap mendorong agar warga mampu melakukan control  dan akses  atas segala potensi sumber dayanya.&lt;br /&gt;3. Meminta pemerintah dan Pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi serta menghentikan perizinan perkebunan sawit dan pertambangan Di Kalimantan barat.&lt;br /&gt;4. Mendesak pemerintah daerah Kalimantan barat dan pihak terkait untuk melakukan penanganan komperhensif untuk memulihkan Sungai Kapuas dari pencemaran yang dialami.&lt;br /&gt;5. Mendesak Pemerintah Indonesia untuk Menasionalisasikan Perusahan Asing Yang ada di Indonesia.&lt;br /&gt;6. Menolak Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir ( PLTN ) di Kalimantan Barat Khususnya dan di Indonesia Umumnya.&lt;br /&gt;7. Meminta Pemerintah merealisasikan Anggaran Pendidikan 20% dari APBN dan APBD.&lt;br /&gt;8. Meminta pemerintah menyelengarakan Pendidikan dan Kesehatan gratis bagi Masyarakat kurang mampu.&lt;br /&gt;9. Meminta adanya pengakuan Masyarakat Adat Oleh Negara dan perlu adanya PERDA perlindungan masyarakat adat di Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;10. Tegakan Supermesi Hukum dan usut Tuntas kasus korupsi,kolusi dan Nepotisme ( KKN) di Indonesia.&lt;br /&gt;11. Hentikan Pelanggaran HAM&lt;br /&gt;12. Mengutuk tindakan kekerasan dalam bentuk apapun yang mengatasnamakan Suku,Agama,Ras dan Antar golongan ( SARA )&lt;br /&gt;13. Meminta pemerintah untuk menghormati kebebasan Beragama dan menganut Berkeyakinan bagi seluruh masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;14. Mengajak masyarakat Indonesia umumnya dan masyarakat Kalimantan Barat Khususnya agar saling menghormati dan tidak gampang Terprovokasi  atas berbagai isu yang menyesatkan yang dapat memancing terjadinya Konflik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Demikian memorandum kemasyarakatan ini kami sampaikan sebagai respon atas berbagai fenomena sosial kemasyarakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pontianak,9-13 April 2011&lt;br /&gt;Pro Ecclesia Et Patria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI)&lt;br /&gt;Santo Thomas More Cabang Pontianak&lt;br /&gt;TAHUN 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Catatan:&lt;br /&gt;Draf Memorandum Kemasyarakatan ini dirumuskan bersama dalam acara forum resmi Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) PMKRI Pontianak, sebagai sebuah forum strategis dalam mengkaji dan merumuskan berbagai langkah maupun kebijakan internal organisasi, serta sebagai ruang untuk mengkaji dan mengkritisi kondisi sosial kemasyarakatan secara eksternal. Sidang Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) juga menghasilkan terpilihnya Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Pontianak yang baru (Terpilihnya Leonard Nova Cristy Bata (085252573594) sebagai Ketua Presidium baru menggantikan Lidya Natalia Sartono  Ketua PMKRI Pontianak sebelumnya ).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-7791274510946763227?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/7791274510946763227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=7791274510946763227&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7791274510946763227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7791274510946763227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2011/05/memorandum-kemasyarakatan-perhimpunan.html' title='Memorandum Kemasyarakatan'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ObPZ5tSnoZI/TcWEOiROCBI/AAAAAAAAAQc/QT2_oYL_cNg/s72-c/logo%2Bcabang2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-1700822049500952864</id><published>2011-04-12T03:04:00.000-07:00</published><updated>2011-04-12T03:09:57.004-07:00</updated><title type='text'>Leonard Nova CB Pimpin PMKRI Pontianak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-DNc2Dvy2XKY/TaQkpmSJcFI/AAAAAAAAAQU/MkvGHeRaC4k/s1600/will_HELL_must1637.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-DNc2Dvy2XKY/TaQkpmSJcFI/AAAAAAAAAQU/MkvGHeRaC4k/s200/will_HELL_must1637.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594636934170898514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More cabang Pontianak sukses memilih pemimpin baru. Bertempat di Margasiswa (komplek Komisi Sosial Keuskupan Agung Pontianak) Jalan Imam Bonjol No. 338, melalaui proses Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC). RUAC yang dilaksanakan selama tiga hari itu dimulai pada sabtu (9/4) sampai dengan senin (11/4) 2011. RUAC merupakan forum yang mempunyai kekuasaan tertinggi di PMKRI cabang Pontianak. Selain sebagai forum untuk memilih Ketua Presidium, RUAC juga bertugas menelaah garis kebijaksanaan perhimpunan kedepannya. Peserta dari forum RUAC adalah seluruh anggota dan peninjau seperti alumni, dewan pertimbangan, dewan pembina, pastor moderator dan undangan. &lt;br /&gt;Rangkaian kegiatan RUAC PMKRI pontianak, diawali dengan sidang kehormatan. Sidang kehormatan dipimpin langsung oleh ketua presidium periode 2010-2011,  Lidya Natalia Sartono. Sebelumnya RUAC dilaksanakan pada 26 Februari 2011 lalu. Tetapi oleh karena beberapa kendala yang terjadi pada saat itu, RUAC dibatalkan. Setelah sidang kehormatan, dilanjutkan dengan  pembahasan agenda sidang, tata tertib sidang, anggaran rumah tangga cabang (ARTC) dan sidang komisi. Rangkaian agenda tersebut dipimpin oleh pimpinan sidang sementara dengan anggotanya Riko sebagai ketua, Bernadus Apin sebagai sekretaris dan Leonard Nova CB sebagai anggota.&lt;br /&gt;Selanjutnya, pimpinan sidang sementara menyerahkan palu sidang kepada panitia Ad-hoc, lewat mekanisme pemilihan. Sebagai ketua terpilih panitia ad-hoc yaitu Martinus Rudi didampingi oleh Amos Maret sebagai sekretaris dan Primanus Dariatmo sebagai anggota. Panitia ad-hoc merupakan kelengkapan sidang yang menjalankan kekuasaan tertinggi perhimpunan pada RUAC. Panitia ad-hoc berfungsi untuk mengawali proses laporan pertanggungjawaban Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Ketua Presidium periode 2010-2011 sampai pada tahap pemilihan BPK dan Ketua Presidium periode 2011-2012.  &lt;br /&gt;Pada proses pemilihan BPK, Sabinus Andi terpilih menjadi ketua didampingi Anton sebagai sekretaris dan Rovina sebagai anggota. Puncak agenda dari RUAC adalah pemilihan ketua presidium baru. Inilah yang ditunggu-tunggu oleh peserta RUAC, dimana PMKRI Pontianak akan dipimpin oleh siapa nantinya. Agenda pemilihan ketua presidium baru, melalui dua mekanisme. Mencalonkan diri dan dicalonkan oleh peserta lain. &lt;br /&gt;Pada tahap mencalonkan diri, ada dua calon yang mengajukan diri yaitu Erasmus Ca dan Leonard Nova Cristy. Sedangkan pada tahap dicalonkan adalah Franz Welly Winarno, Hendrikus Adam dan Lidya Natalia Sartono. Proses selanjutnya adalah seleksi calon dan yang lolos seleksi adalah Erasmus Ca, Leonard Nova Cristy dan Franz Welly Winarno. Sebelum dilakukan pemungutan suara, ketiga calon melakukan lobi politik dan kampanye serta debat kandidat. Pelaksanaan pemungutan suara dilakukan secara rahasia dan tertutup. &lt;br /&gt;Pada saat penghitungan dari 89 suara, Erasmus Ca memperoleh 33 suara, Leonard Nova Cristy memperoleh 42 suara dan Franz Welly Winarno memperoleh 4 suara serta 1 suara tidak sah. Akhirnya secara demokrasi Leonard Nova Cristy terpilih menjadi Ketua Presidium PMKRI Santo Thomas More cabang Pontianak periode 2011-2012. &lt;br /&gt;Dalam sambutannya sebagai Mandataris RUAC/ Formatur Tunggal/ Ketua Presidium PMKRI Pontianak terpilih Leonard NCB mengatakan bahwa fokus program kerja PMKRI Pontianak adalah menyukseskan Kongres dan MPA yang akan dilaksanakan pada akhir tahun 2011 di pontianak. Selain itu lanjutnya lagi PMKRI Pontianak sebagai organisasi pengakaderan dan perjuangan tetap akan terus berpihak kepada kaum tertindas sesuai visi dan misi PMKRI. Rangkaian dari agenda RUAC selama tiga hari itu, di tutup langsung oleh ketua presidium terpilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wil regaz&lt;br /&gt;(anggota biasa PMKRI Pontianak)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-1700822049500952864?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/1700822049500952864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=1700822049500952864&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1700822049500952864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1700822049500952864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2011/04/leonard-nova-cb-pimpin-pmkri-pontianak.html' title='Leonard Nova CB Pimpin PMKRI Pontianak'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-DNc2Dvy2XKY/TaQkpmSJcFI/AAAAAAAAAQU/MkvGHeRaC4k/s72-c/will_HELL_must1637.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-1243400274840069861</id><published>2011-04-01T09:36:00.000-07:00</published><updated>2011-04-01T09:52:19.714-07:00</updated><title type='text'>PMKRI Pontianak Adakan Pesta Emas (Memperingati hari jadi ke 50 tahun)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-40gw9yCS5BI/TZYBnz9k-HI/AAAAAAAAAQM/9w54d9Uu4yQ/s1600/CIMG0328.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-40gw9yCS5BI/TZYBnz9k-HI/AAAAAAAAAQM/9w54d9Uu4yQ/s200/CIMG0328.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590657770902059122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;.   (Justinus Mardi pendiri PMKRI Pontianak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu lalu, 26 Maret 2011 Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More cabang Pontianak memperingati Dies Natalis ke-50. Acara yang di mulai pukul 19.00 bertempat di margasiswa PMKRI Pontianak jalan Imam Bonjol No. 338 itu diawali dengan misa perayan ekaristi, dipimpin oleh Pastor Johanes Robini, OP. &lt;br /&gt;Pada malam itu, begitu spesial bagi kader PMKRI Pontianak. Spesial dikarenakan turut hadir juga prakrsa sekaligus pendiri PMKRI cabang Pontianak yaitu bapak Justinus Mardi. Selain bapak J mardi hadir juga para tokoh PMKRI Pontianak, bapak Jhony Lim, bapak RF. Herry Haryono, bapak L Mangan, serta bapak Agutinus Clarus. Selain para tokoh tersebut, para alumni juga ikut memeriahkan usia emas PMKRI Pontianak, yang diadakan secara sederhana.&lt;br /&gt;Pastor Robini dalam khotbahnya, menyampaikan kepada para alumni PMKRI Pontianak untuk terus mendampingi aggota muda, supaya mereka tetap semangat dalam berkarya untuk gereja dan negara. Maskendary yang juga selaku dewan pembina PMKRI Pontianak turut menyampaikan ucapan terimakasih kepada adik-adiknya yang telah mengundang alumni untuk ikut serta dalam perayaan itu. Selain itu juga beliau sedikit memberikan masukan terkait penyelenggaraan pesta emas itu. &lt;br /&gt;Rangkaian acara pada malam itu dilanjutkan dengan peniupan lilin 50 tahun PMKRI pontianak oleh bapak J Mardi. Sebelumnya penyalaan lilin perangkatan dari tahun 1961 sampai tahun 2011. Suasana yang tergambarkan pada malam itu begitu mengaharukan sekaligus bahagia terpancar dari wajah kader PMKRI Pontianak dari generasi awal sampai generasi sekarang. &lt;br /&gt;Dalam sharenya malam itu, bapak J Mardi mengklarifikasikan fakta sejarah PMKRI Pontianak terkait nama-nam para pendirinya. Sebelumnya ditulis dalam sejarah para pendirinya yaitu (Johane Mardi, A. Mujiono, Tan Un suah, Yustina Theresia Ariany, Frans Kam Soo Nyong, Pani, Sabinen Ada, Liem Tjing Hok). Bahwa yang memprakarsainya adalah Justinus Mardi bersama A. A. Mujiono, Tan Un suah, Yustina Theresia Ariany, Frans Kam Soo Nyong, B. Pami, Sabinen Ada, Johny Liem, RF. Herry Harjono. Malam itu juga, di gagaskan oleh almni untuk pembentukan Forum Komunikasi Alumni (FORKOMA) PMKRI Pontianak yang diserah tugaskan kepada bang Michel Eko Hardian (Ketua Presidium Periode 1997-1998). &lt;br /&gt;Moment pesta emas itu juga digunakan sebagai ajang silahturahmi antar kader dari generasi awal sampai generasi saat ini sebagai unjuk rasa dari Fraternitas. Seperti yang dituturkan oleh Ketua Presidium PMKRI Pontianak periode 2010-2011 Lidya Natalia Sartono mengungkapkan bahwa perlunya dukungan dari para alumni terkait gawai besar PMKRI Pontianak sebagai tuan rumah yaitu Kongres dan MPA. Kegiatan itu sedianya akan dilaksanakan pada bulan november 2011 mendatang.&lt;br /&gt;Rangkain dari acara pesta emas PMKRI Pontianak ditutup dengan hiburan bersama diiringi oleh keybordis dari bung Lamen. Sebelumnya host pada malam itu yaitu bung Andi Dacosta Riam Raya mengucapkan permintaan maaf terkait penyelenggaraan dies natlis ke 50 PMKRI Pontianak kepada para alumni maupun para tokoh PMKRI Pontianak.&lt;br /&gt;Viva barisan baret merah dan proficiat untuk PMKRI Pontianak. Selamat ulang tahun ke 50, terus berjuang sesuai dengan visi yaitu Terwujudnya keadilan sosial, kemanusiaan, dan persaudaraan sejati serta misi yaitu Berjuang dengan terlibat dan berpihak pada kaum tertindas melalui kaderisasi intelektual populis yang dijiwai nilai-nilai kekatolikan untuk mewujudkan keadilan sosial, kemanusiaan, dan persaudaraan sejati. PETRA-ROSA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Wil Regaz&lt;br /&gt;(Germas PMKRI Pontianak)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-1243400274840069861?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/1243400274840069861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=1243400274840069861&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1243400274840069861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1243400274840069861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2011/04/pmkri-pontianak-adakan-pesta-emas.html' title='PMKRI Pontianak Adakan Pesta Emas (Memperingati hari jadi ke 50 tahun)'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-40gw9yCS5BI/TZYBnz9k-HI/AAAAAAAAAQM/9w54d9Uu4yQ/s72-c/CIMG0328.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-3852782853149028365</id><published>2011-03-28T06:38:00.000-07:00</published><updated>2011-03-28T06:42:57.197-07:00</updated><title type='text'>Galery Foto Pesta Emas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-PMWePaUXFaM/TZCQNZHbAiI/AAAAAAAAAQE/LV22VdaSqIw/s1600/pesta%2Bemas%2B2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-PMWePaUXFaM/TZCQNZHbAiI/AAAAAAAAAQE/LV22VdaSqIw/s200/pesta%2Bemas%2B2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5589125697321501218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-yLhfk0mTCNk/TZCQMzfIywI/AAAAAAAAAP8/bQpyvtwNY-Q/s1600/pesta%2Bemas.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-yLhfk0mTCNk/TZCQMzfIywI/AAAAAAAAAP8/bQpyvtwNY-Q/s200/pesta%2Bemas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5589125687220423426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-55lkKC2gSB4/TZCQMeczkkI/AAAAAAAAAP0/azrix5SQWPg/s1600/pesta%2Bemas%2B5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-55lkKC2gSB4/TZCQMeczkkI/AAAAAAAAAP0/azrix5SQWPg/s200/pesta%2Bemas%2B5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5589125681573499458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-KyERRo_RTfc/TZCQMFBl2mI/AAAAAAAAAPs/klr_pSEFkLo/s1600/pesta%2Bemas%2B4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-KyERRo_RTfc/TZCQMFBl2mI/AAAAAAAAAPs/klr_pSEFkLo/s200/pesta%2Bemas%2B4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5589125674748467810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-GhN5K6m9GNQ/TZCQL2ypMsI/AAAAAAAAAPk/1CaBVJGwRvY/s1600/pesta%2Bemas%2B1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-GhN5K6m9GNQ/TZCQL2ypMsI/AAAAAAAAAPk/1CaBVJGwRvY/s200/pesta%2Bemas%2B1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5589125670927676098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-3852782853149028365?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/3852782853149028365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=3852782853149028365&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/3852782853149028365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/3852782853149028365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2011/03/galery-foto-pesta-emas.html' title='Galery Foto Pesta Emas'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-PMWePaUXFaM/TZCQNZHbAiI/AAAAAAAAAQE/LV22VdaSqIw/s72-c/pesta%2Bemas%2B2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-755405122538831456</id><published>2011-03-18T23:43:00.000-07:00</published><updated>2011-03-18T23:45:01.206-07:00</updated><title type='text'>PMKRI Pontianak Sambut Usia 50 Tahun</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Genap sudah lima puluh tahun pada tanggal 26 Maret ini, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pontianak Santo Thomas More berdiri. Sudah ratusan kader yang berhasil merasakan proses di PMKRI Pontianak. Baik itu wiraswasta, guru, dosen, aktivis LSM, PNS, pejabat, bahkan kepala daerah. Sebagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), tidak dipungkiri sepak terjang PMKRI Pontianak juga ikut merubah tatanan sosial kemasyarakatan di Kalimantan Barat. Lewat kaderisasi intelektual populis yang berasaskan Pancasila, dan dijiwai oleh kekatolikan, serta disemangati oleh kemahasiswaan PMKRI Pontianak tetap eksis sampai sekarang. &lt;br /&gt;PMKRI Pontianak didirikan atas prakarsa seorang pegawai kantor Gubernur Kalimantan Barat yang juga berstatus mahasiswa Universitas Daya Nasional (sekarang Untan) yang bernama Johanes Mardi. Karena prihatin atas kondisi mahasiswa katolik pada saat itu dimana tuntutan mahasiswa yang tidak ikut organisasi di luar CGMI - Cental Gerakan Mahasiswa Indonesia, underbownya PKI serta anjuran dari pihak universitas dan dukungan dari Gubernur Oevang Oeray, ia memprakarsai lahirnya PMKRI cabang Pontianak (hasil wawancara Edi V Petebang – sekjend periode 1994-1996 dan M Eko Hardian – Kapres periode 1997-1998 dengan bapak J Mardi, tanggal 8 Maret 1996). &lt;br /&gt;Bersama tujuh orang temannya yang juga berstatus mahasiswa, yaitu A. Mudjiono, Tan Un Suah, Yustina Theresia Ariany, Frans Kam Soo Nyong, Pani, Sabinen Ada, dan Liem Tjing Hok dengan didampingi oleh Pastor Marius OFM Cap sebagai pastor moderator. Pada saat itu, sebagai pelindungnya Santa Khatarina dan pada waktu S.M Khapat menjabat Ketua Presidium diubah menjadi Santo Thomas More (hasil wawancara Hendrikus Adam – Kapres 2008-2009 dengan bapak S.M Khapat). Walaupun terhitung sejak tahun 1961 sebagai tahun lahirnya PMKRI Pontianak, tetapi pada tahun 1963 lah ketua dan jajaran pengurus baru dibentuk secara definitif (menurut cerita bapak J Mardi). &lt;br /&gt;Dalam momen pesta emas ini digunakan sebagai ajang silahturahmi kader PMKRI Pontianak dari generasi awal sampai dengan generasi sekarang. Selain itu, menurut Ketua Presidium PMKRI Pontianak periode 2010-2011 Lidya Natalia Sartono dimanfaatkan juga sebagai ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar alumni dan anggota sekarang dengan rasa fraternitas. Lanjutnya lagi, guna mendukung gawai besarnya PMKRI yaitu Kongres dan MPA perlu dukungan moril dari senior dan alumni yang sedianya akan dilaksanakan pada medio November tahun 2011 ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Wil Regaz&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(Germas PMKRI Pontianak)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-755405122538831456?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/755405122538831456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=755405122538831456&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/755405122538831456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/755405122538831456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2011/03/pmkri-pontianak-sambut-usia-50-tahun.html' title='PMKRI Pontianak Sambut Usia 50 Tahun'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5411187319442270101</id><published>2011-03-05T09:33:00.000-08:00</published><updated>2011-03-05T09:34:44.469-08:00</updated><title type='text'>Hasil Rapat PHC</title><content type='html'>Dies Natalis dan RUAC&lt;br /&gt; Pada tanggal 05 Maret 2011, bertempat di margasiswa, Jl. Imam Bonjol No 338 Pontianak, berkumpullah beberapa orang dari jajaran Presidium Harian Cabang untuk membahas agenda yaitu mengenai Hari Ulang Tahun (HUT) PMKRI Cabang Pontianak dan juga membahas rencana Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) sebagai program terakhir dari kepengurusan sebelum di demisioner. Adapun yang hadir dalam pertemuaan tersebut yaitu Lidya Natalia Sartono selaku Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium, Erasmus Canaga Antutn (Sekjend), Sabinus Andi (Wakil Sekjend), Nika (Bnedahara pengganti),dan Riko (Presidium Pendidikan dan Kaderisasi), Franz Welly Winarno (Presidium Gerakan Kemasyarakatan). Untuk beberapa jajaran presidium lainnya tidak bisa hadir dikarenakan adanya keperluan yang memang tidak bisa mereka tinggalkan. Diantaranya Bernadus Apin selaku Presidium Hubungan Antar Perguruan Tinggi yang pada saat yang bersamaan sedang berada di kampung dkarenakan adanya urusan keluarga dan Leonard Nova Cristy selaku Presidium Pengembangan Organisasi yang pada saat bersamaan juga tidak hadir karena ada keperluaan yang sangat mendesak.&lt;br /&gt; Dalam rapat Presidium Harian Cabang kali ini menghasilkan beberapa point yang sangat penting bagi perhimpunan ini yaitu :&lt;br /&gt;1. Bahwa Pmkri Cabang Pontianak akan mengadakan kegiatan Dies Natalis dalam rangka HUT PMKRI yang ke 50 (Pesta Emas). Untuk acara tersebut akan diadakan di Margasiswa dikarenakan untuk menjunjung tinggi rasa kecintaan terhadap Margasiswa yang sudah dianggap rumah sendiri.&lt;br /&gt;2. Akan diadakan RUAC PMKRI Cabang Pontianak yang disepakati pada tanggal 09 Maret 2011.&lt;br /&gt;Itulah beberapa point yang ada pada hasil rapat PHC PMKRI Cabang Pontianak. Tentu banyak harapan yang tersirat di dalam hati kita yaitu semoga apa yang sudah direncanakan ini bisa berjalan dengan baik dan semoga regenarasi PMKRI terus berjalan dan mendapatkan Kader-kader yang mampu dan peduli terhadap kaum-kaum tertindas, demi Gereja dan Tanah Air.SEMOGA.&lt;br /&gt;PRO ECCLESIA ET PATRIA…!!!&lt;br /&gt;By : Erasmus Canaga Antutn&lt;br /&gt;Sekjend PMKRI PTK Periode 2010-2011.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5411187319442270101?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5411187319442270101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5411187319442270101&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5411187319442270101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5411187319442270101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2011/03/hasil-rapat-phc.html' title='Hasil Rapat PHC'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-6740509779467522469</id><published>2011-03-04T07:01:00.000-08:00</published><updated>2011-03-04T07:15:46.915-08:00</updated><title type='text'>PMKRI Pontianak adakan MPAB ke-2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-tw98JUedEPY/TXEB1au6CMI/AAAAAAAAAPc/moSkin1czgU/s1600/CIMG0117.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-tw98JUedEPY/TXEB1au6CMI/AAAAAAAAAPc/moSkin1czgU/s200/CIMG0117.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5580243430509512898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Guna meningkatkan kuantitas anggota, Pehimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More Cabang pontianak, mengadakan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB). Bertempat di Wisma Imaculata, pada tanggal 3-5 Desember 2010 sekitar 45 peserta mengikuti kegiatan MPAB tersebut. Adapun tema yang dipilih adalah “ Melalui MPAB kita ciptakan kader yang militan dan konstruktif untuk gereja dan tanah air” dan dengan sub tema  Di dalam Api yang tidak terpadamkan (Mat.3:4-17)&lt;br /&gt;MPAB ini adalah yang kedua kalinya pada periode 2010-2011. Sebelumnya MPAB telah  dilaksanakan pada bulan Juni 2010 yang lalu. Pada saat MPAB pertama, peserta yang mengikuti 34 orang dari 50 orang yang mendaftar. Jumlah yang cukup besar bagi PMKRI pontianak, mengingat pada MPAB tahun sebelumnya yang hanya diikuti oleh belasan peserta. Hal ini mengingat animo mahasiswa /i katolik yang ingin berproses di PMKRI sangatlah tinggi. Pada MPAB kedua ini, peserta yang mendaftar 108 orang dari berbagai perguruan tinggi yang ada di kota pontianak, sedangkan yang mengikuti kegiatan sampai selesai berjumlah 43 peserta.&lt;br /&gt;Ketua panitia pelaksana MPAB kedua PMKRI Pontianak, Martinus Rudi mengatakan tujuan dari proses MPAB ini adalah memberikan pengenalan pengurus PMKRI dan filosofi organisasi kepada peserta, selain itu peserta diberi pelatihan mental dan wawasan pengembangan diri lewat materi-materi who am i dan public speaking imbuh mahasiswa semester lima di STIE “Indonesia” jurusan Manajemen ini. Lanjutnya lagi, lewat tema yang dipilih kami berharap ada kaderisasi kaum intelektual pemuda-pemudi khatolik yang peduli terhadap isu sosial kaum tertindas dengan menanamkan jiwa-jiwa idealisme mahasiswa sehingga terciptalah kader-kader yang militan dengan semangat yang tidak terpadamkan.&lt;br /&gt;“PMKRI adalah organisasi mahasiswa yang merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan prestasi dirinya dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi” kata Rico Presidium Pendidikan dan Kaderisasi PMKRI Pontianak. Itulah sebabnya, di PMKRI setiap anggota diharapkan dapat mengembangkan sikap aktif, disiplin, kreatif, inovatif, bermotivasi, jujur dan militan imbuhnya lagi. &lt;br /&gt;Lidya Natalia Sartono, Ketua Presidium PMKRI Pontianak menjelaskan MPAB adalah proses awal dalam jenjang pendidikan formal di PMKRI, sesudah itu baru Masa Bimbingan (MABIM), dan Latihan Kepemimpinan Kader (LKK). Lanjutnya lagi, diharapkan setelah mengikuti MPAB yang merupakan pendidikan dasar untuk mengenal apa yang ada di PMKRI itu sendiri, sedikit demi sedikit pertanyaan kita akan terjawab apa kontribusi PMKRI untuk kita secara pribadi atau dimanapun kita berpijak dan pada akhirnya dengan berproses di PMKRI terciptalah kader-kader intelektual populis yang dijiwai nilai-nilai kekatolikan untuk mewujudkan keadilan sosial, kemanusiaan, dan persaudaraan sejati imbuh mahasiswi semester akhir jurusan Pendidikan Matematika di STKIP PGRI pontianak ini.   &lt;br /&gt;Rangkaian dari kegiatan MPAB selama tiga hari sebelumnya di buka dengan misa pembukaan oleh pastor moderator, Pastor Robini dan kemudian di isi dengan materi baik dari jajaran presidium, Ketua Presidium, Komisariat Daerah (KOMDA) Kalbar Hendrikus Hen, Sekretaris Jendral PP PMKRI (Emanuel MG) dan pemateri baik dari alumni PMKRI sendiri maupun dari profesional seperti Pak Aci Mulyadi, Pastor Wiliam Chang, dan Pastor Benik. Selain itu di isi dengan sesion penempaan mental bagi peserta, dan pada akhir kegiatan pengukuhan peserta MPAB menjadi anggota muda PMKRI pontianak.&lt;br /&gt;Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia sendiri didirikan pada tanggal 25 Mei 1947. Penentuan tanggal 25 Mei 1947 yang bertepatan sebagai hari Pentakosta, sebagai hari lahirnya PMKRI, tidak bisa dilepaskan dari jasa Mgr. Soegijapranata.  Atas saran beliaulah tanggal itu dipilih dan akhirnya disepakati para pendiri PMKRI, setelah sejak Desember 1946 proses penentuan tanggal kelahiran belum menemui hasil.  Alasan beliau menetapkan tanggal tersebut adalah sebagai simbol turunnya roh ketiga dari Tri Tunggal Maha Kudus yaitu Roh Kudus kepada para mahasiswa katolik untuk berkumpul dan  berjuang dengan landasan ajaran agama Katolik, membela, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia. Sedangkan PMKRI pontianak sendiri berdiri pada tanggal 26 Maret 1961 atas prakarsa Johanes Mardi seorang pegawai kantor Gubernur Kalimantan Barat yang juga berstatus mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Daya Nasional (sekarang UNTAN). Bersama tujuh orang rekannya yang juga mahasiswa yaitu; A. Mujiono, Tan Un Suah, Yustina Theresia Ariany, Frans Kam Soo Nyong, Pani, Sabinen Ada, Liem Tjing Hok dengan didampingi oleh pastor moderator Pastor Marius OFM Cap saat itu, memprakarsai lahirnya PMKRI cabang Pontianak dimana pada saat itu, sebagai pelindungnya Santa Katarina dan sekarang berubah menjadi Santo Thomas More.&lt;br /&gt;Sejak awal berdirinya, PMKRI sudah 26 kali melaksanakan kongres dan 25 kali melaksanakan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA). Dimana kongres adalah pertemuan antara para anggota dari cabang di seluruh indonesia untuk membicarakan  isu-isu strategi nasional dan  mempertebal persaudaraan, sedangkan MPA adalah forum tertinggi yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam perhimpunan untuk memilih ketua presidium pusat periode baru. Untuk Kongres Nasional XXV dan MPA XXVI kali ini yang rencananya akan diselenggarakan di cabang Pontianak pada medio desember 2011 nantinya.&lt;br /&gt;Menurut Lidya, mengapa PMKRI Pontianak melaksanakan MPAB dua kali, dikarenakan untuk menambah kader-kader PMKRI yang militan mengingat tahun sebelumnya PMKRI Pontianak krisis kader yang militan dan yang lebih urgen lagi untuk mempersiapkan Kongres Nasional XXV dan MPA XXVI PMKRI pada tahun 2011, mengingat PMKRI Pontianak menjadi tuan rumah. “jadi kalau kadernya sedikit bagaimana mempersiapkan even sebesar itu” ujar Lidya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Franz Welly Winarno&lt;br /&gt;(Germas Pontianak, terbit di majalah Duta KAP Pontianak edisi januari 2011)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-6740509779467522469?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/6740509779467522469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=6740509779467522469&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6740509779467522469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6740509779467522469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2011/03/pmkri-pontianak-adakan-mpab-ke-2.html' title='PMKRI Pontianak adakan MPAB ke-2'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-tw98JUedEPY/TXEB1au6CMI/AAAAAAAAAPc/moSkin1czgU/s72-c/CIMG0117.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-7784285301692035332</id><published>2010-11-20T06:45:00.000-08:00</published><updated>2010-11-20T06:57:31.338-08:00</updated><title type='text'>PMKRI Pontianak akan melaksanakan MPAB ke-2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TOfhUi_xpaI/AAAAAAAAAPM/E9tvLOLdgsc/s1600/101_0202.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TOfhUi_xpaI/AAAAAAAAAPM/E9tvLOLdgsc/s200/101_0202.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5541645609610618274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TOfhUXtBopI/AAAAAAAAAPE/QApUHl0poa0/s1600/PICT1728.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TOfhUXtBopI/AAAAAAAAAPE/QApUHl0poa0/s200/PICT1728.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5541645606579184274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Sabtu, 20 November 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 3-5 Desember 2010, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More Cabang Pontianak akan mengadakan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB). MPAB ini adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya MPAB sudah dilaksanakan pada bulan Juni 2010 yang lalu. Pada saat MPAB pertama, peserta yang mengikuti 34 orang dari 50 orang yang mendaftar. Jumlah yang cukup besar bagi PMKRI pontianak, mengingat pada MPAB tahun sebelumnya yang hanya diikuti oleh belasan peserta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Martinus Rudi, selaku ketua panitia MPAB ke-2 mengatakan target jumlah peserta MPAB ke-2 ini sekitar 100 orang, mengingat animo mahasiswa katolik yang ingin berproses di PMKRI sangatlah tinggi. Lidya Natalia Sartono Ketua Presidium, menjelaskan bahwa mengapa PMKRI Pontianak melaksanakan MPAB dua kali, dikarenakan untuk menambah kader-kader PMKRI yang militan mengingat tahun sebelumnya PMKRI Pontianak krisis kader yang militan. Mahasiswi semester akhir STKIP ini juga menambahkan bahwa untuk mempersiapkan Kongres Nasional XXV dan MPA XXVI PMKRI pada tahun 2011, mengingat PMKRI Pontianak menjadi tuan rumah, jadi kalau kadernya sedikit bagaimana mempersiapkan even sebesar itu ujarnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini kesiapan panitia sudah mencapai 40 persen. Tinggal menambah pundi-pundi pendanaan saja yang masih kurang kata Pak Ketua Panitia. Dia berharap panitia untuk selalu semangat dan bekerja keras mensukseskan MPAB ke-2 ini, dan mengultimatum panitia jika hanya setengah-setengah dalam bekerja akan di keluarkan dari kepanitiaan lanjut mahasiswa semeter lima di STIE Indonesia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu strategi PMKRI Pontianak untuk mensukseskan MPAB ini menurut pantauan redaksi, dengan mensosialisasikan MPAB ke-2 kepada mahasiswa katolik di beberapa perguruan tinggi yang ada di Pontianak. Perguruan tinggi itu seperti Universitas Tanjungpura, Universitas Panca Bakti dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pontianak. (red_wil regaz)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-7784285301692035332?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/7784285301692035332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=7784285301692035332&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7784285301692035332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7784285301692035332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2010/11/pmkri-pontianak-akan-melaksanakan-mpab.html' title='PMKRI Pontianak akan melaksanakan MPAB ke-2'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TOfhUi_xpaI/AAAAAAAAAPM/E9tvLOLdgsc/s72-c/101_0202.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5167440239946360119</id><published>2010-10-27T04:04:00.000-07:00</published><updated>2010-10-27T04:10:12.623-07:00</updated><title type='text'>Pengurus Pusat PMKRI dan DPC PMKRI cabang Pontianak bertemu dengan Gubernur Kalimantan Barat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TMgIH03FC-I/AAAAAAAAAO0/EoO9Ake9DSA/s1600/DSC00009.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 112px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TMgIH03FC-I/AAAAAAAAAO0/EoO9Ake9DSA/s200/DSC00009.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532681072766421986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Sehubungan dengan akan diselenggarakannya kongres nasional ke XXV dan MPA XXVI Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) pada tahun 2011 maka pada hari Selasa tanggal 04 oktober 2010,  bertempat di rumah jabatan gubernur kalimantan barat, Sekretaris Jendral  pengurus pusat PMKRI (Emanuel Herdyanto) dan Komisari Daerah PMKRI Kalbar (Hendrikus Hen) beserta Ketua Presidium PMKRI cabang Pontianak (Lidya Natalia S) bertemu dengan guberbur kalimantan barat bapak Drs. Cornelis MH,SH.  Kongres nasional dan MPA merupakan kegiatan tetap organisasi yang secara periodik setiap 2 tahun sekali. Penetapan tuan rumah pelaksanan kogres dan MPA di pontianak dilakukan dalam pelaksanaan kongres nasional dan MPA di Denpasar pada tahun 2009. Sesuai ketetapan MPA No.15 tentang tuan rumah penyelenggara kongres nasional dan MPA PMKRI selanjutnya adalah di Pontianak. &lt;br /&gt;Kongres Nasional merupakan forum pembedah isu-isu strategis  problem sosial kemasyarakatan, di forum tersebut kita akan menyelenggarakan beberapa sesi seminar nasional dengan mengahdirkan beberapa pembicara nasioanal maupun lokal. Selama ini PMKRI secara nasional konsen pada isu Isu perbatasan, lingkungan dan Prulalisme pelanggaran HAM, Demokratisasi dll Hasil-hasil dari seminar tersebut selanjutnya di jadikan sebagai isu bersama yang akan di kawal dalam kerja-kerja organisasi selanjutnya. Sementara MPA (majelis permusyawaratan Anggota) adalah forum sidang organisasi yang akan dilakukan dengan agenda-agenda seperti : - evaluasi perkembangan organisasi, perumusan perubahan atau pembenahan internal organisasi, sidang laporan pertanggungjawaban mandataris MPA/formatur tunggal Ketua Presidium PP PMKRI periode 2009-2011, sidang penetapan tuan rumah penyelenggara Rakernas dan terakhir penetapan tuan rumah penyelenggga MPA selanjutnya. Kegiatan ini akan di ikuti oleh 60 cabang PMKRI dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Forum pertemuan organisasi mahasiswa katolik yang telah berusia 63 tahun ini menjadi strategis ditahun 2011 sebab ditengah kondisi bangsa yang sedang mengalami krisis serperti saat ini mahasiswa dengan segenap potensinya diharapakan mampu melakukan kerja-kerja strategis guna mendorong perubahan ke arah yang lebih baik. Pontianak akan menjadi tempat di mana mahasiswa Katolik akan berbicara secara nasional tentang bagaimanakah perubahan kehidupan bangsa dilakukan. Isu-isu strategis dan pembenahan internal organisasi pada pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan mampu membawa PMKRI sebagai salah satu pilar sivil society mampu melakukan kerja organisasi di masa yang akan datang. &lt;br /&gt;Dalam pertemuan tersebut kami bermaksud menyampaikan kepada bapak gubernur kalimantan barat terkait pelaksanaan kegiatan dimaksud dan meminta kesediaan bapak membuka sekaligus membantu kami guna suksesnya pelaksanaan kegiatan dimaksud. Bapak gubernur menyambut baik rencana kegitan tersebut dan akan membantu kami. Beliau juga menyampaikan banyak saran serta masukan mengenai kegiatan tersebut. Hal lain yang menarik dalam pertemuan tersebut adalah bahwa gubernur sangat peduli dengan upaya pengembangan organiasasi kepemudaan dan mahasiswa. kaum muda wajib untuk masuk kedalam dunia organisasi; ujar bapak Gubernur. Ada tiga hal yang penting dalam kehidupan dengan situasi sosial yang rapuh seperti saat ini, iman yang kuat, kesadaran berorganisasi dan kemauan bersatu ujar beliau.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5167440239946360119?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5167440239946360119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5167440239946360119&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5167440239946360119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5167440239946360119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2010/10/pengurus-pusat-pmkri-dan-dpc-pmkri.html' title='Pengurus Pusat PMKRI dan DPC PMKRI cabang Pontianak bertemu dengan Gubernur Kalimantan Barat'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TMgIH03FC-I/AAAAAAAAAO0/EoO9Ake9DSA/s72-c/DSC00009.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5277096894133591656</id><published>2010-10-16T17:44:00.000-07:00</published><updated>2010-10-16T17:53:01.789-07:00</updated><title type='text'>Masih berniat hancurkan hutan?</title><content type='html'>By. Lidya NS*&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TLpH4DprJ7I/AAAAAAAAAOs/a6KSI0NZwCY/s1600/lidya+natalia+sartono.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TLpH4DprJ7I/AAAAAAAAAOs/a6KSI0NZwCY/s200/lidya+natalia+sartono.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5528810520929052594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menjadi judul dari naskah ini merupakan cerminan dari sebuah kegelisahan penulis atas gambaran kondisi sumber daya alam (hutan) yang kian merana, perlahan hilang dan terkuras karena ulah manusia yang cenderung eksploitatif. Praktek seperti ini misalnya terlihat dengan maraknya upaya perambahan hutan baik melalui aktifitas illegal logging maupun melalui praktek ”leggal logging” yang hadir melalui kebijakan investasi pembukaan kawasan hutan untuk berbegai kepentingan yang mengejar keuntungan bisnis semata seperti halnya untuk pembukaan perkebunan skala besar. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Akibat yang terjadi kemudian dimana kondisi bumi kian ”keropos” dan perubahan cuaca yang semakin tak menentu akhir-akhir ini. Kondisi dilematis ini begitu terasa dan kentara dengan situasi yang kasat mata bila dilihat sendiri disaat suatu kawasan yang dulunya berdiri tegakan pohon yang rimbun berubah menjadi kawasan yang berbeda dari sebelumnya megalami degradasi dan bahkan terjadi deforestasi. Kondisi ini juga kemudian memberi dampak pada keberadaan makhluk hidup penghuni planet bumi yang berharap adanya kontribusi hutan yang lestari terhadap kehidupan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dimasa silam perubahan situasi berkenaan dengan cuaca dan iklim yang terjadi masih bisa diprediksi dan diketahui melalui tanda-tanda alam maupun melalui kalender  yang berlangsung seperti biasa dalam setiap tahunnya, maka kondisi saat ini tidak lagi demikian. Hal ini telah menjadi fenomena global yang pada akhirnya tidak gampang diprediksi. Bila diminta memilih dengan menjalani kondisi dimasa sekarang mengingatkan kita pada situasi masa silam. Akan banyak diantara kita yang berharap “aku ingin kondisi seperti dulu lagi” atau mencari suasana yang indah , sejuk dan aman serta damai. Situasi dimana kehidupan masyarakat begitu dekat dengan alam menjadi impian. Kesadaran masyarakat terhadap kehidupan alam yang masih sangat ”original” saat itu berimbas pada menguatnya budaya dan adat  istiadat di masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbalik dengan kondisi lingkungan sekarang, dampak dari perubahan kondisi alam bisa dirasakan langsung. Perubahan cuaca seperti curah hujan tidak menentu, kadang terasa panas dan seketika gampang berubah mendung. Gejala ini tidak sampai disitu. Bencana alam akhir-akhir ini terjadi dimana-mana. Bencana longsor, banjir besar, tercemarnya sungai dan sejumlah fenomena lainnya adalah sebuah realita bahwa alam kita mengalami persoalan. Semakin jelas bumi tidak lagi ”bersahabat” dengan makhluk  hidup yang bermukim di dalamnya. Fakta lainnya juga kemudian berimbas pada segala aspek kehidupan yang memberi peluang lahirnya multi krisis bagi warga bila tidak segera diantisipasi secara dini karena kita telah menyaksikan bagaimana akhirnya petani bisa mengalami gagal panen, para nelayan tak memperoleh hasil tangkapan seperti biasa lagi, arus ekonomi lumpuh karena banjir dan bencana lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era modernisasi yang berlangsung cepat seringkali membuat kita terlena, sementara perkembangan ilmu pengetahuan yang seharusnya mempermudah kita untuk dapat menemukan solusi menghadapi berbagai kemungkinan persoalan serigkali justeru disalahgunakan untuk kepentingan yang kurang produktif. Orientasi kebutuhan ekonomi seringkali membuat kita lupa untuk menggunakan akal sehat dan pengetahuan yang dimiliki secara lebih baik untuk kemaslahatan bersama. Apa yang sedang terjadi membuat kita harusnya tidak bisa tutup mata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai slogan-slogan dalam sejumlah aksi seringkali didengungkan untuk mengingatkan kita agar peduli serta peka terhadap kondisi lingkungan yang lestari; ”Mari menjaga lingkungan bersih dan aman, selamatkan hutan dari eksploitasi hutan skala besar, gunakan kekayaan alam sebaik-baiknya, mari hentikan pamanasan global dan lain-lain”. Menguatnya harapan agar semua pihak peduli lingkungannya menjadi suatu yang wajar disaat kondisi bumi yang kita tinggali saat ini mulai rusak yang ditandai dengan gejala mulai hancurnya sumber daya hutan dengan fenomena alam yang cenderung ekstrim kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan alam, sungai yang jernih dengan berbatuan, ikan sungai sumber lauk yang lezat, binatang darat yang jinak, lucu, buas dan nakal, serta burung-burung yang selalu berkicau indah, juga sayuran alami dari hasil pertanian di dalam hutan dan kondisi rawa yang menyimpan keistimewaannya tersendiri. Kesemuanya merupakan gambaran dari betapa indahnya alam ciptaan-Nya. Namun demikian, akankah menjadi kenangan yang terindah dan tak akan pernah lagi disaksikan generasi mendatang untuk selamanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu tega dan serakahnya para pendahulu kami! Kakek-Nenek kami! Kalimat ini yang mungkin akan ”dinyanyikan” oleh generasi mendatang sebagai bentuk ”protes” atas nasib yang kemudian mereka alami dengan kondisi hutan-tanah-air yang tidak seoriginal aslinya lagi karena dibabat. Karenanya, produk kebijakan pembangunan atas kesejahteraan harusnya benar-benar menyentuh aspek kepentingan bersama yang tidak semata pada prioritas kebutuhan ekonomi semata. Aspek persoalan terkait dengan lingkungan lestari, sosial dan budaya mesti mendapat tempat. Akses dan kontrol rakyat atas lingkungannya harus terus didorong dan ciptakan. Kebijakan yang cenderung ”mengebiri” dan mengabaikan hak-hak rakyat atas lingkungannya harus dihapuskan. Kita tentu tidak ingin lagi terjadi konflik karena pengelolaan sumber daya alam yang buruk. Kita tentu tidak ingin lagi bencana melanda negeri ini terus menerus. Kita tentu tidak ingin lagi ada pembatasan akses warga atas potensi alamnya. Kita juga tentu tidak ingin kaum perempuan kian mengalami persoalan karena pengurasan SDA yang terus menerus tanpa kendali. Kriminalisasi yang berujung pada kurungan penjara yang dialami masyarakat (adat) atas keinginan untuk terjaganya hutan-tanah-air dan pelanggaran HAM warga di negeri ini jangan lagi terjadi! &lt;br /&gt;Pada akhirnya, kebijakan pemerintah yang pro rakyat dan pro terhadap keberlanjutan ekologi menjadi harapan, menjadi penantian bersama yang terus akan digelorakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah yang memiliki komitmen perjuangan bersama rakyat sudah saatnya tidak ”menghamba” dan tidak tunduk pada pemodal. Komitmen penyelamatan bumi dan untuk masa depan bumi membutuhkan keterlibatan seluruh warga penghuni bumi. Kebijakan pembukaan kawasan skala besar melalui pembukaan lahan  bagi perkebunan dan eksploitasi yang membutuhkan hutan rimba dan kemudian cenderung merusak hendakanya tidak dipaksakan dan tidak diteruskan lagi. Bila masih ada niat baik untuk mewariskan bumi yang indah bagi generasi mendatang, maka tentu kebijakan yang eksploitatif dan bombastis terhadap sumber daya alam tidak perlu dipaksakan. Dan atau masih adakah niat untuk terus menghancurkan hutan sehingga generasi mendatang tidak lagi sempat menikmatinya ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Penulis, Ketua PMKRI Santo Thomas More Pontianak periode 2010-2011)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5277096894133591656?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5277096894133591656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5277096894133591656&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5277096894133591656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5277096894133591656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2010/10/masih-berniat-hancurkan-hutan.html' title='Masih berniat hancurkan hutan?'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TLpH4DprJ7I/AAAAAAAAAOs/a6KSI0NZwCY/s72-c/lidya+natalia+sartono.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-6788673295302397949</id><published>2010-07-18T03:05:00.000-07:00</published><updated>2010-09-24T02:53:31.745-07:00</updated><title type='text'>Bijak Menyikapi Perbedaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TJx0rTQeWRI/AAAAAAAAAOk/Xp76q2qq5Wg/s1600/pro+peace.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 225px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TJx0rTQeWRI/AAAAAAAAAOk/Xp76q2qq5Wg/s320/pro+peace.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520415530501953810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 29 Juni 2010&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;By. Hendrikus Adam*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajemukan sudah taken for granted, realitas yang harus diterima sebagai kenyataan yang perlu disyukuri. Walaupun kemajemukan memungkinkan potensi gampang terjadinya bentrok dan konflik, realitas merupakan anugerah yang kita perkaya dan kembangkan sesuai dengan perkembangan zaman. Pernyataan Jakob Utama dalam sebuah artikelnya berjudul "Merajut Nusantara, Menghadirkan Indonesia" yang ditulis bertepatan dengan Ultah ke-45 Harian Kompas (28/6/2010) menarik disimak. Selanjutnya pada waktu bersamaan, warga Kalbar mengenang Hari Berkabung Daerah (28 Juni 2010) guna mengenang kembali Peristiwa Mandor atas pembantaian tentara Jepang terhadap warga Kalbar di era penjajahan sekitar tahun 1944.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertepatan dengan kedua moment diatas, dalam sebuah media online (fb), saya dikirimi tautan oleh seorang rekan soal press release dari berbagai elemen masyarakat di Kalimantan Barat mengenai sikap keberatannya terhadap stetement Pejabat Negara, Tifatul Sembiring (Menkoinfo RI) yang dinilai menciderai perasaan umat Kristiani khususnya dan seluruh warga negeri ini umumnya. Statemen Tifatul tersebut terkait dengan ungkapan beliau dalam menyikapi kasus asusila yang melibatkan oknum "mirip" tiga artis (Aril, Luna Maya dan Cut Tari) yang menurutnya harus diperjelas. Istilah "mirip" ketiga artis tersebut yang kemudian dianalogikan pula dengan perdebatan soal penyaliban mirip Nabi Isa yang dislib bagi Islam dan bagi umat Kristiani adalah Yesus sendiri yang disalibkan. Pernyataan Tifatul ini di sambut aksi damai sebagai bentuk protes oleh elemen warga Kalbar bertepatan dengan Peringatan Hari Berkabung Daerah. Pernyataan pejabat Negara yang dianggap tidak lumrah ini kemudian dikritisi karena dianggap berpotensi menimbulkan kondisi yang tidak diinginkan atas kenyataan kemajemukan sebagai khasanah budaya bangsa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari apa yang disampaikan oleh setiap pejabat Negara yang sedianya dapat berlaku sebagai negarawan, maka sikap elemen masyarakat sipil memang seharusnya dapat berperan melakukan kontrol melalui baik kritik maupun otokritik. Sikap penguasa yang direfresentasikan oleh pemerintah (baik pejabat negera di pusat maupun pejabat di daerah) yang berpotensi menjadi ancaman atas kondisi integrasi sosial selayaknya diawasi oleh segenap elemen bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, bukan hanya Pejabat Negara (pejabat negara sejatinya mesti dapat berlaku sebagai negarawan), setiap masyarakat sipil juga diharapkan berhati-hati menyatakan pendapat (khususnya dimuka umum) yang berpotensi menimbulkan ketersinggungan antar sesama anak negeri di republik ini yang pada realitanya memang memiliki latar belakang yang beragam, terlebih bila menjurus pada persoalan SARA yang sangat sensitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena ini kiranya dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk semakin menyadari bahwa Indonesia dan khususnya Kalimantan Barat adalah negeri yang plural, namun sangat rentan terhadap persoalan SARA. Keberagaman realitas yang sejak dulu menjadi warna unik sebagai perbedaan hakiki yang menuntut kita untuk dapat lebih bijak dalam membangun hidup bersama. Kondisi demikian menuntut setiap orang yang menyadari keberagaman latar belakang untuk terus hidup rukun dengan semangat egaliter, saling menghargai dan menyadari bahwa ada pihak lain yang “berbeda” dengan diri kita dalam hal identitas khususnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kasus fanatisme terhadap identitas tertentu (bahkan seringkali tidak kita sadari sekalipun) sering kali mengemuka di permukaan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan yang juga justeru berpotensi menjadi bara "konflik" antar warga yang pada dasarnya mencintai kedamaian maupun perdamaian. Pengalaman masa silam terkait konflik antar etnis di Kalimantan Barat dan sejumlah konfik lainnya yang bernuansa SARA di Tanah Air sedianya cukup menjadi pelajaran untuk kita memulai menyemai damai dalam keberagaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kalimantan Barat, dinamika kasus Singkawang dengan patung naganya dan kutipan makalah yang diperdebatkan (meskipun berujung dengan penyampaian permohonan maaf lengkap dengan ritualnya akhir-akhir ini) adalah fenomena yang masih segar, betapa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Realitas hidup dalam keberagaman masih sangat rentan “disusupi” kepentingan tertentu yang menggunakan SARA sebagai pintu masuk yang selanjutnya memunculkan multipersepsi. Dalam artian bahwa, SARA seringkali dijadikan komoditas untuk kepentingan segelintir orang. SARA juga seringkali menjadi komoditas dalam gelanggang politik di negeri ini. Di Kabupaten Sintang maupun di Kabupaten Ketapang yang dalam waktu dekat akan melangsungkan pilkada ulang, isu SARA juga kental mewarnai perhelatan demokrasi tersebut. Singkat kata, integrasi sosial yang menjadi mimpi bersama akan tetap menjadi bulan-bulanan terkebiri manakala para pihak di republik ini tetap senang “memuluskan” impiannya dengan mengkomoditi isu SARA secara pulgar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disintegrasi tentu saja bukan tujuan dan keinginan kita, sehingga perlulah keterlibatan segenap komponen bangsa untuk memperteguh ikatan keberagaman dalam semangat kebersamaan untuk memperkokoh komitmen dalam semangat kesatuan sebagaimana keinginan pendiri Republik ini. Melakukan kontrol terhadap statemen pejabat negara, pejabat daerah maupun pernyataan setiap warga negeri ini yang berpotensi "mengancam" keutuhan NKRI selayaknya dilakukan secara kontinyu. Aksi yang beretika dan bermartabat dengan menghindari cara-cara anarkis perlu mendapat porsi yang dominan dalam menyampaikan aspirasi. Sebaliknya, pihak penguasa sejatinya dapat merespon dengan bijak aspirasi melalui pertimbangan hati nurani, bukan melalui pertimbangan kepentingan praktis yang rapuh dan haus kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat aksi yang dilakukan elemen masyarakat sipil terhadap pernyataan pejabat Negara (Tifatul Sembiring) akhir-akhir ini, maka sikap bijak dari yang bersangkutan menjadi penantian guna memulihkan bukan hanya kepercayaan warga kepada pemerintah, namun juga memulihkan hubungan persaudaraan antar sesama warga Negara yang menjunjung tinggi konstitusi dan landasan hidup beregara dalam bingkai NKRI. Kejadian atas statemen pejabat Negara, kontraversi patung naga, isu SARA dalam pilkada di Kalbar dan sejumlah kejadian berbasis rasis lainnya hendaknya dapat menjadi media pembelajaran dan refleksi oleh pejabat negara yang bersangkutan, pejabat di daerah di seluruh Tanah Air, dan seluruh warga Negara ini, bahwasanya KITA tidak diwajibkan (dilakukan dengan sadar atau tidak) untuk melukai dan menciderai perasaan seluruh warga negeri ini dengan pernyataan tendensius berselimutkan unsur SARA yang justeru dapat mengancam integrasi sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap bijak dalam menyikapi dan mengelola perbedaan sebagai realitas yang hadir ditengah-tengah masyarakat negeri ini yang multi latar belakang menjadi keharusan dan syarat mutlak atas misi kedamaian untuk kemanusiaan yang bermartabat. Kemajemukan merupakan realitas yang hadir oleh karena kebesaran Sang Pencipta yang harus terus menerus dipelihara dalam hidup bersama. Demikian pula peristiwa Mandor hendaknya dapat menjadi refleksi bersama dalam membangun semangat persaudaraan antar warga khususnya di Kalimantan Barat yang pada realitanya majemuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Ketua Presidium PMKRI Pontianak periode 2008/2009, Peminat isu Perdamaian-lingkungan-Perempuan dan HAM, aktifis Walhi Kalbar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-6788673295302397949?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/6788673295302397949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=6788673295302397949&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6788673295302397949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6788673295302397949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2010/07/bijak-menyikapi-perbedaan.html' title='Bijak Menyikapi Perbedaan'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/TJx0rTQeWRI/AAAAAAAAAOk/Xp76q2qq5Wg/s72-c/pro+peace.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-7148601807765170692</id><published>2010-03-18T00:51:00.000-07:00</published><updated>2010-03-18T01:07:01.960-07:00</updated><title type='text'>Berita Perhimpunan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S6HeHrHo-II/AAAAAAAAAM8/msDiNVNuUdg/s1600-h/PDVD_000.BMP"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S6HeHrHo-II/AAAAAAAAAM8/msDiNVNuUdg/s320/PDVD_000.BMP" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449881247510231170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PMKRI Kunjungi Posko Solidaritas Pewarta Indonesia&lt;br /&gt;Tolak Kodam, Desak Hormati Kebebasan Pers&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By. Hendrikus Adam&lt;br /&gt;Bertempat di Posko Solidaritas Pewarta Indonesia (SPI) Kalimantan Barat Jalan Suprapto kompleks Yayasan Pemadam Kebakaran Panca Bakti, Aktifis Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More melakukan kunjungan silaturahmi kepada para Jurnalis. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai media untuk membangun silaturahmi kepada para pegiat media yang tergabung dalam Solidaritas Pewarta Indonesia yang ada di Kota Pontianak. Disamping itu, kunjungan tujuh orang aktivis PMKRI Pontianak tersebut juga sekaligus melakukan konferensi pers guna menyampaikan hasil forum Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) terkait dengan sejumlah poin isu sosial yang dirangkum dalam dokumen memorandum kemasyarakatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aceng Mukaram, juru Bicara SPI menyatakan apresiasi dan menyambut baik kehadiran sejumlah aktivis PMKRI yang mengenakan atribut organisasi baret merah-bol kuning di kepala. Hal tersebut menurut kontributor Kantor Berita 68 H ini sebagai momentum baik untuk membangun tali sitalurahmi antar PMKRI dengan kalangan jurnalis. Aceng juga berbagi kisah mengenai mengenai suka dan duka sebagai seorang jurnalis. “Suka dan dukanya menjadi jurnalis tetap ada, namun yah sukurnya hingga saat ini kita bisa eksis,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penjelasannya, Aceng Mukaram selanjutnya pula menceritakan latar belakang lahirnya Solidaritas Pewarta Indonesia sebagai sebuah forum komunikasi bagi para pewarta. Dikisahkan Aceng, hadirnya SPI berlatar dari aksi kekerasan yang selama ini terjadi dan dialami oleh para kuli tinta di Bumi Khatulistiwa khususnya. Pada hal menurut Aceng, dalam menjalankan tugasnya para Jurnalis dilindungi Undang-undang dan ada Kode Etiknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampaikan Memorandum Kemasyarakatan; Menolak Kodam, Minta Hargai kebebasan Pers&lt;br /&gt;Bukan hanya bersilaturahmi, melalui pertemuan tersebut para aktifis PMKRI Pontianak juga menyampaikan 9 poin seruan yang merupakan mandat sidang Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) PMKRI Pontianak yang diselenggarakan tanggal 19-21 Februari 2010 lalu. Melalui forum tertinggi di organisasi PMKRI Pontianak, disamping merumuskan dan mengkaji hal terkait internal organisasi juga menganalisa kondisi ekstenal organisasi yang terkait dengan dinamika kemasyarakatan di Kalimantan Barat khususnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil lain dari kegiatan ini terpilihnya Lidya Natalia Sartono sebagai Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Pontianak Santo Thomas More periode 2010-2011, menggantikan Hendrikus Adam Ketua PMKRI Pontianak sebelumnya. Disamping itu sidang RUAC saat itu juga menetapkan personil Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang terdiri dari Margareta Cony sebagai ketua, Herkulanus hendro sebagai Sekretaris dan Yogi Alexander sebagai anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam silaturahmi yang dilakukan, para aktifis PMKRI Pontianak yang di terima Aceng Mukaram (kontributor Radio KB 68 H) selaku juru bicara SPI bersama beberapa rekan, menyampaikan 9 poin seruan diantaranya; 1) Mendesak Pemerintah agar menghentikan perluasan areal untuk perkebunan Sawit dan memaksimalkan pengelolaan kebun yang telah ada serta menyelesaikan konflik yang dialami masyarakat, 2) Stop pelanggaran HAM dan Hormati Kekebasan Pers, 3) Hentikan pertambangan (liar) dan aktivitas perusakan lingkungan, 4) Mendesak pemerintah untuk  mengoptimalkan pembangunan kawasan perbatasan (khususnya di Kal- Bar karena merupakan wajah terdepan Indonesia), 5) Agar pemerintah mengkaji ulang kebijakan Agenda Transmigrasi di Kal-Bar dan maksimalkan potensi lokal dalam pengelolaan sumber daya alam serta sumber lainnya, 6) Agar pemerintah memperhatikan usaha kecil dan menengah yang ada di Kal-Bar, 7) Tindak tegas pelaku kejahatan perdagangan manusia dan anak (trafficking), 8) Mendesak pemerintah untuk segera mencabut Undang–undang Badan Hukum Pendidikan, serta mewujudkan pendidikan gratis untuk semua dan 9) Menolak pembangunan Kodam di Kalimantan Barat (Meminta Pemerintah mengkaji ulang pembangunan Kodam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Lidya Natalia, Ketua terpilih PMKRI Pontianak bahwa selama ini kebijakan pemerintah terkait dengan peningkatan kesejahteraan eoknomi, sosial, budaya dan keamanan masih remang dan seringkali tidak sejalan dengan apa yang diharapkan. Seruan dalam memorandum diharapkan Lidya dapat menjadi perhatian pemerintah karena hal tersebut sangat terkait dengan persoalan penting masyarakat yang harus mendapat perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitannya dengan penolakan Kodam, Lidya mengakui peran penjagaan terhadap kondisi keutuhan NKRI tidak sepenuhnya ada pada aparat keamanan. Namun juga melibatkan warga masyarakat seluruhnya. Apalagi dengan kondisi Kalimantan Barat yang hingga saat memang kondusif.  “Yang pastinya dana untuk membangun Kodam itu jauh lebih besar, kenapa dana itu tidak di alihkan untuk kesejahteraan rakyat. Tidak ada jaminan penambahan jumlah personil dengan kondisi keamanan, terlebih penerimaan anggota militer selama ini selalu mendatangkan putra/putri di luar Kalimantan. Pemberdayaan untuk putra – putri daerah masih minim sekali,” jelas Lidya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aspek sumber daya alam turut menjadi perhatian seperti tergambar dalam memorandum kemasyarakatan PMKRI Pontianak. “Pemerintah sekarang harus menghentikan perluasan areal lahan untuk perkebunan sawit dan memaksimalkan pengelolaan kebun yang telah ada. Agar hutan lebat yang masih tersisa akan berdiri kokoh, indah dan subur. Konflik yang masih membuat masyarakat merasa tertindas sebaiknya di usut dengan tuntas, itulah ketidakamanan masyarakat sekarang yang perlu diperjuangkan,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormati Kebebasan Pers&lt;br /&gt;Sebagaimana seruan memorandum kemasyarakatan yang telah disampaikan, PMKRI Pontianak melalui forum RUAC juga menyerukan untuk menghormati kekebasan Pers. “PMKRI Cab. Pontianak berharap kepada seluruh pihak lapisan masyarakat dan pemerintah tanpa terkecuali untuk memberikan ruang kebebasan bagi insane Pers untuk menjalankan tugasnya, karena tanpa mereka dunia akan ‘mati’ dan kehidupan akan jalan sendiri – sendiri. Mereka juga di lindungi UU serta memiliki kode etik,” jelas Lidya Mahasiswi STKIP ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas insiden pada Jumat (12/3) sore, konflik yang berujung perusakan dan pembakaran terhadap pengrusakan terhadap bangunan kampus dan pembakaran terhadap sekretariat; Sema, Bengkel Seni Fisipol dan Gerakan Mahasiswa Panerinta Alam (GEMPA) yang merupakan salah satu unit bangunan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura. PMKRI Pontianak dalam hal ini sangat menyayangkan hal tersebut terjadi. “Kejadian kekerasan oleh beberapa mahasiswa terhadap teman-teman wartawan seperti yang baru terjadi menimpa saudara Faisal (kontributor Metro TV) dan Arif (dari Harian Metro Pontianak), memang tindakan yang benar-benar mencoreng nama baik kaum intelektual penerus bangsa. Jadi apa yang di peroleh selama kuliah kalau begitu, sebaiknya bila ada persoalan baiknya diselesaikan secara baik-baik, jangan sampai teman-teman media yang malah jadi sasarannya,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari insiden tersebut, bukan setidaknya ada tiga hal yang penting menjadi catatan kritis bersama sebagai akibat yakni; 1) Dunia Pendidikan (Untan khususnya) ternodai, 2) Citra Mahasiswa sebagai kaum “intelektual” dan terpelajar dicoreng, serta 3) Terjadinya kekerasan dan intimidasi terhadap Jurnalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminar Penyelamatan Pulau Kalimantan&lt;br /&gt;Kepengurusan PMKRI Pontianak yang baru terpilih rencananya akan di lantik langsung oleh Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI pada tanggal 17 April 2010 yang akan menggunakan tempat di Rektorat Universitas Tanjungpura Lantai III. Menurut Lidya Natalia Sartono, kegiatan ini akan rencananya akan diisi dengan seminar regional bertajuk; “Revitalitas Peran Kaum Muda dalam Upaya Penyelamatan Pulau Kalimantan dari Ancaman Kerusakan Ekologi”. &lt;br /&gt;Di katakan Lidya, kegiatan ini akan menghadirkan sejumlah narasumber seperti Menteri Negara Lingkungan Hidup RI, Gubernur Kalbar, Gubernur Kalteng, Direktur Eksekutif Nasional WALHI, Direktur Institut Dayakologi, dan dirinya selaku Ketua PMKRI Pontianak terpilih. Kegiatan pelantikan dan seminar juga sebagai moment bagi PMKRI Pontianak untuk melakukan konsolidasi bersama perwakilan delegasi PMKRI se-Kalimantan yang akan turut hadir. Adapun pembahasan internal dari konsolidasi PMKRI di Pontianak tersebut akan membahas mengenai Persiapan Kongres Nasional dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) pada tahun 2011 dimana PMKRI Pontianak sebagai Tuan Rumah penyelenggaraan acara ini. Lebih khusus dalam ajang pelantikan tersebut, juga akan diagendakan pembahasan mengenai Komisaris daerah PMKRI di Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-7148601807765170692?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/7148601807765170692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=7148601807765170692&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7148601807765170692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7148601807765170692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2010/03/berita-perhimpunan.html' title='Berita Perhimpunan'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S6HeHrHo-II/AAAAAAAAAM8/msDiNVNuUdg/s72-c/PDVD_000.BMP' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-7384694485699616509</id><published>2010-03-12T10:13:00.000-08:00</published><updated>2010-03-12T10:15:31.164-08:00</updated><title type='text'>Seruan Thomas More</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat atas terpilihnya Lidya Natalia Sartono sebagai Ketua PMKRI Pontianak yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memorandum Kemasyarakatan&lt;br /&gt;PERHIMPUNAN MAHASISWA KATOLIK REPUBLIK INDONESIA (PMKRI)&lt;br /&gt;SANTO THOMAS MORE CABANG PONTIANAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan IPTEK yang mengglobal tidak biasa dihindari dalam kehidupan dengan sejumlah konsekuensi logisnya sebagai dampak yang kemudian membawa persoalan dimasyarakat. Kompleksnya persoalan terkait perkembangan IPTEK perlu mendapat perhatian bersama segenap komponen bangsa. Demikian halnya dengan kondisi tersebut, peran penting pengambil kebijakan (Pemerintah) diharapkan dapat melakukan langkah-langkah proteksi maupun perlindungan secara komperhensif terkait dengan berbagai ekses destruktif dari sebuah dampak produk global terhadap kondisi masyarakat. Hadirnya pemerintah sebagai “pelayan” yang mestinya sungguh berjuang untuk kepentingan masyarakat. Namun faktanya, kesenjangan antara teori dan praktek seringkali tidak berkesinambungan adalah persoalan serius yang mestinya mendapat perhatian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterbukaan dan kebebasan akses informasi selalu dijadikan pembenaran dari implementasi arus besar ini tanpa melihat kerapuhan pondasi ekonomi sebuah negara. Namun menghadapi kondisi pada saat ini tidak mudah kita elakan melalui perdagangan bebas misalnya, menuntut sikap kritis berbagai elemen bangsa. Dalam kaca mata teoritis, krisis ekonomi selalu akan membawa krisis multidimensi di bidang ekologi, kebudayaan, norma, stabilitas politik dan kemajemukan bangsa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkonrol selalu menyisakan kerusakan ekosistem yang bedampak pada ketidakseimbangan alam. Sebuah kondisi memilukan manakala sebuah negeri ini kaya SDA, namun tetap saja miskin. Ketidakmampuan mengelola sebenarnya lebih pada support nyata dari upaya yang seharusnya dilakukan pemerintah untuk mengembalikan hasil kekayaan tersebut kepada masyarkat untuk kesejahteraan dan kemakmuran bersama. Bukan kemakmuran hanya untuk segelintir orang saja! Pengembangan usaha perkebunan monokultur skala besar secara massif tanpa memperhatikan keberadaan Hutan-Tanah-Air yang merupakan sumber hidup dan kehidupan masyarakat lokal telah melahirkan konseskuensi logis. Konflik, intimidasi dan perampasan tanah serta hilangnya “apotik dan supermarket” masyarakat lokal karena digarap melalui pembukaan Hutan-Tanah-Air skala besar adalah bentuk tindakan yang telah berhasil melukai hati maupun perasaan rakyat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis norma juga menjadi perhatian yang sangat serius. Padahal sebelumnya, masyarakat  lokal telah mempunyai konsensus kearifan lokalnya masing-masing. Menguatnya gerakan-gerakan kedaerahan sebagai wujud dari protes ketidakadilan yang mereka alami, hendaknya tidak menceraiberaikan makna dari semangat kebersamaan dan persatuan didalam keberagaman dalam bingkai NKRI. Semangat perlawanan rakyat melalui gerakannya hendaknya tidak berujung pada sebuah kondisi disintegrasi bangsa. &lt;br /&gt;Melemahnya mentalitas melalui kesepakatan atau pelaksanaan nilai-nilai moral membuat batas-batas kebaikan dan keburukan yang selama ini terbangun menjadi bias. Oknum tertentu bisa semau mereka mengatasnamakan golongan atau kelompok tertentu untuk melakukan tindakan-tindakan yang merugikan kelompok lain, dan bahkan bisa mengancam integrasi bangsa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang mewarnai dinamika masyarakat Kalbar khususnya dan Indonesia umumnya adalah fenomena perdagangan perempuan dan anak (trafficking), potensi pelanggaran HAM sebagai akibat dari kebijakan pembangunan dan tindakan aparat dalam berbagai kondisi yang cenderung represif serta kekebasan insan pers yang “dikungkung” oleh sikap repressif oknum tertentu.&lt;br /&gt;Berbagai dinamika yang terjadi kiranya dapat disikapi secara arif dan bijaksana oleh setiap anak negeri ini. Semangat persatuan dan kebersamaan dalam realitas keberagaman harus menjadi panglima di republik. Kebersamaan atas keberagaman mutlak, dan ketidak adilan harus ditegakkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan beberapa catatan diatas, melalui forum Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia St. Thomas More Cabang Pontianak, sebagai bagian integral negeri ini menyerukan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mendesak Pemerintah agar menghentikan perluasan areal untuk perkebunan Sawit dan memaksimalkan pengelolaan kebun yang telah ada serta menyelesaikan konflik yang dialami masyarakat. &lt;br /&gt;2. Stop pelanggaran HAM dan Hormati Kekebasan Pers&lt;br /&gt;3. Hentikan pertambangan (liar) dan aktivitas perusakan lingkungan. &lt;br /&gt;4. Mendesak pemerintah untuk  mengoptimalkan pembangunan kawasan perbatasan (khususnya di Kal- Bar karena merupakan wajah terdepan Indonesia).&lt;br /&gt;5. Agar pemerintah mengkaji ulang kebijakan Agenda Transmigrasi di Kal-Bar dan maksimalkan potensi lokal dalam pengelolaan sumber daya alam serta sumber lainnya.&lt;br /&gt;6. Agar pemerintah memperhatikan usaha kecil dan menengah yang ada di Kal-Bar.&lt;br /&gt;7. Tindak tegas pelaku kejahatan perdagangan manusia dan anak (trafficking).&lt;br /&gt;8. Mendesak pemerintah untuk segera mencabut Undang–undang Badan Hukum Pendidikan, serta mewujudkan pendidikan gratis untuk semua.&lt;br /&gt;9. Menolak pembangunan KODAM di Kalimantan Barat (Meminta Pemerintah mengkaji ulang pembangunan Kodam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian memorandum kemasyarakatan ini kami sampaikan sebagai respon atas berbagai fenomena sosial kemasyarakatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pontianak,  21 Februari 2010&lt;br /&gt;Pro Ecclesia Et Patria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI)&lt;br /&gt;Santo Thomas More Pontianak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;Draf Memorandum Kemasyarakatan ini dirumuskan bersama dalam acara forum resmi Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) PMKRI Pontianak, sebagai sebuah forum strategis dalam mengkaji dan merumuskan berbagai langkah maupun kebijakan internal organisasi, serta sebagai ruang untuk mengkaji dan mengkritisi kondisi sosial kemasyarakatan secara eksternal. Sidang Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) juga menghasilkan terpilihnya Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Pontianak yang baru (Terpilihnya Lidya Natalia Sartono (085245113968) sebagai Ketua Presidium baru menggantikan Hendrikus Adam, Ketua PMKRI Pontianak sebelumnya ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-7384694485699616509?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/7384694485699616509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=7384694485699616509&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7384694485699616509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7384694485699616509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2010/03/seruan-thomas-more.html' title='Seruan Thomas More'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-7739227652257365929</id><published>2010-02-21T04:25:00.000-08:00</published><updated>2010-02-21T04:36:46.218-08:00</updated><title type='text'>KP Baru PMKRI Pontianak</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Melalui Sidang Rapat Umum Anggota Cabang (ruAC) pada tanggal 19 hingga 21 Februari 2010 bertempat di Margasiswa PMKRI Pontianak telah memutuskan terpilihnya Lidya Natalia Sartono sebagai Ketua Presidium PMKRI Santo Thomas More Pontianak periode 2010/2011 menggantikan saudara Hendrikus Adam KP sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai pemilihan KP dengan penutupan RUAC tadi subuh yang bertepatan dengan hari Minggu, peserta RUAC kemudian mengikuti Misa bersama di Gereja Katedral Santo Yoseph Pontianak di Jalan Patimura. Peserta yang langsung berangkat dari Margasiswa mengikuti Misa pertama pukul 06.00 wiba dengan mengenakan Baret Merah yang cukup menyita perhatian umat lainnya.&lt;br /&gt;Pro Ecclesia Et Patria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-7739227652257365929?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/7739227652257365929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=7739227652257365929&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7739227652257365929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7739227652257365929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2010/02/kp-baru-pmkri-pontianak.html' title='KP Baru PMKRI Pontianak'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-7943517460399512654</id><published>2010-02-15T01:42:00.000-08:00</published><updated>2010-02-15T01:48:31.266-08:00</updated><title type='text'>RUAC PMKRI Pontianak</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Petra,&lt;br /&gt;Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) PMKRI Pontianak akan segera di gelar. Pelaksanaan kegiatan guna mengakhiri masa kepengurusan sebelumnya ini rencananya akan dihelat pada tanggal 19 hingga 21 Februari 2010. Dengan dibacanya informasi mengenai pelaksanaan forum tertinggi di PMKRI Cabang Pontianak ini, sekaligus undangan bagi seluruh warga  PMKRI Santo Thomas More Pontianak. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Franz Wely Winarno (Ketua Panitia/085252211989), Leo (sekretaris/085252573594) dan Irenewati (Bendahara/085245431156). PeeP-RosA.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-7943517460399512654?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/7943517460399512654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=7943517460399512654&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7943517460399512654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7943517460399512654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2010/02/ruac-pmkri-pontianak.html' title='RUAC PMKRI Pontianak'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-7187350122145019923</id><published>2010-02-05T08:31:00.000-08:00</published><updated>2010-02-05T08:51:26.184-08:00</updated><title type='text'>Selamat Berbahagia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2xLd3GX7YI/AAAAAAAAAMc/4jpdvNIdHk4/s1600-h/selamat+yah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 396px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2xLd3GX7YI/AAAAAAAAAMc/4jpdvNIdHk4/s400/selamat+yah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434801826708319618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Selamat Berbahagia...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap anak manusia dilahirkan&lt;br /&gt;Ia hadir di dunia melalui perantara seorang ibu&lt;br /&gt;melewati rangkaian proses kehidupan&lt;br /&gt;bertumbuh dewasa...&lt;br /&gt;dan akhirnya...&lt;br /&gt;takdir mempertemukannya...&lt;br /&gt;seorang gadis menjadi tambatan hatinya...&lt;br /&gt;dan kini&lt;br /&gt;kedua insan bersepakat menyatu dalam smangat KASIH&lt;br /&gt;dimana masanya telah tiba...&lt;br /&gt;6 Februari 2010 di Ketapang, Kalimantan Barat...&lt;br /&gt;Pelayaran kehidupan dalam sebuah Bahtera keluarga dimulai...&lt;br /&gt;Rasa bahagia dari berbagai penjuru menjadi menjadi semarak&lt;br /&gt;Keluarga, sanak saudara, kenalan, tetangga, dan mereka yang mengasihi&lt;br /&gt;Juga keluarga besar PMKRI Pontianak&lt;br /&gt;Bersuka cita untuk peristiwa itu&lt;br /&gt;Pernikahan suci dan smoga tetap abadi...&lt;br /&gt;Selamat berbahagia KANDA...&lt;br /&gt;Selamat menempuh HIDUP BARU...&lt;br /&gt;PeeP - Rosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pontianak, 5 Februari 2010&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-7187350122145019923?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/7187350122145019923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=7187350122145019923&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7187350122145019923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7187350122145019923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2010/02/selamat-berbahagia.html' title='Selamat Berbahagia'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2xLd3GX7YI/AAAAAAAAAMc/4jpdvNIdHk4/s72-c/selamat+yah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-4528658026856270708</id><published>2010-02-04T00:48:00.000-08:00</published><updated>2010-02-05T06:53:43.846-08:00</updated><title type='text'>MPA PMKRI di Denpasar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qMldBxB4I/AAAAAAAAALc/0hRkx15dcVk/s1600-h/IMG_1582.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qMldBxB4I/AAAAAAAAALc/0hRkx15dcVk/s400/IMG_1582.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434310475451008898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan Baru PMKRI dan Seruannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teka teki kepemimpinan nasional Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas Aquinas yang beralamat di Jalan Sam Ratulangi Nomor 1 Jakarta Pusat terjawab sudah dengan terpilihnya Stefanus Asat Gusma sebagai ketua yang baru. Hal tersebut diketahui setelah sebelumnya, bertempat di Rumah Retret Khalawat Tegal Jaya, Jalan Kubu Gunung No. 888, Tegal Jaya, Kuta, Bali pada tanggal 17-20 Desember 2009, PP PMKRI menyelenggarakan Kongres Nasional XXVI dan Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXV. Kegiatan ini merupakan bagian dari program masa akhir Pengurus Pusat PMKRI Santo Thomas Aquinas periode 2006-2008 hasil Kongres dan MPA PMKRI di Jayapura tahun 2006.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kongres Nasional kali ini mengangkat tema “Menegaskan Kembali Semangat Dasar Persatuan Nasional Indonesia” diisi dengan sesi seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya DR. Bima Arya Sugiarto (Pakar Ilmu Politik), Bartolomeus Jematu (Ketua Presidium PP PMKRI Santo Thomas Aquinas periode 2006-2008), dan sejumlah narasumber lainnya. Sedangkan tema MPA PMKRI kali ini “Rekonsilidasi Organisasi Menuju PMKRI yang Satu dan Kontributif”.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qO77ODf7I/AAAAAAAAALk/TUu8yAZcmZ4/s1600-h/IMG_1243.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qO77ODf7I/AAAAAAAAALk/TUu8yAZcmZ4/s200/IMG_1243.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434313060535992242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tujuan digelarnya Kongres Nasional dan MPA PMKRI sebagai media untuk; a) mencermati, menganalisa dan menyikapi dinamika sosial kemasyarakatan, yang mencakup isu-isu strategis lokal, nasional dan global, b) melakukan proses rekonsolidasi organisasi dan mengambil langkah-langkah organisatoris untuk mengatasi krisis intern organisasi, dan c) melakukan proses regenerasi kepemimpinan organisasi melalui proses dan mekanisme yang legitimate, legal, demokratis demi keberlanjutan dan kemajuan organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan MPA yang digelar dalam waktu yang bersamaan lebih bersifat internal organisatoris yang dihadiri oleh sejumlah delegasi dari berbagai Cabang PMKRI di seluruh Nusantara. Kegiatan ini juga membahas mengenai tinjauan organisasi yang diisi dengan sidang-sidang membahas sejumlah agenda; LPJ kepengurusan PP PMKRI 2006-2008, pencabangan, pemilihan anggota BPA PP PMKRI dan penetapan sejumlah agenda lainnya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qRKc9bDtI/AAAAAAAAALs/onxA4TqhQNI/s1600-h/IMG_1283.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qRKc9bDtI/AAAAAAAAALs/onxA4TqhQNI/s200/IMG_1283.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434315509134462674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan Rumah Kongres 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sejumlah agenda, Sidang Majelis MPA menetapkan sejumlah keputusan penting yakni; a) menetapkan Kota Jajakan Singkawang untuk pengembangan PMKRI dengan dampingan PMKRI Pontianak dan Kota Jajakan Baeawa dengan dampingan PMKRI Ende b) menetapkan Kota Jajakan PMKRI Melawi menjadi Calon Cabang PMKRI Melawi yang didampingi oleh PMKRI Sintang dan meningkatkan status kota jajakan Bintuni menjadi Calon Cabang c) menetapkan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) PP PMKRI periode 2009-2011 yang beranggotakan 3 cabang diantaranya PMKRI Cabang Sintang, PMKRI Cabang Jakarta Utara dan PMKRI Cabang Manokwari, d) menetapkan calon cabang Atambua menjadi Cabang Atambua.&lt;br /&gt;Di samping itu, forum sidang MPA juga menyatakan menerima LPJ Kepengu­rusan PP PMKRI 2006-2008 di bawah kepemimpinan Bartolomeus Jematu (Asal Cabang PMKRI Jakarta Timur.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qmbFzSUHI/AAAAAAAAAL8/CTgBH-cRKdo/s1600-h/IMG_1345.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qmbFzSUHI/AAAAAAAAAL8/CTgBH-cRKdo/s200/IMG_1345.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434338884719890546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari empat kandidat (Arnold Yansen Da Gomez, Stefanus Asat Gusma, Emanuel Herdyanto dan Hendrikus Adam) yang berhasil disaring melalui mekanisme sidang yang dipimpin Panitia Ad Hoc Emanuel Rewu Cs, akhirnya Stefanus Asat Gusma (PMKRI asal Cabang Surakarta) terpilih sebagai Ketua Presidium PP PMKRI yang baru untuk periode 2009-2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gusma terpilih dalam putaran kedua yang unggul 6 suara dari Arnold Yansen Da Gomez yang hanya memperoleh 9 suara. Pada pemilihan pertama para kandidat tidak memperoleh suara melebihi 1/2n+1 sebagai mana disyaratkan, sehingga dilanjutkan pemilihan putaran kedua.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qTFgA-PtI/AAAAAAAAAL0/ijnb-leUGDc/s1600-h/IMG_1434.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qTFgA-PtI/AAAAAAAAAL0/ijnb-leUGDc/s200/IMG_1434.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434317623078567634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dua kandidat lainnya (Emanuel Herdyanto dan Hendrikus Adam) pada putaran kedua tidak lagi turut serta dipilih karena berdasarkan mekanisme, yang berhak maju dalam putaran kedua adalah dua kandidat yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua. Hasil keputusan Sidang MPA lainnya yakni menetapkan PMKRI Cabang Ende sebagai penyelenggara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2010 dan menetapkan PMKRI Pontianak Santo Thomas More sebagai Tuan Rumah penyelenggara Kongres Nasional XXVII dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXVI tahun 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desak Hentikan Eksploitasi SDA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui hasil siding MPA, PMKRI juga mencoba mengkritisi dinamika sosial kemasyarakatan yang menjadi perhatiannya di berbagai penjuru nusantara. Hasil rumusan yang sekaligus aspirasi tersebut dituangkan dalam draft memorandum kemasyarakatan melalui ketetapan nomor 08/TAP/MPA-XXV/2009 yang berisi seruan menolak dan menghentikan segala bentuk eksploitasi sumber daya alam (SDA) yang merusak dan menghancurkan ekosistem seperti perluasan perkebunan tanaman monokultur sawit skala besar yang marak dilakukan di Indonesia. Juga mendesak pemerintah untuk meninjau kembai perjanjian dengan perusahaan pertambangan asing dan lokal yang secara kasat mata telah merusak ekosistem dan merugikan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qvmfBj2gI/AAAAAAAAAMU/UMgTS2xtUlo/s1600-h/IMG_1011.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qvmfBj2gI/AAAAAAAAAMU/UMgTS2xtUlo/s200/IMG_1011.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434348976073857538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hasil lainnya adalah, peserta forum MPA PMKRI menuntut untuk dituntaskannya proses hukum kasus Bail Out Century, mendesak pemerintah untuk mempercepat upaya perundingan RI, Australia, dan Timor Leste dalam kasus perbatasan dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga mendesak agar dihapuskannya lembaga teritorial militer untuk mendorong civil society sehingga berdaulat penuh terhadap hak-hak sipil. Juga menuntut pemerintah untuk membuat Undang-undang yang mengatur tentang perlindungan Hak Masyarakat Adat, mendesak pemerintah untuk segera membentuk Undang-undang tentang Provinsi Kepulauan, mendesak pemerintah untuk segera mencabut undang-undang Badan Hukum Pendidikan, serta mewujudkan pendidikan gratis untuk semua.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qsqWqRRnI/AAAAAAAAAMM/ivzADYYhPJ0/s1600-h/IMG_1640.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qsqWqRRnI/AAAAAAAAAMM/ivzADYYhPJ0/s200/IMG_1640.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434345744013280882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mendesak pemerintah untuk mencabut undang-undang Pornografi, menegakkan supremasi hukum dengan menindak tegas para pelanggar hukum tanpa pandang bulu serta mengajukan peninjauan kembali segala peraturan daerah yang berbasiskan suku dan agama di seluruh Indonesia, menolak stigmatisasi masyarakat separatis terhadap masyarakat lokal khususnya masyarakat Papua, mendesak pemerintah untuk segera membuat infrastruktur yang mendukung kemajuan ekonomi daerah seperti pembangunan jalan lingkar di Kalimantan, menuntut pemerintah untuk menyediakan alat-alat produksi bagi petani dan nelayan dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qqQjYjZ-I/AAAAAAAAAME/Ufmnb7we0ak/s1600-h/IMG_1568.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qqQjYjZ-I/AAAAAAAAAME/Ufmnb7we0ak/s200/IMG_1568.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434343101728778210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Melalui Kongres dan Sidang MPA PMKRI menegaskan sikapnya dan tetap berkomitmen untuk terus berjuang bersama elemen masyarakat lainnya demi terwujudnya kedaulatan masyarakat dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, hukum, hak asasi manusia dan pelestarian lingkungan hidup guna menuju civil society.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.kalimantanreview.com/2010/174/kabarumat2.php&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-4528658026856270708?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/4528658026856270708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=4528658026856270708&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4528658026856270708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4528658026856270708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2010/02/mpa-pmkri-di-denpasar.html' title='MPA PMKRI di Denpasar'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/S2qMldBxB4I/AAAAAAAAALc/0hRkx15dcVk/s72-c/IMG_1582.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-2519803774139771373</id><published>2010-01-28T08:18:00.000-08:00</published><updated>2010-01-28T08:19:00.726-08:00</updated><title type='text'>News kongres 2011</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;Sabtu, 16 Januari 2010 , 07:34:00&lt;br /&gt;Tuan Rumah Kongres&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERHIMPUNAN Mahasiswa Katolik Republik Indonesia St Thomas More Pontianak ditetapkan sebagai tuan rumah kongres nasional pada 2011. Hal ini ditetapkan saat sidang Majelis Permusyawaratan Anggota PMKRI di Bali, Desember 2009. Menurut Ketua Presidium PMKRI St Thomas More Pontianak Hendrikus Adam, sidang MPA di Bali menganalisa dan menyikapi dinamika sosial kemasyarakatan yang mencakup isu-isu strategis lokal, nasional dan global. Pertemuan itu juga diisi dengan seminar yang menghadirkan di antaranya, Arya Bima (Pakar Ilmu Politik)dan Bartolomeus Jematu (Ketua Presidium PP PMKRI St Thomas Aquinas). Dalam sidang itu, juga ditetapkan kota jajakan Singkawang dengan dampingan PMKRI Pontianak, Penetapan kota jajakan PMKRI Melawi menjadi calon cabang PMKRI Melawi dengan dampingan PMKRI Sintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penetapan Badan Pemeriksa Keuangan PP PMKRI periode 2009-2011 yang beranggotakan tiga cabang di antaranya PMKRI Sintang, PMKRI Jakarta Utara dan PMKRI Manokwari.Forum sidang MPA menerima LPj PP PMKRI 2006-2008 di bawah kepemimpinan Bartolomeus Jematu. Selanjutnya menetapkan Stefanus Asat Gusma, asal cabang PMKRI Surakarta yang memeroleh 15 suara dan unggul atas rivalnya Gomez pada putaran kedua sebagai Ketua Presidium PP PMKRI St Thomas Aquinas 2009-2011.Terkait dengan isu sosial kemasyarakatan, delegasi PMKRI Pontianak menyampaikan sejumlah persoalan sosial di Kalbar yang kemudian menjadi bagian dari memorandum kemasyarakatan. Berbagai isu yang dimuat dalam memorandum tersebut diantaranya menolak pembentukan Kodam di Kalbar, menolak perluasan perkebunan monokultur di Indonesia, agar pemerintah Indonesia mengakui hak masyarakat adat dan sejumlah rekomendasi lainnya. (mnk)&lt;br /&gt;Sumber: http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&amp;id=28389&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-2519803774139771373?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/2519803774139771373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=2519803774139771373&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/2519803774139771373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/2519803774139771373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2010/01/news-kongres-2011.html' title='News kongres 2011'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-1379512806327112554</id><published>2010-01-15T07:01:00.000-08:00</published><updated>2010-01-15T07:02:38.151-08:00</updated><title type='text'>Gema Perhimpunan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pengajuan Kota Jajakan Singkawang oleh DPC PMKRI Pontianak&lt;br /&gt;Dalam Kegiatan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXV yang diselenggarakan di Denpasar, 17-20 Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan Sidang MPA XXV dan hadirin yang berbahagia,&lt;br /&gt;Pro Ecclesia et Patria!!!&lt;br /&gt;Religio Omnium Scientarium Anima!!!&lt;br /&gt;Salam solidaritas………………………………………………..!!!&lt;br /&gt;Melalui forum tertinggi Perhimpunan ini, izinkan kami mengusulkan Kota Singkawang menjadi Kota Jajakan dengan dampingan PMKRI Pontianak. Adapun dasar pertimbangan yang bisa kami sampaikan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Bahwa Kota Singkawang merupakan bagian dari wilayah di Propinsi Kalimantan Barat yang dalam realitas warganya sangat majemuk dengan beragam persoalan sosial-kemasyarakatan yang ada seperti halnya wilayah-wilayah lainnya di Indonesia pada umumnya. Gesekan isu sensitif menyangkut hubungan antar etnis (pembangunan patung naga ditengah jantung Kota Singkawang) yang kemudian seringkali dikaitkan dengan wilayah yang sangat privat terkait hal sakral bagi setiap individu yang menganut keyakinan yang ada di Singkawang khususnya, sadar atau tidak menjadi ancaman bagi eksistensi Negara Kasatuan Republik Indonesia yang masih mengagungkan Pancasila sebagai dasar penghormatan atas kehidupan dalam keberagaman. Kondisi ini menuntut peran dan tanggung jawab keterlibatan kaum “intelektual” muda gereja untuk dapat berkontribusi secara nyata bagi masyarakat setempat melalui aktivitas yang dapat dilakukan sehingga dipandang perlulah untuk mempersiapkan kehadiran kaum muda Kristiani khususnya untuk menghimpun diri dalam sebuah wadah kaderisasi dan perjuangan bersama yang dalam konteks ini adalah mempersiapkan cikal bakal lahirnya PMKRI disana.&lt;br /&gt;b. Bahwa Kota Singkawang sebagai Kota Pariwisata di Kalimantan Barat yang dapat ditempuh selama 3 jam perjalanan sehingga sangat mungkin untuk dijangkau dalam upaya proses pendampingan guna mempersiapkan peningkatan status kejenjang berikutnya.&lt;br /&gt;c. Melihat respon positif dari beberapa mahasiswa yang ada di wilayah Kota Singkawang atas ide yang pernah disampaikan kepada mereka mengenai perlunya menghadirkan wadah perjuangan bersama menjadi modal utama bagi kami untuk mengajukan wilayah ini sebagai Kota Jajakan dalam forum yang terhormat.&lt;br /&gt;d. Bahwa hadirnya sejumlah kampus di Kota Singkawang seperti; Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang Nyarumkop (300 mahasiswa berdasarkan informasi Ketua STP IPI Malang Filial di Nyarumkop), Sekolah Tinggi Ilmu Hukum/STIH, STKIP, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi/STIE dan lembaga pendidikan sejenis menjadi wilayah basis yang potensial bagi pengembangan jumlah kader tempat akan dijajakinya Kota Singkawang kedepan.&lt;br /&gt;e. Adanya respon positif oleh unsur Gereja Katolik di Singkawang (Yulita Noria, SFK Ketua Komisi Kateketik Keuskupan Agung Pontianak) yang juga sekaligus sebagai ketua STP IPI Malang Filial di Nyarumkop. Terkait dengan jumlah daftar nama mahasiswa, dengan kerendahan hati kami mohon maaf bila untuk saat ini kami tidak dapat menyajikan daftar nama yang diminta, namun upaya untuk meminta mengumpukan sejumlah nama sempat dilakukan dengan meminta saudara Efan (Mhs SPT di Nyarumkop). &lt;br /&gt;f. Bila usulan ini diterima forum MPA hari ini, maka dengan sendirinya pekerjaan-pekerjaan teknis yang dianggap perlu dilakukan untuk mempersiapkan segala sesuatu berkenaan dengan persiapan maupun pendampingan lebih lanjut hingga akhirnya menjadi setara dengan cabang-cabang pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pro Ecclesia Et Patria!!!&lt;br /&gt;Religio Omnium Scientarium Anima!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DPC PMKRI Santo Thomas More Pontianak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-1379512806327112554?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/1379512806327112554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=1379512806327112554&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1379512806327112554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1379512806327112554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2010/01/gema-perhimpunan.html' title='Gema Perhimpunan'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-3673945631705526157</id><published>2010-01-15T06:56:00.000-08:00</published><updated>2010-01-15T06:57:45.835-08:00</updated><title type='text'>Kongres Denpasar</title><content type='html'>MEMORANDUM KEMASYARAKATAN&lt;br /&gt;SIDANG MPA XXV P M K R I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki era Globalisasi secara serentak dunia dihadapkan pada sebuah situasi keterbukaan ruang disegala dimensi kehidupan. Ketidakmampuan beberapa negara dalam menghadapi arus global tersebut berdampak sistemik tehadap kondisi negara – negara yang menghuni lapis ke dua dan ketiga. Keterbukaan dan kebebasan akses informasi selalu dijadikan pembenaran dari implementasi arus besar ini tanpa melihat kerapuhan pondasi ekonomi sebuah negara. Tahun ini kita dihadapkan pada sebuah fenomena menarik ekonomi politik yaitu negara sekelas Amerika Serikat pun harus jatuh bangun dalam menghadapi krisis global, padahal hampir semua produk kesepakatan ekonomi internasional, Amerika tidak pernah absent untuk terlibat aktif di dalamnya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Masuknya sebuah paham ekonomi liberal ke dalam suatu negara tidak bisa menegasikan substansi daripada sebuah negara yaitu pondasi ekonomi dan kondisi masyarakat. Saat ini ruang informasi dunia terbuka dengan sangat lebar, bahkan banyak transaksi ekonomi sudah bisa dilakukan via dunia maya, tapi hal tersebut tidak bisa menjadi ukuran. Kebobrokan system yang ada pada kita sebenarnya soal keadilan dan persamaan hak, karena masih banyak rakyat Indonesia yang belum bisa menikmati pendidikan, rendahnya upah buruh, kekayaan alam yang dieksploitasi, dan privatisasi di bidang kesehatan. &lt;br /&gt; Secara structural semua negara mempunyai pranata yang disebut pemerintah dan lembaga – lembaga negara. Fungsi mereka jelas sebagai pelayan masyarakat dan mengabdi untuk kepntingan rakyat. Negara mempunyai peran penting dalam hal ini sebagai benteng pertama masuknya paham ekonomi liberal yang merugikan rakyat, karena negara mempunyai kekuasaan kedaulatan untuk menerima ataupun menolak berbagai macam tawaran kesepakatan internasional yang merugikan masyarakat. Jika justru yang tejadi malah sebaliknya maka yang harus dibangun adalah pemerintahan yang pro kepada msyarakat bukan pemerintahan yang pro terhadap kaum pemodal.&lt;br /&gt; Era orde baru masih membekas jelas di ingatan kita bagaimana rezim pretorian Soeharto bisa dengan leluasa mempraktekkan korupsi, kolusi dan nepotisme di segala aspek penting kehidupan bernegara. Kesalahan analisa target personal gerakan reformasi 1998 sampai hari ini masih menyisakan pekerjaan rumah yang sangat penting yaitu pembenahan sitem birokrasi dan penegakkan supremasi hukum. Orde baru adalah masa lalu tapi kita perlu waspada terhadap gejala – gejala neo orde baru yang saat ini mulai muncul dipermukaan. Ambil contoh kasus kriminalisasi KPK, Century gate, dan menguatnya borjuasi – borjuasi local menuntut kita untuk cepat begerak turun ke masyarakat memberikan pendidikan politik yang sebenarnya soal persamaan hak dan keadilan social. &lt;br /&gt; Secara teoritik krisis ekonomi selalu akan membawa krisis multidimensi di bidang ekologi, kebudayaan, norma, stabilitas politik dan kemajemukan bangsa. Eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkonrol selalu menyisakan kerusakan ekosistem yang bedampak pada kondusifitas alam. Indonesia merupakan negara yang sangat kaya sumber daya alamnya, ketidakmampuan kita mengelola sebenarnya lebih pada support nyata pemerintah untuk mengembalikan hasil kekayaan tersebut kepada masyarkat untuk kemakmuran bersama. &lt;br /&gt;Krisis norma juga menjadi perhatian yang sangat serius di berbagai kalangan mengingat sebelum ada negara, bangsa ini sudah mempunyai konsensus kearifan local masing – masing. Menguatnya gerakan – gerakan kedaerahan sebenarnya hanya wujud dari protes ketidakadilan yang mereka alami. Situasi ini jelas akan mengganggu stabilitas politik, karena persoalan disintegrasi bangsa selalu dimulai dari persoalan ketidakpuasan suatu daerah terhadap pemerintah. Bangsa Indonesia terlahir dengan situasi yang majemuk, bermacam – macam suku bangsa, etnis, agama, bahasa harusnya dipahami sebagai suatu bentuk kekayaan bangsa. Melemahnya kesepakatan atau aturan bersama yang dibangun dimasyarakat akibat merasa di zolimi membuat batas – batas kebaikan dan keburukan yang selama ini terbangun menjadi bias. Orang bisa seenaknya mengatasnamakan golongan atau kelompok melakukan tindakan – tindak yang merugikan kelompok lain seperti sweeping, perusakan tempat ibadah, pendudukkan lahan dan lain – lain. &lt;br /&gt; Memperhatikan berbagai persoalan dan kondisi bangsa sampai dengan saat ini, maka PMKRI mendesak pemerintah agar :&lt;br /&gt;1. Menolak dan menghentikan segala bentuk eksploitasi SDA yang memiliki akibat pengrusakan dan penghancuran ekosistem &lt;br /&gt;2. Mendesak Pemerintah untuk meninjau kembai perjanjian dengan perusahaan pertambangan asing dan local yang secara kasat mata telah merusak ekosistem dan merugikan rakyat.&lt;br /&gt;3. Menuntut untuk di tuntaskannya proses hukum kasus Bail Out Century sampai selesai.&lt;br /&gt;4. Mendesak pemerintah untuk memmercepat upaya perundingan RI, Australia, dan Timor Leste dalam kasus perbatasan dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.&lt;br /&gt;5. Mendesak untuk dihapuskannya lembaga teritorial militer guna mendorong civil society sehingga berdaulat penuh terhadap hak-hak sipil. &lt;br /&gt;6. Menuntut pemerintah untuk membuat Undang – undang yang mengatur tentang perlindungan Hak Masyarakat Adat.&lt;br /&gt;7. Mendesak pemerintah untuk segera membentuk Undang – undang tentang Provinsi Kepulauan&lt;br /&gt;8. Mendesak pemerintah untuk segera mencabut Undang – undang Badan Hukum Pendidikan, serta mewujudkan pendidikan gratis untuk semua.&lt;br /&gt;9. Mendesak pemerintah untuk mencabut Undang – undang Pornografi&lt;br /&gt;10. Menegakkan supremasi hukum dengan menindak tegas para pelanggar hukum tanpa pandang bulu. &lt;br /&gt;11. Meninjau kembali segala peraturan daerah yang berbasiskan SARA di seluruh Indonesia&lt;br /&gt;12. Menolak stigmatisasi masyarakat separatis terhadap masyarakat local khusunya masyarakat Papua.&lt;br /&gt;13. Mendesak pemerintah untuk segera membuat infrastruktur yang mendukung kemajuan ekonomi daerah seperti pembangunan jalan lingkar di Kalimantan.&lt;br /&gt;14. Menuntut pemerintah untuk menyediakan alat – alat produksi bagi petani dan nelayan dalam rangka meningkatkan araf hidup dan kesejahteraan masyarakat&lt;br /&gt;Oleh karena itu, PMKRI tetap berkomitmen untuk terus berjuang bersama elemen masyarakat lainnya demi terwujudnya kedaulatan masyarakat dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, hukum, hak asasi manusia dan pelestarian lingkungan hidup untuk menuju civil society.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-3673945631705526157?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/3673945631705526157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=3673945631705526157&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/3673945631705526157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/3673945631705526157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2010/01/kongres-denpasar.html' title='Kongres Denpasar'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5221394731533475177</id><published>2009-08-17T02:18:00.000-07:00</published><updated>2009-08-17T02:25:21.221-07:00</updated><title type='text'>Dirgahayu untuk Indonesia</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, 17 Agustus 2009. 64 Tahun sudah sejak di kumandangkan usia bangsa ini. Indonesia, negeriku. Kembali mengenang hari jadinya. SEbuah peristiwa terbebasnya dari belenggu penjajahan bangsa kolonial, kaum imperialis. Merdeka dari cengkraman. Merdekan bukan berarti lantas terbebas dari segalanya. Merdeka masih menyisakan PR bersar. Pasca kemerdekaan, para pendiri bangsa juga masih harus berjuang. Perjuangan untuk mengisi kemerdekaan negeri ini. Sadar bahwa mustahil kemerdekaan tanpa perjuangan. Mustahil juga pasca kemerdekaan tanpa perjuangan. Pembebasan itu harus terus kita gapai. Pejuangan pasca kemerdekaan belum pernah selesai. Kobarkan semangat, gapai cita-cita bangsa. Untuk Ibu Pertiwi. Dirgahayu Bangsaku, digrahayu Negeriku...Salam Pembebasan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5221394731533475177?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5221394731533475177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5221394731533475177&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5221394731533475177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5221394731533475177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2009/08/dirgahayu-untuk-indonesia.html' title='Dirgahayu untuk Indonesia'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-6517420665950102887</id><published>2009-07-04T06:31:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T06:34:28.409-07:00</updated><title type='text'>Diskusi Cipayung</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Catatan dari Diskusi Kelompok Cipayung &lt;br /&gt;Bahas Soal Peran Kaum Muda Jelang Pilpres hingga Sepakati Membuat Buku &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By. Hendrikus Adam* &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan dan Aktualisasi Peran Kaum Muda dalam menghadapi dinamika pelaksanaan pesta demokrasi menjadi thema pelaksanaan diskusi yang digelar kelompok Cipayung bertempat di Aula Pertemuan Tribune Institute Jumat malam beberapa waktu lalu. Kegiatan yang baru dimulai pukul 20.00 wib ini dihadiri berbagai element perwakilan organisasi kaum muda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PMKRI Pontianak, HMI Cabang Pontianak, GMKI, GMNI dan PMII merupakan bagian dari elemen penyelenggara yang tergabung dalam kelompok Cipayung tersebut. Berdasarkan catatan sejarahnya, kelompok Cipayung mulai digagas tahun 1970 namun baru dinyatakan berdiri tahun 1972 oleh keempat perwakilan organisasi kemahasiswaan saat itu yakni PMKRI, HMI, GMKI dan GMNI bertempat di Cipayung, Jawa Barat. Indonesia yang di cita-citakan, menjadi tajuk aktual para pendiri Cipayung saat itu dalam sebuah diskusi yang akhirnya melahirkan wadah ini. Dua tahun kemudian, PMII menyatakan diri bergabung sebagai bagian dari kelompok CIPAYUNG. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi yang dilangsungkan dengan menghadirkan Drs. Paulus Florus, mantan aktivis mahasiswa dan juga kenal sebagai motivator dan fasiitator bila melihat kebelakang, maka upaya-upaya ini pula menjadi proses yang saat itu pula dilakukan oleh para pmakarsa lahirnya Cipayung. Diskusi yang dilakukan merupakan bagian dari rangkaian kritis yang baik untuk menganalisis dinamika yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat dalam sisitem ketata negaraan saat ini khususnya terkait dengan peran kaum muda dalam menyikapi dinamika perhelatan pesta demokrasi yang akan segera diadakan pada 8 Juli mendatang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengawali paparannya, Paulus Plorus yang juga Ketua CRID (Center For Research and Inter-Religius Dialogue (CRID)/pusat penelitian dan dialog antar agama) menyampaikan salah satu kekhasan kaum muda yakni memiliki visi kedepan karena kaum muda adalah pemilik masa depan. Perubahan yang terjadi dalam catatan sejarah selalu dimulai dari kaum muda. Dalam dinamika pemilu seringkali diwarnai dengan intrik-intrik busuk dengan menghalalkan segala cara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Paulus Florus, peran dan tantangan yang dihadapi kaum muda sedikitnya ada dua hal yakni peran-tantangan terhadap diri sendiri dan peran-tantangan dalam hubungannya dengan orang lain. Bagaimana menyikapi dinamika yang ada? ”Kaum muda hendaknya dapat mengambil dan menanfaatkan kesempatan ini sebagai sarana belajar untuk memperoleh sikap kritis dan bermoral. Sarana untuk belajar karakter kita dalam hal memahami pengetian politik yang benar. Karena kepentingan kekuasaan kebanyakan cenderung meruntuhkan moral orang. Menolak politik uang salah satunya menjadi tantangan berat. Siapkah anda menaklukkannya kedepan?” tanyanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disampaikan narasumber, peran kaum muda juga sebagai kontrol sosial. Hal yang juga penting menjadi tanggungjawab bersama yakni menjaga perdamaian. Paulus Florus dalam paparannya juga tidak menapik adanya upaya politisasi agama yang muncul dalam pelaksanaan pesta demokrasi. Kasus yang terjadi di Medan menjadi salah satunya. ”Kaum intelektual harus melihatnya dengan cara yang berbeda. Apapun realitas yang ada saat ii, sebagai kaum intelektual harus menyuarakan suara kenabian yakni pesan-pesan moral. Suara kenabian harus tetap dikumandangkan,” tegasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergesernya Orientasi Gerakan? &lt;br /&gt;Eksistensi kaum muda sebagai bagian dari anak negeri sejatinya tidak dapat dikesampingkan. Berbagai catatan dan pengalaman sejarah masa lalu membuktikan betapa besarnya peran kaum muda dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara pada masa silam. Terakhir di tahun 1998 saat digaungkannya era reformasi dengan ditandai jatuhnya rezim Orba dibawah kepemimpinan HM. Soeharto adalah bagian dari catatan sejarah dari peran kaum muda khususnya kalangan terpelajar (mahasiswa). Lantas bagaimana sekarang? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan mahasiswa dewasa ini terkesan mati suri. Terjadinya pergeseran orientasi gerakan kaum muda dimana gerakan mahasiswa tidak menemukan bentuknya seperti dulu. Pernyataan ini disampaikan Erwis, Ketua HMI Cabang Pontianak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juhari, sekretaris GMNI Pontianak mengungkapkan sekritis apapun pemuda tetap saja terbentur dengan budaya dan materi. Ia mengusulkan agar kelompok Cipayung mencoba mengawal para anggota legislatif yang pernah menjadi aktivis dengan mengajak untuk berdiskusi dalam rangka menjaga idealisme. Pernyataan Juhari sebagai bentuk jawaban menyusul adanya kecenderungan selama ini yang terjadi pada kalangan dewan yang berlatar belakang aktivis yang untuk kemudian setelah terpilih seakan melupakan idealismenya dan terlarut bersama sistem. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sisi yang lain, aktivis PMKRI, Lidya Natalia Sartono menyampaikan persoalan seputar pemilu terkait minimnya partisipasi anak-anak daerah yang menuntut ilmu di kota untuk memberikan hak suara dalam setiap perhelatan pesta demokrasi. Mahasiswa asal Kapuas Hulu ini mencontohkan dirinya bersama rekan-rekannya yang jauh dari kampung terpisahkan oleh jarak sehingga sangat memungkinkan untuk anak-anak daerah untuk lebih memilih tidak menggunakan hak pilih ketimbang harus pulang dengan biaya yang besar. ”Pada pemilu lalu, kita dapat melihat banyaknya orang-orang yang gagal dan stress karena kurang siap,” jelasnya mencontohkan buruknya dampak pesta demokrasi bagi mereka yang kurang siap bertanding. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesulitan pemberian suara untuk sebuah pemilu juga terlontar dari Dahlia, aktivis Koalisi Perempuan Indonesia. Mahasiswi yang juga dari Kapuas Hulu ini mengaku tidak akan memberikan suara pada perhelatan dengan cara ia harus kembali ke kampung halaman dengan jarak yang telah dibayangkan jauhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas kondisi ini, Adi Cahyono dari Pengurus Daerah KNPI Kalbar yang hadir dalam kegiatan Kelompok Cipayung tersebut menegaskan dalam perhelatan demokrasi memunculkan pilihan-pilihan yang pada akhirnya mengeluarkan kost. Ia mengingatkan agar kaum muda dapat menggunakan hak pilih. Dikatakan pemuda diharapkan dapat mengawasi dan menjaga indikasi kecurangan. Menurutnya masih ada waktu untuk mengorganisir pemilih dari kalangan mahasiswa untuk dapat memiliki hak pilih. ”Demokrasi yang sedang berjalan jangan sampai menjadi momok. Berikan sosialisasi, kita harus positif thinking kalau kita mulai mengarah ke hal yang lebih baik,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zulkarnaen, Ketua Badan Pengurus Cabang GMKI menilai dalam kaitannya dengan aturan main kehidupan bernegara, konstitusi telah banyak mengatur dengan jelas. Adanya kecenderung pembelajaran politik yang kurang mendidik masih juga muncul. ”Ambil saja uangnya, tapi jangan pilih orangnya. Pernyataan ini kurang baik bagi pembelajaran politik bagi warga. Yang baik adalah, jangan ambil uangnya dan jangan pula dipilih,” jelas Zulkarnaen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap Optimis &lt;br /&gt;Dalam dinamika sesulit apapun, harapan untuk lebih baik penting dimiliki kaum muda harapan masa kini dan masa depan negeri ini. Realitas yang terjadi saat ini menuntut setiap orang untuk menjalaninya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katua Badko HMI Kalbar, Ridwansyah menilai pentingnya rasa optimis. Dengan kondisi saat ini, dirinya merasa yakin tetap optimis. ”Mari kita buat budaya baru dengan konsekuensi-konsekuensi tertentu,” ajaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warisan masa lalu &lt;br /&gt;Dinamika politik hari ini menguras banyak hal. Gregorius Rigen, aktivis PMKRI menilai hal tersebut tidak terlepas dari warisan politik masa lalu dimana politik adu domba ”devide et invera” untuk memecah belah masih mewarnai konstalasi dinamika yang berkembang saat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini juga diperparah dengan sistem ketatanegaraan yang berliku-liku dalam. Sehingga Hendrikus Hen yang juga aktivis PMKRI menilai perlu adanya perubahan sistem dalam menghadapi dinamika dan persoalan yang ada. ”Setiap kita tentu selalu berharap adanya sistem ketatanegaraan yang sempurna. Untuk merubah sistem, maka kita harus masuk dalam sistem itu,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan perubahan sistem, Paulus Florus mengungkapkan keberadaan mahasiswa tidak mempunyai kuasa lebih untuk merubah sistem. ”Untuk melakukan kontrol atas pihak lain itu diluar kuasa kita. Yang bisa dilakukan dalam kuasa diri Anda adalah mengontrol diri sendiri. Sistem dan moral, keduanya sangat penting,” jelasnya menanggapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa catatan diatas, penulis memandang sekecil apapun peran dan keterlibatan kaum muda menjadi kebutuhan mendesak yang perlu diaktualisasikan kearah yang positif. NKRI dalam hal ini menjadi harga mati yang harus diperjuangkan dan dipertahankan. Sementara berbagai dinamika yang terjadi sejatinya dapat dicermati dengan kritis tanpa harus menyinggung perasaan setiap orang yang berbeda latar dengan kita. Saatnya kaum muda bicara tentang ”KITA” bukan mereka, saya, kamu, dia dan yang lain. Kelompok Cipayung dan kaum muda lainnya harus tetap mampu menampakkan jati dirinya dengan gaya dan cara yang berbeda dalam memberikan respon terhadap dinamika yang terjadi. Membuka diri, komunitas dan atau perkumpulan bagi akan menjadi jalan yang terbuka untuk dapat saling memahami didalam keberagaman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepakat Lahirkan Buku &lt;br /&gt;Menyadari diri sebagai bagian dari kaum intelektual, warga terpelajar, mengharuskan setiap orang untuk dapat melakukan sesuatu yang bermakna. Hal ini pula menjadi tantangan yang harus dijawab kaum muda sebagai bagian dari warga terpelajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui diskusi yang alot dalam dinamika yang plural, diawali diskusi kecil sebelumnya, OKP yang tergabung dalam Kelompok Cipayung bersepakat untuk menerbitkan buku dalam waktu dekat. Upaya ini sebagai bagian langkah kongkrit yang tidak mustahil dilakukan untuk berkreasi dalam bentuk pengungkapan ide-ide dalam sebuah tulisan untuk kemudian dirangkum dalam sebuah buku. Kelompok Cipayung melahirkan kesepakatan pentingnya melakukan kajian-kajian kritis secara interns mengenai persoalan-persoalan sosial yang senantiasa mewarnai dinamika kehidupan sosial. Terima kasih semuanya, terima kasih Tribune Institute. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; *) Ketua Presidium PMKRI Pontianak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-6517420665950102887?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/6517420665950102887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=6517420665950102887&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6517420665950102887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6517420665950102887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2009/07/diskusi-cipayung.html' title='Diskusi Cipayung'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-4944813786570887396</id><published>2009-05-17T23:11:00.000-07:00</published><updated>2009-06-01T02:05:02.347-07:00</updated><title type='text'>LKK Lintas Cabang dari PMKRI Pontianak untuk Semua</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SiOZp3eW2sI/AAAAAAAAALM/DE_oCUM0E04/s1600-h/marga.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SiOZp3eW2sI/AAAAAAAAALM/DE_oCUM0E04/s320/marga.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342282527536503490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Syukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih&lt;br /&gt;PMKRI Santo Thomas More Pontianak akan menyelenggarakan&lt;br /&gt;Latihan Kepemimpinan Kader Lintas Cabang&lt;br /&gt;Pada Tanggal 11-14 Juni 2009 &lt;br /&gt;di Rumah Retret TIRTA RIA, Jalan Adi Sucipto km 9,6 Kubu Raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thema &lt;br /&gt;Duc In Altum...! &lt;br /&gt;(Bertolaklah Ketempat yang Dalam..: Lukas 4:5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sub temanya &lt;br /&gt;“Perteguh Semangat Inklusif, Solidaritas, Daya Kritis dan Rasa Memiliki Kader Perhimpunan Menuju Persaudaraan Sejati yang Holistik dan Konstruktif untuk Keutuhan NKRI ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PMKRI Pontianak mengundang teman-teman dari cabang lain. Silahkan konfirmasi Panitia baik melalui email atau phone 085245948254 (Gregorius Rigen).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Syarat umum peserta:&lt;br /&gt;1. Anggota Biasa PMKRI (telah lulus MPAB-MABIM)&lt;br /&gt;2. Membawa surat Mandat/rekomendasi dari DPC.&lt;br /&gt;3. Mengisi biodata dan lembar kesediaan sebagai peserta (terlampir)&lt;br /&gt;4. Mengisi blangko pendaftaran (terlampir)&lt;br /&gt;5. Memiliki motivasi untuk belajar dan berubah&lt;br /&gt;6. Membayar kontribusi peserta @ Rp.40.000/peserta &lt;br /&gt;7. Menyerahkan pas photo ukuran 2x3 sebanyak 4 lembar.&lt;br /&gt;8. Peserta wajib membuat gagasannya dalam bentuk artikel mengenai permasalahan sosial yang terjadi di daerah asal cabang masing – masing dengan ukuran kertas A4, diketik 1,5 spasi, kategori huruf; Font Times New Roman, size biasa ukuran 12. &lt;br /&gt;9. Pendaftaran paling lambat 10 Juni 2009 bertempat di Margasiswa PMKRI Pontianak.&lt;br /&gt; Syarat Khusus Peserta&lt;br /&gt;1. Membawa alat tulis, kitab suci, rosario.&lt;br /&gt;2. Membawa pakaian olahraga.&lt;br /&gt;3. Membawa pakaian secukupnya.&lt;br /&gt;4. Membawa sepatu.&lt;br /&gt;5. Membawa baret cabang masing – masing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Konfirmasi kesediaan hubungi:&lt;br /&gt;      Sekretariat penyelenggara: &lt;br /&gt;Jl. Imam Bonjol, Kompleks Komsos KAP Nomor 338 Pontiianak.&lt;br /&gt;Contac Person: &lt;br /&gt;1. Gregorius Rigen   (085245948254)&lt;br /&gt;2. Wellibrodus   (085245626563)&lt;br /&gt;3. Lidya Natalia Sartono (085245986762)&lt;br /&gt;4. Hendrikus Hen  (085252149123)&lt;br /&gt;5. Hendrikus Adam  (085245251907)&lt;br /&gt;6. Ratno Vajeru  (085245846519)&lt;br /&gt;7. Yohanes   (085252562805)&lt;br /&gt;8. Franciskus Toni  (085252083935)&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;E-MAIL : pmkripontianak@yahoo.com/pmkri.ptk@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur Menuju Lokasi Kegiatan:&lt;br /&gt;Khusus bagi teman-teman luar Kalbar. Dari Arah Bandara Supadio naik angkot (Ngojek, taxi, oplet), terus langsung menuju Tirta Ria (bilang saja turun di Kompleks Tirta Ria) dan atau langsung ke Marga PMKRI Pontianak, Jalan Imam Bonjol nomor 338 (di persimpangan empat tol kapuas, samping masjid dekat hotel muslim pontianak).....bila masih bingung, kontax aja penyelenggara. salam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-4944813786570887396?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/4944813786570887396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=4944813786570887396&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4944813786570887396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4944813786570887396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2009/05/lkk-lintas-cabang-pmkri-pontianak-2009.html' title='LKK Lintas Cabang dari PMKRI Pontianak untuk Semua'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SiOZp3eW2sI/AAAAAAAAALM/DE_oCUM0E04/s72-c/marga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-4702573677844494790</id><published>2009-05-17T22:52:00.000-07:00</published><updated>2009-05-17T23:09:54.096-07:00</updated><title type='text'>Kenangan MPA Papua</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/ShD6be2ksAI/AAAAAAAAAK8/FbV3zsDGZfQ/s1600-h/papua.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/ShD6be2ksAI/AAAAAAAAAK8/FbV3zsDGZfQ/s400/papua.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337040908479410178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Romo Paulus Titit (Moderator PMKRI Sorong) sedang menunjukkan kertas penghitungan suara dalam acara pemilihan KP PP PMKRI yang secara defacto Bartolomeus jematu unggul aras perolehan suara dari Hironimus Hilapok. Selisih angkanya hanya 1 suara yakni 28 suara dan 27 suara. Dalam proses selanjutnya, saat itu kondisi chaos. Namun dalam proses penyelesaian dinamika yang ada, Romo Titit sejauh ini belum pernah dilibatkan?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-4702573677844494790?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/4702573677844494790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=4702573677844494790&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4702573677844494790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4702573677844494790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2009/05/kenangan-mpa-papua.html' title='Kenangan MPA Papua'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/ShD6be2ksAI/AAAAAAAAAK8/FbV3zsDGZfQ/s72-c/papua.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5233763740844873255</id><published>2009-05-02T23:07:00.000-07:00</published><updated>2009-05-02T23:08:34.795-07:00</updated><title type='text'>Kemah Kerja PMKRI</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Senin, 06 April 2009 , 08:03:00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERHIMPUNAN Mahasiswa Katolik Republik Indonesia akan menggelar kemah kerja sosial di Dusun Benuah, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. “Ini jadi ruang belajar dalam mengasah kepekaan sosial kader bersama masyarakat,” kata Presidium PMKRI St. Thomas More Pontianak, Hendrikus Adam. &lt;br /&gt;Ada beragam kegiatan yang dilaksanakan, di antaranya, kerja bhakti bersama warga, ibadat jalan salib, pendidikan pemilih, misa Minggu Palma, dialog pengaturan anggaran belanja keluarga, hingga pemutaran film dokumenter tentang pendidikan dan perdagangan orang, serta isu lingkungan. Menurut Adam, dipilihnya Dusun Benuah merupakan bagian dari proses panjang setelah sebelumnya melakukan survei. Hasil survey awal, daerah tersebut dinilai sangat memungkinkan setelah melalui pembahasan dan pertimbangan internal sesuai dengan kriteria yang ditentukan sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berharap, setiap pihak yang terlibat semakin menyadari keberadaannya sebagai bagian dari komponen penentu keberhasilan pembangunan nasional, khususnya di wilayah setempat.  “Generasi muda (mahasiswa) dengan latar belakang daerah yang beragam dapat memahami kondisi kehidupan dan realita di dalam masyarakat setempat khususnya, dan kehidupan masyarakat Kalbar umumnya,” katanya (mnk)&lt;br /&gt;sumber: http://www.pontianakpost.com/?mib=berita.detail&amp;id=17181&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5233763740844873255?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5233763740844873255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5233763740844873255&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5233763740844873255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5233763740844873255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2009/05/kemah-kerja-pmkri.html' title='Kemah Kerja PMKRI'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-1861763616400498822</id><published>2009-01-22T02:18:00.000-08:00</published><updated>2009-01-22T02:20:02.073-08:00</updated><title type='text'>Info Kegiatan Januari 2009</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pro ecclesia et patria,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menapak tahun baru.....&lt;br /&gt;Kawan-kawan setelah lama tidak nongol, PMKRI Pontianak kembali ingin menyapa anda semua.....dengan akan menyampaikan bahwa akan diselenggarakan dalam waktu dekat beberapa kegiatan berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Misa Awal Tahun dan Refleksi/Dialog Bersama "Membedah Makna Natal". Kegiatan ini akan menghadirkan Pastor Victor sebagai pemimpin Misa dan P. William Chang sebagai narasumber bedah makna Natal. Kegiatan ini akan dilangsungkan di Aula Asrama Santo Bonaventura Sepakat Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Refleksi Awal Tahun dan Silaturahmi Bersama mengusung tema "Membangun Komitmen kaum Muda untuk Kalimantan Barat (teta) Damai" dengan akan menghadirkan pembicara: DR. P. William Chang (Agamawan), DR. Yusriadi (Akademisi), H. Nur Iskandar, SP (Praktisi Media), Leili Chainur (Dir Gemawan/aktivis NGO), Gubernur Kalbar dan Waloikota Pontianak.&lt;br /&gt;Bagi kawan-kawan yang berminat, silahkan hadir. Moment ini juga disampaikan kepada para alumni PMKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. LKK PMKRI Pontianak, rencananya akan di laksanakan Februari 2009. Untuk waktu lebih kanjut nanti akan disampaikan. Karena untuk sementara lebih fokus pada kedua acara tersebut.&lt;br /&gt;Terima kasih buat kawan2 Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Palangkaraya, Bengkayang yang telah menghubungi untuk ikut LKK di Pontianak. Kabar nya nanti akan kita sampaikan. terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;PMKRI Pontianak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-1861763616400498822?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/1861763616400498822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=1861763616400498822&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1861763616400498822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1861763616400498822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2009/01/info-kegiatan-januari-2009.html' title='Info Kegiatan Januari 2009'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-251742436459936216</id><published>2008-11-17T20:52:00.000-08:00</published><updated>2008-11-17T20:59:11.894-08:00</updated><title type='text'>Rekrut Anggota Baru II</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bertempat di Wisma Harun tanggal 7 hingga 9 November 2008 lalu, PMKRI Pontianak Santo Thomas More kembali menyelenggarakan rekrutment anggota baru untuk yang kedua kalinya dalam kepengurusan periode 2008-2009. Kegiatan ini diikuti sedikitnya sebanyak 23 peserta dari beberapa perguruan tinggi di Pontianak.&lt;br /&gt;Bertindak sebagai Ketua Panitia Erasmus Canaga Antutn, Sekretaris Igil dan Bendahara Sito. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-251742436459936216?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/251742436459936216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=251742436459936216&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/251742436459936216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/251742436459936216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/11/rekrut-anggota-baru-ii.html' title='Rekrut Anggota Baru II'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5996611561232955438</id><published>2008-10-25T23:51:00.000-07:00</published><updated>2008-10-25T23:59:05.088-07:00</updated><title type='text'>DIALOG PUBLIK PMKRI PONTIANAK</title><content type='html'>Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonsia (PMKRi) Santo Thomas More Pontianak, pada Selasa, 21 Oktober 2008 lalu menggelar Dialog Publik dengan tajuk "Pro-kntra Golput dalam Pelaksanaan pesta Demokrasi". Kegiatan yang menghadirkan sejumlah kaangan dari beragam latar belakang ini dilangsungkan di Rektorat Universitas Tanjungpura Pontianak, Jalan Ahmad yani. Sedikitnya, ada lima panelis sebagai narasumber; Viryan Aziz, SE, MM (KPUD Kota Pontianak), Firbertus Iphur, DJ, SH (Direktur Lembaga Pendidikan Pergerakan Rakyat/ELPAgaR), Ori fahriansyah, S.Ip (Akademisi, Dosen dan pengamat Politik FISIP Untan), dr. Karolin MN (Aktivis kepemudaan sayap Partai) dan Hendrikus Adam (Ketua PMKRI santo Thomas More Pontianak).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada acara yang diformat dalam bentuk Talk Show ini, Dwi Safriyanti, SH, MH bertindak sebagai presenter yang pada akhir dari acara ini disimpulkan oleh Drs. Paulus Florus yang juga sebagai Dewan Pertimbangan PMKRI Pontianak periode 2008-2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5996611561232955438?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5996611561232955438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5996611561232955438&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5996611561232955438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5996611561232955438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/10/dialog-publik-pmkri-pontianak.html' title='DIALOG PUBLIK PMKRI PONTIANAK'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-1033057775583508418</id><published>2008-10-25T23:42:00.000-07:00</published><updated>2008-10-25T23:51:15.705-07:00</updated><title type='text'>Pengumuman Pemenang Lomba</title><content type='html'>Bertempat di Rektorat Universitas Tanjungpura Pontianak Lantai III, telah dilangsungkan Pembcaan Pengumuman Pemenang Lomba Menulis Suerat Cinta untuk Lingkungan dan Perdamaian yang diselenggarakan PMKRI Santo Thomas More Pontianak. Kegiatan ini sendiri dilangsungkan dalam rangka Diesnatalis pMKRI Pontianak yang diprakarsai sejak tanggal 26 Maret 1961, Diesnalatis PMKRI nasional sejak 25 Mei 1947, dan Hari Lingkungan Hidup 5 Juni 2008.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini diselenggarakan bersamaan dengan Dialog Publik PMKRI Pontianak bertema "PRO KONTRA GOLPUT DALAM PELAKSANAAN PESTA DEMOKRASI". Adapun pemenang dari lmba menulis tersebut diantaranya: Juara I, diraih oleh N.D. Rio Parera (Mahasiswa Universitas Tanjungpura/FKIP Untan), Juara II diraih oleh Shanty Sofiarly Sagala (Mahasiswa Universitas Indonesia, asal Medan) dan juara III diraih oleh Yustinus Eko Julianto, Mahasiswa Fakultas Pertanian Untan Pontianak. &lt;br /&gt;Adapun para dewan juri yang telah ditetapkan sebelumnya oleh penyelenggara diantaranya; Asriyadi Alexander Mering, SH (Redaktur di Harian Borneo Tribune), Edi V Petebang, S.Sos (Mantan Pimred majalah Kalimantan Review) dan Yohanes Supriyadi, SE (Aktivis YPPN, Direktur palma Institute).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-1033057775583508418?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/1033057775583508418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=1033057775583508418&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1033057775583508418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1033057775583508418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/10/pengumuman-pemenang-lomba.html' title='Pengumuman Pemenang Lomba'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5918949792587023869</id><published>2008-09-20T02:05:00.000-07:00</published><updated>2008-09-20T02:14:55.242-07:00</updated><title type='text'>Event Lomba Menulis di umumkan Oktober 2008</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menindaklanjuti event lomba menulis yang diselenggarakan PMKRI Santo Thomas More Pontianak yang dijadualkan berakhir tanggal &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;25 September&lt;/span&gt; bulan ini, maka naskah yang telah masuk dalam waktu secepatnya juga akan diserahkan kepada para dewan juri untuk diberikan penilaian. Berkenaan dengan hal tersebut, bagi kawan-kawan yang masih berminat silahkan kirim naskah lomba kepada panitia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tahapan akhir, bulan Oktober awal diharapkan telah ditentuka para pemenang lombanya. Dan bersamaan dengan penyerahan kenangan bagi para peserta lomba menulis dan lomba catur yang diadakan, PMKRI Pontianak juga akan menggelar Dialog Publik mengusung tema "&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pro-Kontra GOLPUT dalam pelaksanaan Pesta Demokrasi&lt;/span&gt;" Informasi lebih lanjut atas kegiatan ini akan disampaikan kemudian. Salam hangat...dan bagi kawan-kawan serta segenap umat Muslim kami sampaikan "SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA, KIRANYA SENANTIASA DIBERKATI OLEH TUHAN YANG MAHA ESA"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5918949792587023869?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5918949792587023869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5918949792587023869&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5918949792587023869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5918949792587023869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/09/event-lomba-menulis-di-umumkan-oktober.html' title='Event Lomba Menulis di umumkan Oktober 2008'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-8960361375488943384</id><published>2008-08-24T03:06:00.000-07:00</published><updated>2008-08-24T03:19:38.394-07:00</updated><title type='text'>LOmba Menulis di Perpanjang hingga 25 SEPTEMBER 2008</title><content type='html'>Perhimpunn Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More Pontianak memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran lomba Menulis Surat Cinta untuk Lingkungan dan Perdamaian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLE0-cw2cCI/AAAAAAAAAHs/M9dbQmgMc90/s1600-h/SPANDUK%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLE0-cw2cCI/AAAAAAAAAHs/M9dbQmgMc90/s320/SPANDUK%5B1%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238026089086218274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Batas akhir yang sebelumnya ditetapkan pada tanggal 25 Agustus 2008, kini di perpanjang hingga tanggal 25 SEPTEMBER 2008. Silahkan kirim naskah anda ke sekretariat PMKRI Pontianak Jalan Imambonjol atau kirim via email pmkripontianak@yahoo.com. Sertai dengan poto copy identitas diri (mhs dan pelajar). CP; 085282045007 (Corry), 081345017845 (Jon), 085245856009 (Tony), 085245846519 (Ratno).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-8960361375488943384?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/8960361375488943384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=8960361375488943384&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/8960361375488943384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/8960361375488943384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/08/lomba-menulis-di-perpanjang-hingga-25.html' title='LOmba Menulis di Perpanjang hingga 25 SEPTEMBER 2008'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLE0-cw2cCI/AAAAAAAAAHs/M9dbQmgMc90/s72-c/SPANDUK%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-7135397798537478988</id><published>2008-08-01T03:16:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T06:17:56.816-08:00</updated><title type='text'>Merah Putih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SJLk5mSIAFI/AAAAAAAAAHk/pj4RwYp9z5s/s1600-h/merahputih.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SJLk5mSIAFI/AAAAAAAAAHk/pj4RwYp9z5s/s400/merahputih.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229493795510812754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merah....&lt;br /&gt;Putih....&lt;br /&gt;Merah putih warna benederaku,&lt;br /&gt;Bendera bangsaku,&lt;br /&gt;Bendera kebanggaan negeri kita&lt;br /&gt;Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benderaku dan bendera kita semua...&lt;br /&gt;Yang telah di tebus dengan "darah" perjuangan&lt;br /&gt;Darah pengorbanan mereka yang layak ditiru&lt;br /&gt;Mereka yang mengabdi untuk bangsa ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai negeriku...&lt;br /&gt;63 tahun sudah engkau di kumandangkan bebas dari kaum penjajah&lt;br /&gt;Kini, usiamu telah bertambah&lt;br /&gt;Merdeka negeri ini?&lt;br /&gt;Merdeka wargamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna kesedihan rakyatmu...&lt;br /&gt;Warna kepedihan derita anak negerimu...&lt;br /&gt;Masih belum hilang kini&lt;br /&gt;Penjajahan dulu kini berubah wajah&lt;br /&gt;Namun Indonesia harus tetap satu dan utuh dalam bingkai Keberagamannya&lt;br /&gt;Untuk mu Indonesiaku...&lt;br /&gt;Dirgahayu ke-63 Negeri ku &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Agustus 2008&lt;br /&gt;by. Generasimu...(Dham)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-7135397798537478988?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/7135397798537478988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=7135397798537478988&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7135397798537478988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7135397798537478988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/08/merah-putih.html' title='Merah Putih'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SJLk5mSIAFI/AAAAAAAAAHk/pj4RwYp9z5s/s72-c/merahputih.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-1332851913415995525</id><published>2008-07-26T00:40:00.001-07:00</published><updated>2008-12-10T06:17:57.465-08:00</updated><title type='text'>LOMBA MENULIS PMKRI Hingga 25 Agustus</title><content type='html'>Bersamaan dengan ini kami sampaikan kepada para stakeholders, bahwa Lomba Menulis PMKRI Santo Thomas More Pontianak yang mengangkat tema : Menulis Surat Cinta untuk Lingkungan dan Perdamaian, kami perpanjang hingga tanggal 25 Agustus 2008. &lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini masih dibuka pendaftarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SJLS4JX1r2I/AAAAAAAAAHE/g3ogkhXJ2IQ/s1600-h/SPANDUEK.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SJLS4JX1r2I/AAAAAAAAAHE/g3ogkhXJ2IQ/s320/SPANDUEK.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229473979360980834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kawan/rekan yang berminat silahkan kirim via email ke pmkripontianak@yahoo.com atau kirim langsung ke Margasiswa PMKRI Pontianak, Jalan Imam Bonjol 338 Pontianak (Sampng Hotel Muslim).&lt;br /&gt;Untuk informais lebih lanjut, silahkan baca pada posting sebelum naskah ini. Terima kasih.(Silahkan lihat naskah dibawahnya).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-1332851913415995525?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/1332851913415995525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=1332851913415995525&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1332851913415995525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1332851913415995525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/07/lomba-menulis-di-perpanjang.html' title='LOMBA MENULIS PMKRI Hingga 25 Agustus'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SJLS4JX1r2I/AAAAAAAAAHE/g3ogkhXJ2IQ/s72-c/SPANDUEK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-614107896775113896</id><published>2008-06-23T03:03:00.001-07:00</published><updated>2008-12-10T06:17:58.218-08:00</updated><title type='text'>Maria Restu Hapsari, Kunjungi Marga PMKRI Pontianak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SGnvhRcE7LI/AAAAAAAAAGc/YS4Iud2zfmY/s1600-h/kunjungi+marga+pontianak.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SGnvhRcE7LI/AAAAAAAAAGc/YS4Iud2zfmY/s320/kunjungi+marga+pontianak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217964998181317810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (KP PP PMKRI) Santo Thomas Aquinas Periode 2002-2004, pada hari ini, Senin, 23 Juni 2008 bertandang ke Margasiswa PMKRI Santo Thomas More Pontianak, Kalimantan Barat. Kehadiran Mbak restu, demikian sapaan akrabnya dalam kerangka bersilaturahmi dengan Pengurus dan Anggota PMKRI di Bumi Khatulistiwa ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadirannya sekitar pukul 13.30 wib disambut Ketua Presidium PMKRI Pontianak beserta jajaran pengurus serta anggota. Dalam kesempatan kunjungan kali ini, beliau menyempatkan diri berkunjung ke margasiswa PMKRI Pontianak yang memang telah lama tidak dikunjungi. Bukan hanya itu, beliau juga hadir di Pontianak dalam kerangka menyampaikan materi perkenalan Taruna Marah Putih bagi para kader salah satu partai besar didaerah ini yang sedang melangsungkan Rakerda di Gedung Pontianak Convention Center (PCC). &lt;br /&gt;Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Maria Restu Hapsari mencoba sharing kepada kawan-kawan PMKRI Pontianak seputar gerakan mahasiswa, khususnya mengenai eksistensi PMKRI. Meski acara ini berlangsung tidak formal, namun sangat menarik untuk disimak bersama, terlebih dengan berbagai wacana akhir-akhir ini yang berkembang seputar PMKRI. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertemu Kelompok Cipayung&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SGnyFyqTDJI/AAAAAAAAAGs/SJBROjGnuRA/s1600-h/photo+bersama+restu.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SGnyFyqTDJI/AAAAAAAAAGs/SJBROjGnuRA/s320/photo+bersama+restu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217967824597879954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 24 Juni 2008 sekitar pukul 12.00 Wib hingga selesai, bertempat di RM Handayani kawasan Muesum Negeri (MUseum Propinsi) Kalimantan Barat, Maria Restu Hapsari dengan difasilitasi Hendrikus Adam (Ketua Presidium PMKRI Pontianak) bertemu kawan-kawan kelompok Cipayung. Beberapa orang yang hadir adalah perwakilan dari masing-maisng organisasi yakni PMKRI Pontianak (Hendrikus Adam, Corryna Allen, Jon Minggus), HMI (Juni Wardana/ketum dan Wahyu H (Sekum), GMKI (Stefanus Wiwin dan rekan), GMNI (Wahyu) dan PMII (Syuaib).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan ini menjadi ajang untuk melepas kerinduan bersama kawan-kawaan Cipayung di Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-614107896775113896?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/614107896775113896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=614107896775113896&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/614107896775113896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/614107896775113896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/06/maria-restu-hapsari-kunjungi-marga.html' title='Maria Restu Hapsari, Kunjungi Marga PMKRI Pontianak'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SGnvhRcE7LI/AAAAAAAAAGc/YS4Iud2zfmY/s72-c/kunjungi+marga+pontianak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-8746435805095021370</id><published>2008-06-21T22:35:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T06:17:58.438-08:00</updated><title type='text'>PMKRI Pontianak bertandang ke KMK Untan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang kedua kalinya setelah Sabtu 14 Juni 2008 lalu mengunjungi Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Santo Agustinus Pontianak,pada Sabtu 21 Juni lalu, Pengurus beserta anggota Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas MOre Pontianak kembali mengunjungi wadah basis mahasiswa di kampus. Kunjungan kali ini ditujukan ke Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Universitas Tanjungpura Pontianak yang beralamat di Jalan M.Issa Kompleks Unit Kegiatan Mahasiswa Untan.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SF9zeBiVZ8I/AAAAAAAAAGU/78TIGsHC90M/s1600-h/bareng.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SF9zeBiVZ8I/AAAAAAAAAGU/78TIGsHC90M/s320/bareng.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215013853164038082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam kunjungan yang dilakukan sekitar pukul 15.00 wib itu, format agenda kunjungan sedikit berbeda dengan kunjungan sebelumnya. Dimana pada kesempatan ini, Hendrikus Adam selaku Ketua Presidium PMKRI Pontianak beserta rekan-rekannya disambut Ketua KMK Untan, Hugo (Mhs. Ekonomi Untan) bersama jajaran pengurus KMK. Turut serta pula alumni KMK Untan dan juga anggota PMKRI, Stefanus Teddy, SE. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran kru PMKRI disambut hangat. Sessi pertama dalam kesempatan ini diawali dengan lantunan doa oleh perwakilan KMK Untan, dilanjutkan dengan perkenalan dan pengenalan singkat masing-masing organisasi. Dalam hal ini Hugo (Ketua KMK Untan) terlebih dahulu memperkenalkan organisasi KMK Untan, selanjutnya disusul Hendrikus Adam (Kapres PMKRI Pontianak) yang juga turut memperkenalkan sekilas mengenai PMKRI.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SF9xkWTMBbI/AAAAAAAAAGM/e8ndV9j21Zo/s1600-h/oke.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SF9xkWTMBbI/AAAAAAAAAGM/e8ndV9j21Zo/s320/oke.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215011762793612722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut dalam pertemuan ini, PMKRI mengutarakan maksud dan tujuan kehadirannya atas kunjungan yang dilakukan. Meski sebelumnya melalui surat pemberitahuan telah disampaikan, Rekan-rekan KMK kembali bertanya mengenai kehadiran kawan-kawan PMKRI bertandang di KMK. Dalam kesempatan ini lantas dijelaskan maksud dan tujuan kunjungan yang diantaranya adalah; sebagai media untuk senantiasa membangun kumunikasi antar mahasiswa katolik, sebagai media untuk saling mengenal dan memperkenalkan wadah maisng-maisng serta sebagai media untuk saling bersilaturahmi antar sesama saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, kegiatan sederhana ini menjadi menarik. Karena juga dilakukan sharing dan diskusi seputar persoalan baik internal maupun eksternal. Tidak ada hasil yang begitu kongkrit dari diskusi tersebut, karena memang dalam agenda tidak dirancang secara khusus melalui materi yang disepakati bersama. Namun demikian, melalui kegiatan ini kedua belah pihak memandang bahwa pertemuan melalui kunjungan ini begitu positif, terlebih dengan semakin banyaknya berbagai program kerja dari masing-masing organisasi, sehingga komunikasi menjadi penting untuk terus digalakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PMKRI seperti disampaikan Ketua Presidium, Hendrikus Adam akan senantiasa membuka diri bagi siapapun yang ingin bekerjasama dalam hal yang posotif. Kedepan juga masih diagendakan bahwa PMKRI Pontianak merencanakan untuk terus melakukan kunjungan dibeberapa kampus basis mahasiswa di lingkungan Pontianak. Kunjungan kali ini diakhiri pula dengan doa, selanjutnya dilangsungkan rangkaian photo bersama di depan sekretariat KMK Untan Pontianak. (photonya menyusul).Selamat berturne...berkat Tuhan Yesus Kristus menyertai.&lt;br /&gt;Pro ecclesia et Patria.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-8746435805095021370?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/8746435805095021370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=8746435805095021370&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/8746435805095021370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/8746435805095021370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/06/pmkri-pontianak-bertandang-ke-kmk-untan.html' title='PMKRI Pontianak bertandang ke KMK Untan'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SF9zeBiVZ8I/AAAAAAAAAGU/78TIGsHC90M/s72-c/bareng.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-3157943791706424799</id><published>2008-06-17T00:16:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T06:17:58.627-08:00</updated><title type='text'>Pendaftara Lomba Menulis PMKRI di Perpanjang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SJLeF9oS-gI/AAAAAAAAAHc/7C_rlZCwmTs/s1600-h/SPANDUK.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SJLeF9oS-gI/AAAAAAAAAHc/7C_rlZCwmTs/s320/SPANDUK.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229486311354857986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menulis Surat Cinta untuk Lingkungan dan Perdamaian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guna menyongsong diesnatalisnya (PMKRI Pontianak) yang ke-47 (dirintis 26 Maret 1961), dan Diesnatalis PMKRI ke-61 (25 Maret 1961) serta mengenang Hari Lingkungan Hidup pada tanggal 5 Juni 2008 lalu, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More Cabang Pontianak menyelenggarakan event lomba; Menulis Surat Cinta untuk Lingkungan dan Perdamaian. Lomba ini diperuntukkan bagi kalangan pelajar (SMU-K/sederajat) dan Mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Barat dan luar Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kegiatan ini telah dibuka pendaftarannya hingga batas akhir pengumpulan naskah oleh peserta kepada penyelenggara pada tanggal 25 Agustus 2008. Peserta yang akan mengikuti lomba diharapkan melampirkan fotokopi kartu identitasnya (KTS/KTM) pada naskah lomba (surat cinta yang akan diperlombakan) dan mengirimkannya pada penyelenggara ke Margasiswa PMKRI Pontianak, Jalan Imam Bonjol 338 (Samping Hotel Muslim), dan atau silahkan kirim memalui email (soft copy) ke alamat pmkripontianak@yahoo.com. Adapun kriteria naskah yang akan diperlombakan meliputi; 1) sejalan dengan visi PMKRI; “Terwujudnya keadilan sosial, kemanusiaan dan persaudaraan sejati, 2) merupakan hasil karya sendiri (orisinil) dan tidak pernah diperlombakan/belum pernah dimuat dalam media massa, 3) batas minimal 750 kata, 4) Naskah berangkat dari inspirasi realitas social (boleh dalam bentuk pengalaman pribadi), 5) ada kesesuaian antara naskah dengan judul atau atau topik surat yang diangkat. Naskah diantara langsung pada penyelenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuhnya sikap kritis dan proaktif generasi muda Kalbar khususnya dan generasi muda Indonesia umumnya dalam merespon persoalan-persoalan sosial kemasyarakatan, terutama dalam kaitannya dengan kecintaan terhadap kondisi lingkungan dan pentingnya mewujudkan perdamaian dimasyarakat kita yang terdiri dari beraneka regam suku, agama dan budaya. Naskah setiap peserta yang terkumpulkan, akan dirangkum dalam “buku”; Bunga Rampai Surat Cinta Untuk Lingkungan dan Perdamaian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba Menulis di Perpanjang hingga 25 Agustus 2008&lt;br /&gt;Event lomba yang digelar Perhimpunan Mahasiswa katolik republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More Pontianak kembali diperpanjang masa waktu pendaftarannya. Perlu diketahui bersama bahwa event dalam rangka menyongsong diesnatalis PMKRI dan Peringatan Hari Lingkungan Hidup (5 Juni 2008) ini di perpanjang masa pendaftarannya hingga hari kamis, tanggal 25 Agustus 2008. Kegiatan ini digerar untuk kalangan pelajar dan mahasiswa di Kalimantan Barat dan luar Kalbar. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Penyelenggara ke alamat Jalan imam Bonjol Nomor 338 Pontianak kalimantan barat atau ke email; pmkripontianak@yahoo.com/pmkri.ptk@gmail.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Undangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nomor : 25/DPC/III-A/07/2008  Pontianak, 20 Juli 2008&lt;br /&gt;Lamp : -&lt;br /&gt;Hal : Undangan Lomba &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Yth,&lt;br /&gt;Bapak/Ibu, Saudara/i……………………………………….&lt;br /&gt;Di – &lt;br /&gt; Tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hormat,&lt;br /&gt;Guna menindaklanjuti rangkaian perayaan Paskah dan Dies Natalis PMKRI Pontianak ke-47 dan dalam rangka menyongsong Diesnatalis PMKRI Nasional (ke-61) pada 25 Mei 2008 serta Peringatan Hari Lingkungan Hidup (5 Juni 2008), maka dengan ini kami memberitahukan sekaligus mengundang Bapak/Ibu, saudara/i untuk dapat menyampaikan kepada (mengutus) anggota/mahasiswa/siswa-i nya agar dapat berpartisipasi dan ikut serta dalam kegiatan Lomba Menulis Surat Cinta Untuk Lingkungan dan Perdamaian yang diselenggarakan oleh PMKRI Santo Thomas More Pontianak. Adapun Batas akhir mengumpulkan surat cinta (dalam bentuk print dan file doc) yang akan diperlombakan kepada penyelenggara pada tanggal 25 Agustus 2008 sertai dengan foto copy identitas diri (KTM/Kartu Pelajar). Adapun kriteria umum naskah surat yang akan diperlombakan sedikitnya memuat ketentuan berikut:&lt;br /&gt;1. Sejalan dengan visi PMKRI “Terwujudnya Keadilan Sosial, Kemanusiaan dan Persaudaraan Sejati”&lt;br /&gt;2. Kesesuaian antara naskah dengan judul/topik yang diangkat.&lt;br /&gt;3. Merupakan karya sendiri (orisinal) dan belum pernah diperlombakan dan atau belum pernah dimuat dimedia massa.&lt;br /&gt;4. Naskah berangkat dari realitas sosial (boleh dalam bentuk pengalaman pribadi).&lt;br /&gt;5. Jumlah minimal 750 kata&lt;br /&gt;6. Naskah diantar langsung ke panitia dalam bentuk print dan file document. Naskah dalam bentuk file dapat dikirim via Email;      pmkripontianak@yahoo.com&lt;br /&gt;7. Naskah yang telah dikirim menjadi hak milik panitia sepenuhnya dan akan dinilai tiga naskah surat terbaik oleh Dewan Juri. Naskah hasil Karya peserta akan diseleksi dan bakal dirangkum dalam ”BUKU” bunga rampai surat cinta untuk lingkungan dan perdamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian surat ini disampaikan, atas perhatian dan kesediaanya serta kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;PRO ECCLESIA ET PATRIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEWAN PIMPINAN CABANG&lt;br /&gt;PERHIMPUNAN MAHASISWA KATOLIK REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;SANTO THOMAS MORE CABANG PONTIANAK&lt;br /&gt;PERIODE 2008-2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendrikus Adam     Corryna Allen&lt;br /&gt;Ketua Presidium     Sekretaris Jenderal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Setiap peserta yang menyampaikan naskahnya pada penyelenggara, akan mendapatkan sertifikat Lomba. Peserta di Luar kalbar yang berminat, dibolehkan turutserta dalam event ini. CP: 085245251907&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-3157943791706424799?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/3157943791706424799/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=3157943791706424799&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/3157943791706424799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/3157943791706424799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/06/info-lomba-menulis-terbaru.html' title='Pendaftara Lomba Menulis PMKRI di Perpanjang'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SJLeF9oS-gI/AAAAAAAAAHc/7C_rlZCwmTs/s72-c/SPANDUK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-3788810019901825130</id><published>2008-06-16T23:19:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T06:17:58.909-08:00</updated><title type='text'>PMKRI Pontianak Kunjungan Persahabatan ke STP</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SFiRYaU3KrI/AAAAAAAAAF0/91Vjh4-8XzU/s1600-h/team+volley.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SFiRYaU3KrI/AAAAAAAAAF0/91Vjh4-8XzU/s200/team+volley.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213076417251060402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;PMKRI Pontianak Santo Thomas More Sabtu, 14 Juni 2008 lalu melakukan kunjungan ke Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Santo Agustinus Pontianak, kalimantan Barat. Kegiatan yang merupakan kunjungan perdana PMKRI bagi warga di lingkungan kampus Pontianak ini disambut hangat oleh Keluarga besar STP Santo Agustinus. Beragam kegiatan digelar pada moment kunjungan yang diawali dengan sambutan dari Ketua STP, Drs. Andreas Muhroetin, M.Si. Turut hadir Puket III STP, Martinus, S.Ag, Ketua Senat Mahasiswa STP, Sumantri serta ratusan mahasiswa/i STP.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SFiLfv-t4HI/AAAAAAAAAFs/0YqiTXBNYh0/s1600-h/PIC_6730.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SFiLfv-t4HI/AAAAAAAAAFs/0YqiTXBNYh0/s200/PIC_6730.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213069946253074546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping saling memperkenalkan kedua lembaga (PMKRI oleh Hendrikus Adam/Ketua Presidium PMKRI Pontianak, dan perkenalan STP oleh Martinus, S.Ag/Puket III STP Bidang kemahasiswaan), juga dirangkai dengan kuliah Umum dengan tema; "Membangun Tradisi Tulisan bagi kaum Muda." Kuliah Umum menghadirkan dua orang penyaji yakni Asriyadi Alexander Mering, SH (Tribune Institute) dan Elias Ngiuk, S.Sn (Pimred Majalah Kalimantan Review). Usai penyempaian materi kuliah umum oleh kedua penjayi, dilanjutkan dengan oleh raga bola volley bersama antara kader PMKRI Pontianak-mahasiswa STP. Sedangkan materi "pesan Lingkungan" yang direncanakan bakal disampaikan oleh perwakilan WALHI Kalbar yang turut serta mendukung rangkaian kunjungan Persahabatan PMKRI Pontianak ini, berhalangan hadir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan volley bersama menjadi babak finish dari seluruh rangkaian Kunjungan Persahabatan PMKRI Pontianak ke STP Santo Agustinus Pontianak. Kegiatan ini terselenggaran atas dukungan tribune Institute, majalah Kalimantan Review dan WALHI Kalbar, serta juga atas sambutan antusias dari keluarga besar STP. "Saya berharap kunjungan PMKRI ini bukan menjadi yang terakhir, dan pintu STP selalu terbuka untuk agenda berikutnya," tandas Martinus, S.Ag, Puket III di ujung Perjumpaan menjelang perpisahan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-3788810019901825130?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/3788810019901825130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=3788810019901825130&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/3788810019901825130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/3788810019901825130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/06/pmkri-pontianak-kunjungan-persahabatan.html' title='PMKRI Pontianak Kunjungan Persahabatan ke STP'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SFiRYaU3KrI/AAAAAAAAAF0/91Vjh4-8XzU/s72-c/team+volley.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-7682150986947788352</id><published>2008-05-28T23:02:00.000-07:00</published><updated>2008-05-28T23:10:00.206-07:00</updated><title type='text'>Awal Mabim dan Perayaan HUT PMKRI ke-61</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;MInggu, 25 Mei 2008 lalu adalah tahapan awal bagi penyelenggaraan Masa Bimbingan (Mabim) di bagi anggota muda PMKRI Pontianak. Moment bertepatan dengan tanggal tersebut menjadi begitu istimewa. Betapa tidak, disamping mengadakan pembukaan Mabim, juga dirangkai dengan acara bersih-bersih marga. Selanjutnya dilakukan ritual peringatan Ulang tahu PMKRI yang ke-61. Acara ini berlangsung sangat sederhana dan spontan, namun tentu saja tanpa kehilangan makna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa 25 Mei 1947 kembali dikenang bersama pengurus dan anggota muda PMKRI Pontianak. Pada tangga tersebut juga salah satu kader PMKRI Pontianak yakni saudara Mikael Dhodik melangsungkan pernikahannya di Sintang. Usai merayakan syukuran sederhana dalam rangka HUT PMKRI tersebut, pengurus dan anggota pMKRI pontianak pun mengikuti perayaan HUT Asrama Santo Bonaventura ke-20 yang berlangsung pada hari yang sama. Sungguh istimewa saat itu...Dirgahayu buat semuanya.....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-7682150986947788352?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/7682150986947788352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=7682150986947788352&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7682150986947788352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7682150986947788352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/05/awal-mabim-dan-perayaan-hut-pmkri-ke-61.html' title='Awal Mabim dan Perayaan HUT PMKRI ke-61'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-1567274605637400698</id><published>2008-05-28T22:59:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T06:17:59.384-08:00</updated><title type='text'>Turut Meriahkan PGD ke-22</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhimpunan Mahasiswa Katolik republik Indonesia (PMKRI) Pontianak Santo Thomas More 81-24 Mei 2008 lalu turut memeriahkan terselenggaranya Pekan gawai Dayak (PGD) ke-22 yang berlangsung di Rumah Betang Jalan Sutoyo Pontianak. Kegiatan yang merupakan bagian promosi wisata budaya Dayak Kalimantan di Pontianak ini merupakan event tahunan yang diikuti berbagai sanggar kesenian dan berbagai stakeholders. &lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SFiZEOQzi7I/AAAAAAAAAF8/19ggKFA-C7c/s1600-h/stand.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SFiZEOQzi7I/AAAAAAAAAF8/19ggKFA-C7c/s320/stand.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213084866508458930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PMKRI Pontianak, menjadi salah satu pihak yang turut serta dengan mendirikan Stand di sekitar lokasi yang telah disediakan Panitia penyelenggara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Rekomendasi PMKRI Pontianak Untuk PGD Tahun 2008&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nomor : 022/DPC/III-E/06/2008  Pontianak, 24 Juni 2008&lt;br /&gt;Lamp : -&lt;br /&gt;Hal : Ucapan Terima Kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Yth,&lt;br /&gt;Panitia Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-22 Tahun 2008&lt;br /&gt;Di – &lt;br /&gt; Tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hormat,&lt;br /&gt;Bersamaan dengan telah berakhirnya rangkaian pelaksanaan pekan Gawai Dayak (PGD) yang ke-22 yang diselenggarakan pada tanggal 18-24 Mei 2008 dan sebagai bagian yang telah berpartisipasi guna memeriahkan berlangsungnya Pesta Ucapan Syukur atas hasil Panen masyarakat suku Dayak kepada JUBATA (Tuhan-red) dimaksud, maka dengan ini perlu disampaikan sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Pihak Panitia Penyelenggara atas kesempatan dan tempat yang diberikan kepada kami khususnya dengan memberikan lokasi STAND PMKRI Santo Thomas More Pontianak pada kesempatan tersebut.&lt;br /&gt;2. Dengan ini, kami juga menyampaikan permohonan maaf bila dalam proses pelaksanaan kegiatan ada yang kurang berkenan dari kami bagi panitia maupun berbagai pihak, segala ruang saran dan kritik yang konstruktif-positif senantiasa kami nantikan. &lt;br /&gt;3. PMKRI Santo Thomas More juga mengajak berbagai pihak, secara khusus panitia penyelenggara untuk merefleksikan berbagai hal yang menjadi kekurangan maupun kelebihan atas terselenggaranya PGD ke-22 kali ini, agar menjadi bahan pertimbangan/evaluasi untuk pelaksanaan PGD yang lebih baik kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian surat ini disampaikan sebagai bentuk apresiasi kami dengan telah disediakannya tempat stand bagi PMKRI Pontianak secara khusus. Atas perhatian dan kesediaanya serta kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;PRO ECCLESIA ET PATRIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEWAN PIMPINAN CABANG&lt;br /&gt;PERHIMPUNAN MAHASISWA KATOLIK REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;SANTO THOMAS MORE CABANG PONTIANAK&lt;br /&gt;PERIODE 2008-2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendrikus Adam     Corryna Allen&lt;br /&gt;Ketua Presidium     Wakil Sekretaris Jenderal I&lt;br /&gt;Lampiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CATATAN REKOMENDASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji syukur kepada Jubata (Tuhan) atas limpahan berkat dan rahmat-Nya, sehingga akhirnya Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-22 tahun 2008 (18-24/Mei) boleh terselenggara. Kerjasama dan kebersamaan yang terbangun oleh berbagai pihak, khususnya antar Panitia dengan berbagai stakeholder tentunya juga turut menjadikan Acara sebagai ungkapan syukur atas hasil panen pertanian (padi) ini data dilaksanakan dengan baik. Sebagai bagian dari pihak yang turut terlibat, kami selaku bagian kecil dari generasi muda warga Kalbar secara khusus menyambut baik dengan digelarnya kegiatan ini, dan tentunya kami sadari menjadi tanggungjawab bersama pula untuk menjaga dan melestarikan bagaimana kedepan upacara sebagaimana yang telah digelar boleh memberikan manfaat yang jauh lebih baik lagi. Berbagai kekurangan memang menjadi milik kita manusia dan kelebihan adalah milik-Nya, maka dari itu menjadi penting bagi kita untuk merefleksikan kekurangan yang menjadi bagian dari kelemahan kita untuk membuat kita bangkit lebih baik kedepan, khususnya dalam upaya mempromosikan aset wisata dan budaya yang merupakan khasanah suku bangsa (Dayak) di bumi Khatulistiwa ini. Berangkat dari catatan diatas, maka dengan kerendahan hati sebagai pihak yang juga turut terlibat sebagai peserta (stand-red), berikut buah pikiran yang berangkat dari niat thulus dan objektif yang menjadi rekomendasi-refleksi kami atas telah diselenggarakannya PGD ke-22 tahun 2008;&lt;br /&gt;1. Tidak dipungkiri pula PGD yang merupakan sebagai bagian dari bentuk ungkapan syukur kepada Jubata (Tuhan), juga merupakan media untuk melestarikan dan mengembangkan khasanah budaya kita (dayak) serta sebagai media promosi aset Wisata Budaya yang niatnya adalah bagaimana dapat diketahui/disaksikan oleh banyak orang dengan latar belakang yang berbeda, secara khusus tentunya diharapkan dapat ketahui oleh warga suku dayak sendiri. Dalam kaitannya dengan intensitas kehadiran mereka, maka persoalan biaya parkir kedepan perlu untuk dipertimbangkan. Hal ini perlu dipertimbangkan mengingat dari berbagai masukan yang kami terima, kebanyakan para pengunjung merasa mengeluh dengan jumlah biaya parkir yang dipatok. Ini juga penting untuk menjaga agar tidak ada kesan ritual PGD yang sakral dan harusnya berwibawa, justeru dianggap sinis sebagai Ajang Bisnis oleh sebagian orang (lantas mengeneral).&lt;br /&gt;2. Pelaksanaan dari awal hingga akhir (pembukaan-penutupan), khususnya mengenai Penutupan rangkaian PGD yang berbeda dengan lokasi awal beberapa waktu lalu harus diakui telah “melukai” perasaan berbagai pihak, khususnya para pendiri stand serta para pengunjung lainnya yang berharap semestinya tidak dipindahkan ketempat lain. Apa lagi bila hal tersebut tidak dikomunikasikan dengan baik. &lt;br /&gt;3. Untuk biaya stand khususnya bagi kalangan yang belum berpenghasilan (mahasiswa), maka penting kiranya dipertimbangkan. Terlebih bila orientasi dari stand tersebut hanya untuk turut serta memeriahkan, dan bukan untuk mencari keuntungan (profit).&lt;br /&gt;4. Perlakuan yang tidak diskriminatif bagi para pemilik stand atas kartu parkir penting dilakukan, namun yang terjadi sepertinya tidak demikian. &lt;br /&gt;5. Beberapa point sebagaimana disebutkan diatas, kiranya penting untuk dipikirkan kedepan sehingga PGD yang juga sebagai media “perekat-pemersatu-kebersamaan” antar sesama (dayak khususnya) ini dapat sungguh-sungguh menjadi kebanggaan dan milik bersama yang pantas untuk terus dijaga dan dilestarikan keberadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian catatan rekomendasi sebagai buah pikiran ini kami sampaikan. Catatan ini tentunya bukanlah sebuah kemutlakan untuk didengarkan, apa lagi diikuti, namun ini hanyalah sebuah bentuk pemikiran kami sebagai bentuk “kontribusi” pemikiran refleksi bersama yang semoga saja dapat menjadi wacana kita untuk melangkah kedepan. Mohon maaf atas segala kesalahan-kekurangan kami, kiranya Tuhan senantiasa memberkati apa yang telah dilaksanakan. Sukses dan Jaya Selalu untuk PGD. Pro Ecclesia et patria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bersambung)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-1567274605637400698?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/1567274605637400698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=1567274605637400698&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1567274605637400698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1567274605637400698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/05/turut-meriahkan-pgd-ke-22.html' title='Turut Meriahkan PGD ke-22'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SFiZEOQzi7I/AAAAAAAAAF8/19ggKFA-C7c/s72-c/stand.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-2288247092900290806</id><published>2008-05-13T05:26:00.000-07:00</published><updated>2008-05-13T05:36:25.956-07:00</updated><title type='text'>Konsolidasi Perdana Bersama Anggota Muda</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, Selasa (13/mei), menjadi hari perdana bagi Pengurus dan Panitia pelaksana MPAB untuk melakukan kondilidasi bersama anggota muda yang baru saja mengikuti MPAB pada tanggal 9-11 mei 208 bertempat di Wisma Imaculata beberapa waktu lalu. Pertemuan perdana ini menjadi menarik, dimana selain informasi-informasi terbaru yang disampaikan pengurus dan panitia terkait dengan berbagai program kegiatan kedepan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, Pada hari yang bersamaan keluarga besar PMKRI Pontianak terlarut dalam kegembiraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang kader muda PMKRI Pontianak yakni Lovina merayakan ulang tahunnya yang ke-23 di margasiswa PMKRI Pontianak. Acara sederhana yang berlangsung meriah ini disambut gelak-tawa para kader perhimpunan. Kebahagiaan kembali bertambah saat dimana para kader larut dalam sharing bersama yang kali ini melantai persis di depan Show room KOMSOS, saudara Mikael Dhodik yang baru tiba mengabarkan bahwa dirinya akan melepas masa lajangnya. Undangan pernikahan yang akan dilangsungkan pada tanggal 25 Mei 2008 mendatang disampaikan bagi para hadirin. Sepertti diketahui, tanggal 25 Mei 2008 merupakan tanggal bersejarah bagi Perhimpunan (PMKRI) ini sejak pertamna kalinya berdiri. Proficiat dan selamat kepada yang berulang tahun dan selamat menempuh hidup baru kepada rekan Dhodik. PETRA.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-2288247092900290806?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/2288247092900290806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=2288247092900290806&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/2288247092900290806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/2288247092900290806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/05/konsolidasi-perdana-bersama-anggota.html' title='Konsolidasi Perdana Bersama Anggota Muda'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5117632233868778809</id><published>2008-05-12T01:03:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T06:17:59.848-08:00</updated><title type='text'>MPAB PMKRI Pontianak Berakhir</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;PerhimpunanMahasiswa Katolik RepublikIndonesia (PMKRI) Santo Thomas More Cabang Pontianak Jumat (9-11/5)lalu mengadakan rekrutmen bagi calon anggota baru. Kegiatan pendidikan Formal Berjenjang perhimpunan ini dilaksanakan di Wisma Imaculata Jalan AR. Hakim Pontianak dAN berakhir pada Minggu, 11 Mei 2008 dengan acara penutupan di Jungkat Beach. &lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SF3rzwmRX-I/AAAAAAAAAGE/4SAje06mAEs/s1600-h/joget.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SF3rzwmRX-I/AAAAAAAAAGE/4SAje06mAEs/s320/joget.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214583218016182242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sedikitnya, 17 peserta yang akhirnya memastikan diri bergabung dalam proses MPAB kali ini yang akhirnya dinyatakan sebagai anggota muda PMKRI Pontianak. Melalui kegiatan MPAB PMKRI Pontianak kali ini, disamping menyajikan materi-materi seputar PMKRI, Panitia juga menghadirkan sejumlah materi yang disampaikan pemateri ekstern. Beberapa pemateri yang hadir diantaranya; Paulus Florus (Who am I?), Nur Iskandar (Sejarah Gerakan mahasiswa),Leonardus Mulyadi(Spiritualitas Yesus sebagai Teladan gerakan), A.A.Mering (Mengenal Dunia Kepenulisan), T.A.Marajuang (Dinamika Kelompok) serta sejumlah pemateri lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari terakhir pelaksanaan MPAB di rangkai dengan "refresing" bersama antara peserta, panitia dan pengurus PMKRI Pontianak. MPAB sendiri di kepungurusan 2008-2009 dijadualkan akan dilaksanakan sebanyak dua kali. tahapan kedua rencananya akan dilaksanakan bulan Oktober-November 2008. Sedangkan penutupan MPAB dilaksanakan bertempat di pantai rekreasi Jungkat Beach. Penutupan MPAB PMKRI Pontianak ini seklaigus dilaksanaan bertepatan dengan perayaan Hari PANTEKOSTA, dimana dalam sejarah berdirinya PMKRI Nasional tanggal 25 Mei 1947,berdasarkan tawaran Romo Soegijapranata disimbolkan sebagai Turunnya TRoh Kudus atas para Mahasiswa Katolik (PMKRI). Semoga ini juga menjadi pertanda turunnya Roh Kudus ata para anggota muda PMKRI Pontianak. Proficiat.....PETRA-ROSA.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5117632233868778809?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5117632233868778809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5117632233868778809&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5117632233868778809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5117632233868778809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/05/mpab-pmkri-pontianak-berakhir.html' title='MPAB PMKRI Pontianak Berakhir'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SF3rzwmRX-I/AAAAAAAAAGE/4SAje06mAEs/s72-c/joget.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5839400275813020506</id><published>2008-05-05T09:39:00.000-07:00</published><updated>2008-05-05T09:45:53.371-07:00</updated><title type='text'>Lomba Menulis PMKRI Pontianak di Perpanjang</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Event lomb dalam rangka diesnatalis PMKRI Pontianak ke-47 kembali di perpanjang masa pendaftarannya. Bertepatan dalam rangka Diesnatalis PMKRI Nasional yang jatuh pad tanggal 25 Mei 2008 mendatang, PMKRI Pontianak memandang penting untuk kembali melnjutkn dengan membuka kesempatan bagi kawan-kawan pelajar dan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam acara lomba tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui bersama, Lomba Menulis ini merupakan satu dari dua event yang digelar PMKRI Pontianak dalam rangka diesntalisny. Adapun tema Lomb menulis ini yakni "Menulis Surat Cint Untuk Lingkungan dan Perdamaian". Bagi kawan-kawan yang berminat membuat surat cint untuk diperlombagan dalam kesempatan ini, silahkan hubungi Panitia di alamat Jalan immbonjol 338 Pontianak. Kirim naskah dalam bentuk file atau dokument print, atu bisa di kirim via email ke pmkripontianak@yahoo.com atu pmkri.ptk@gmail.com. Selamat mencoba, apapun yang anda sumbangkan buat lingkungan dan perdamain, tentu menjadi sangat berarti. salam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5839400275813020506?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5839400275813020506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5839400275813020506&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5839400275813020506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5839400275813020506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/05/lomba-menulis-pmkri-pontianak-di.html' title='Lomba Menulis PMKRI Pontianak di Perpanjang'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-7679174831377604829</id><published>2008-05-05T09:07:00.000-07:00</published><updated>2008-05-05T09:35:29.434-07:00</updated><title type='text'>Aksi Puncak May day dan Hardiknas</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, Persatuan Rakyat Kalbar (PRKB) kembali mengadkn aksinya dalam rangka May day dan Hardiknas. Kegiatan aksi massa kali ini mewrupakan "puncak" dari seluruh rangkaian kegiatan bersama yang dilakoni para elemen pro demokrasi di Kalimantan Barat. PMKRI Santo Thomas More Pontianak adalh satu dari sekian banyak elemen yang turut serta dalam aksi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam aksinya, massa menyampaikan sejumlh aspirasi. Sektor mahasiswa misalnya mengaspirasikan lebih fokus pada isu-isu seputar pendidikn diantaranya Penolakan terhadap RUU Badan Hukum Pendidikan, meminta realisasi anggaran sektor pendidikan sebesar 20% sebagaimana diamanatkan undang-undang. Disamping itu juga, meminta adanya jaminan kebebasan ruang akademik, transparnsi mengenai pengelolan nggarn bidang pendidikan. Tegakkan moralitas akademik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-7679174831377604829?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/7679174831377604829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=7679174831377604829&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7679174831377604829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7679174831377604829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/05/aksi-puncak-may-day-dan-hardiknas.html' title='Aksi Puncak May day dan Hardiknas'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-6818605799031349069</id><published>2008-05-02T06:16:00.000-07:00</published><updated>2008-05-13T05:23:23.500-07:00</updated><title type='text'>Aksi Peringatan Hardiknas Tolak BHP</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hari ini tanggal 2 mei 2008, pmKri Pontianak bersama dengan berbagai elemen yang tergabung dalam PRKB kembali mengadakan aksi dimulai pukul 09.00 wib tadi pagi di Bundaran untan Pontianak. Aksi yang sebagian besar massa kaum muda dan mahasiswa ini dimana kali ini tidak banyak bendera yang dikibarkan. Hanya bendera merah putih. aksi masa yang mengusung isu besar terkait dengan penolakan RUU badan hukum pendidikan (BHP). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mahasiswa Untan yang menggabungkan diri dengan koalisi dua mei (KODAM) melakukan aksi dengan isu yang sama. Massa mahasiswa PRKB pun turut masuk guna memberikan dukungan moril atas aspirasi mahasiswa untan yang disampaikan. dalam aksinya, massa mahasiswa Untan merasa kecewa, karena Rektor untan yang diharapkan bisa hadir justeru tidak bisa ditemui. Pihak rektorat diwakili pembantu Rektor II, Prof, DR. YC. Thambun Anyang, SH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam aksi ini tentu dapat menjadi pelajaran dan pantas direfleksikan, dimana terdengar kata-kata yang "kurang pantas" yang seharusnya tidak boleh disuarakan oleh seorang warga intelektual (mahasiswa)kepada pimpinan kampus. PMKRI Pontianak dalam hal ini tentunya tidak membenarkan ungkapan yang kurang pantas tersebut, dimana cara-cara yang elegan adalah jalan yang mestinya ditempuh oleh seorang intelektual.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-6818605799031349069?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/6818605799031349069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=6818605799031349069&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6818605799031349069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6818605799031349069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/05/aksi-peringatan-hardiknas-tolak-bhp.html' title='Aksi Peringatan Hardiknas Tolak BHP'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-1378231540862020537</id><published>2008-05-02T06:10:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T06:15:45.399-07:00</updated><title type='text'>Aksi Mei Day PRKB</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 1 Mei 2008 lalu adalah peringatan hari buruh internasional. Diberbagai belahan negara dan daerah, segenap warga tidak meninggalkan moment ini. Di Kalimantan Barat, peringatan mei day turut dikumandangkan berbagai elemen pro demokrasi yang tergabung dalam Persatuan rakyat kalimantan barat (PRKB). PMKRI Santo Thomas more pontianak, adalah salah satu elemen yang turut serta bersama puluhan elemen lainnya. aksi simpatik yang diselenggarakan kemarin, di isi dengan berbagai rangkaian diantaranya; orasi politik per elemen, pembagian selebaran, theaterical dan long mach dari bundaran untan menuju pusat perbelanjaan Mega mall, jalan ahmad yani.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-1378231540862020537?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/1378231540862020537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=1378231540862020537&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1378231540862020537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1378231540862020537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/05/aksi-mei-day-prkb.html' title='Aksi Mei Day PRKB'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-2006922468863675537</id><published>2008-05-02T06:06:00.000-07:00</published><updated>2008-05-02T06:09:38.153-07:00</updated><title type='text'>Bakal Adakan Rekrutmen Anggota Baru</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;PMKRI Santo Thomas More Cabang Pontianak dalam waktu dekat akan menggelar rekrutmen anggota baru melalui rangkaian acara Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB). Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 9 hingga 11 Mei 2008 bertemnpat di wisma imakulata pontianak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-2006922468863675537?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/2006922468863675537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=2006922468863675537&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/2006922468863675537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/2006922468863675537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/05/bakal-adakan-rekrutmen-anggota-baru.html' title='Bakal Adakan Rekrutmen Anggota Baru'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-4779168755720772618</id><published>2008-04-13T21:14:00.001-07:00</published><updated>2008-04-13T21:27:58.352-07:00</updated><title type='text'>Hari ini Final Lomba Catur PMKRI Pontianak</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tindak lanjut dari rangkaian acara Diesnatalis ke-47 PMKRI Santo Thomas More Pontianak, Minggu, 13 April 2008 kemarin dilangsungkan Technical Meeting sekaligus pertandingan perdana event lomba CATUR PMKRI Pontianak yang dilangsungkan di Margasiswa PMKRI Pontianak Jalan Imam Bonjol 338. Dalam rangkaian acara yang berlangsung mulai siank sekitar pukul 14.00 wib kemarin, Hendrikus Hendry (Mahasiswa FMIPA Untan)pada hari ini (Senin, 14/4/2008)akan 'bertarung' dengan Hendrikus Adam (Mahasiswa FISIP Untan)yang juga Ketua Presidium PMKRI Pontianak untuk memperebutkan tempat sebagai juara 1 dalam event tersebut. Sedangkan Jon Minggus (Mahasiswa STKIP PGRI Pontianak/anggota PMKRI) akan berhadapan dengan Rio Parera (Asrama Bonaventura Sepakat)untuk memperebutkan posisi sebagai juara tiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertandingan catur hari ini rencananya akan dilanjutkan pukul 14.00 Wib ditempat yang sama yakni Margasiswa PMKRI Santo Thomas MOre Cabang Pontianak. Dengan akan berakhirnya rangkaian event Catur tersebut, PMKRI Santo Thomas More Pontianak juga menggelar Lomba menulis dengan tema "SURAT CINTA UNTUK LINGKUNGAN DAN PERDAMAIAN". Berdasarkan kesepakatan Panitia, rangkaian acara ini perpanjang masa pendaftarannya. Event lomba menulis yang di prioritaskan bagi kalangan mahasiswa dan pelajar ini menerima hasil naskah dari peserta yang akan diperlombakan dengan batas waktu hingga tanggal 30 April 2008. Naskah yang akan di perlombakan dapat disampaikan langsung ke Panitia dalam bentuk file dan dokument hasil print. Naskah dalam bentuk file juga dapat dikirim langsung melalui email PMKRI Pontianak dengan alamat &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pmkripontianak@yahoo.com&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-4779168755720772618?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/4779168755720772618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=4779168755720772618&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4779168755720772618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4779168755720772618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/04/hari-ini-final-lomba-catur-pmkri.html' title='Hari ini Final Lomba Catur PMKRI Pontianak'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-452535461848457799</id><published>2008-04-08T01:08:00.001-07:00</published><updated>2008-04-08T01:11:54.604-07:00</updated><title type='text'>Panitia MPAB Terbentuk</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Panitia Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) PMKRI Santo Thomas More Cabang Pontianak pada Minggu (4/4) lalu terbentuk. Melalui rangkaian pembentukan Panitia bertempat di Rumah Pelangi, Dusun Benuaq tersebut, Jon Minggus dutetapkan sebagai Ketua Panitia. Selamat buat Panitia...bagi rekan-rekan mahasiswa yang berminat gabung di PMKRI Pontianak, silahkan hubungi sekretariat PMKRI Pontiaqnak jalan Imam Bonjol 338 Pontianak, 78123.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-452535461848457799?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/452535461848457799/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=452535461848457799&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/452535461848457799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/452535461848457799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/04/panitia-mpab-terbentuk.html' title='Panitia MPAB Terbentuk'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-423566832038456146</id><published>2008-04-08T00:55:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T06:18:00.061-08:00</updated><title type='text'>Camping Rohani PMKRI Pontianak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SALTqYa7WLI/AAAAAAAAAFM/e6KjweNik28/s1600-h/CR_Rumah+pelangi+(5).JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SALTqYa7WLI/AAAAAAAAAFM/e6KjweNik28/s200/CR_Rumah+pelangi+(5).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5188942445747591346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka refleksi dan reorientasi guna menumbuhkembangkan semangat kebersamaan dan persaudaraan antar pengurus dan anggota, PMKRI Santo Thomas More Pontianak Minggu (5-6/4) lalu mengadakan Camping Rohani yang diselenggarakan di kawasan konservasi Rumah Pelangi Dusun Gunung Benuah, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sei Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Melalui kegiatan tersebut, disamping berdiskusi dan sharing antar satu dengan lainnya, para kader PMKRI (Pengurus dan anggota) juga menggelar diskusi bersama Pastor Samuel Oton Sidin, OFM Cap mengulas seputar lingkungan hidup dan permasalahannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; satu tim kepengurusan dan anggota untuk merefleksikan ekeistensi dan gerakan PMKRI, disamping media untuk saling mengenal lebih dekat antar kader dalam menumbuhkan semangat persaudaraan dan kebersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kegiatan Camping Rohani tersebut, juga diadakan pemutaran film documenter bertema lingkungan alam dan mengupas realitas sosial yakni maisng-maisng film bertajuk Jual Beli perempuan-Anak yang mengisahkan hasil investigasi yayasan Jurnal Perempuan atas sindikasi terhadap perempuan dan anak bermodus TKW dan dan film Cicho Mendes, seorang tokoh pejuang Masyarakat Brazil yang berupaya mengorganisir warga untuk mempertahankan hutan karet dari para penanam modal yang rakus akan kekuasaan. Seperti dijelaskan Pastor Samuel, kedua film tersebut sangat relevan dengan kondisi masyarakat disekitar Dusun Benuah dan sekitarnya sehingga diharapkan dapat menjadi perlajaran bersama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan tersebut, peserta Camping Rohani PMKRI diajak untuk mengenali lingkungan dan sekitarnya, juga renungan bersama. Pada Minggu pagi disamping Misa, juga diadakan serangkaian penyampaian kenangan berupa seperangkat alat pendukung Misa (Alkitab dan doaku) dan Bulletin Petra serta buku "Air Mata Manis Mata". Kenangan ini diharapkan bermanfaat bagi warga setempat. (Petra)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-423566832038456146?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/423566832038456146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=423566832038456146&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/423566832038456146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/423566832038456146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/04/camping-rohani-pmkri-pontianak.html' title='Camping Rohani PMKRI Pontianak'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SALTqYa7WLI/AAAAAAAAAFM/e6KjweNik28/s72-c/CR_Rumah+pelangi+(5).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-190919666272073623</id><published>2008-04-08T00:51:00.000-07:00</published><updated>2008-04-08T00:52:32.935-07:00</updated><title type='text'>Sampaikan Aspirasi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Kalbar Ditolak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;PONTIANAK, KAMIS - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Kalimantan Barat, Kamis (3/4), berdemonstrasi di gedung DPRD Kalbar. Mereka menolak rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di Kalbar karena berpotensi menimbulkan bencana alam yang justru merugikan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koordinator aksi Hendrikus Adam mengatakan, krisis energi listrik di Kalbar tidak boleh dijadikan dalih untuk mengembangkan PLTN di Kalbar. Pasalnya, alternatif energi lain yang dimiliki Kalbar seperti tenaga air, angin, dan tenaga surya, hingga kini belum digarap secara optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalbar memang daerah yang cenderung aman atas bencana alam seperti gempa bumi, dan kaya akan sumber daya alam seperti uranium. Namun bencana akibat tenaga listrik seperti Chernobyl di Rusia tahun 1986 dan Three Mile Island di Amerika tahun 1979 seharusnya menjadi pelajaran betapa bahayanya radiasi yang ditimbulkan bagi masyarakat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Komisi A DPRD Kalbar Adrianus Senen dan Sekretaris Komisi A DPRD Kalbar Zainuddin Isman yang menemui pengunjuk rasa menyatakan, PLTN di Kalbar baru sebatas wacana yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Kalbar, terkait dengan adanya potensi uranium di Kalbar. "Hingga saat ini belum ada dokumen resmi yang menyatakan adanya rencana mengembangkan PLTN di Kalbar," kata Zainuddin. (WHY)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;strong&gt;Kompas.com, Kamis, 3 April 2008 &lt;/strong&gt;| 20:13 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-190919666272073623?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/190919666272073623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=190919666272073623&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/190919666272073623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/190919666272073623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/04/sampaikan-aspirasi.html' title='Sampaikan Aspirasi'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-7376171652140079143</id><published>2008-04-08T00:18:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T06:18:00.283-08:00</updated><title type='text'>Tolak Kodam dan PLT Nuklir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SALUr4a7WMI/AAAAAAAAAFU/x8fg3FRE0iQ/s1600-h/aksi+tolak+KODAM+(2).JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SALUr4a7WMI/AAAAAAAAAFU/x8fg3FRE0iQ/s200/aksi+tolak+KODAM+(2).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5188943571029022914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pontianak,-  Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Kalimantan Barat menolak pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam), pembangunan jembatan layang (fly over), dan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Kamis (3/4), mereka menggelar aksi damai di DPRD Kalbar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum bertolak ke DPRD, front menggelar aksi di Bundaran Untan. Mereka menggelar orasi dan membagikan selebaran, yang isinya menolak Kodam, PLTN, dan fly over. Mereka membawa bendera organisasi dan beberapa poster penolakan. Sejumlah aparat kepolisian berjaga-jaga untuk mengamankan jalannya aksi damai itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Front ini beranggotakan: Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St. Thomas More Pontianak, Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB), dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pontianak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 10.45 WIB, mahasiswa tiba di gedung rakyat. Mereka langsung berkumpul di pelataran gedung. Orasi-orasi penolakan disampaikan. Dua anggota dewan menemuinya: Ketua Komisi A DPRD Kalbar, Adrianus Senen dan sekretarisnya, Zainuddin Isman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa menilai pembentukan Kodam, pembangunan PLTN, dan jembatan layang sangat tidak populis. “Kodam bukan solusi untuk meningkatkan keamanan. Lebih penting mengedepankan pembangunan yang mensejahterakan rakyat, terutama perbatasan,” kata Koordinator Aksi, Hendrikus Adam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihaknya mendesak pemerintah mencabut kebijakan yang tidak populis tersebut. Ia menyebut pembangunan jembatan layang dengan dalih mengatasi kemacetan. “Tidak sepenuhnya benar. Pembangunan jembatan layang itu akan melahirkan masalah baru,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga pembangunan PLTN, pihaknya menilai, bukan solusi yang tepat untuk mengatasi krisis listrik di daerah ini. Sebab bahaya dari eksploitasi uranium sebagai pembangkit listrik nuklir sangat tinggi terhadap manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami mengajak semua masyarakat untuk menolak dengan tegas pendirian Kodam, pembangunan jembatan layang, dan pembangunan PLTN. Ini kebijakan yang tidak populis. Kami berharap dewan melalui kekuatan politiknya bisa bersikap atas rencana tersebut,” kata mahasiswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Komisi A DPRD Kalbar, Adrianus Senen mengatakan, pendirian Kodam merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun begitu, perlu ada koordinasi dengan daerah sehingga bisa dikaji mengenai penting atau tidaknya. “Aspirasi ini kami terima. Akan ditindaklanjuti untuk mengambil kebijakan, terutama yang terkait dengan wewenang daerah,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Komisi A DPRD Kalbar, Zainuddin Isman menambahkan, dewan baru bisa mengambil tindakan terhadap pembangunan jembatan layang dan PLTN, jika sudah ada dokumennya. “Kami belum melihat secara resmi dokumen itu. Apakah nanti dimasukan dalam RPJMD yang sedang dibahas atau tidak. Kalau berwacana, saya kira itu tidak masalah,” ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai diterima oleh kedua anggota dewan itu, sekitar pukul 11.00 WIB, mahasiswa mengakhiri aksinya. Merekapun lantas meninggalkan gedung dewan. (mnk)&lt;br /&gt;Sumber: &lt;strong&gt;Pontianak Po&lt;/strong&gt;st (Metropolis) Jumat, 4 April 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-7376171652140079143?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/7376171652140079143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=7376171652140079143&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7376171652140079143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/7376171652140079143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/04/tolak-kodam-dan-plt-nuklir.html' title='Tolak Kodam dan PLT Nuklir'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SALUr4a7WMI/AAAAAAAAAFU/x8fg3FRE0iQ/s72-c/aksi+tolak+KODAM+(2).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-6250333459057419290</id><published>2008-04-03T09:46:00.000-07:00</published><updated>2008-04-03T09:49:03.635-07:00</updated><title type='text'>Moment Diesnatalis PMKRI Pontianak Masih Berlanjut</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Moment dalam rangka Diesnatalis ke-47 PMKRI Santo Thomas MOre Cabang Pontianak maish berlanjut. Rangkaian kegiatan yang diisi melalui event lomba CATUR dan Lomba MENULIS SURAT CINTA UNTUK LINGKUNGAN DAN PERDAMAIAN ini masih berjalan. Bahkan Panitia kembali memperpanjang waktu pendaftaran bagi kedua event tersebut sampai tanggal 11 Apeil 2008. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-6250333459057419290?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/6250333459057419290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=6250333459057419290&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6250333459057419290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6250333459057419290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/04/moment-diesnatalis-pmkri-pontianak.html' title='Moment Diesnatalis PMKRI Pontianak Masih Berlanjut'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-4476624747306100733</id><published>2008-04-03T09:08:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T06:18:00.489-08:00</updated><title type='text'>PMKRI Pontianak bersama IMKB dan GMNI Tolak Rencana KODAM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SALZkIa7WOI/AAAAAAAAAFk/G0Hysd5eec4/s1600-h/aksi+tolak+KODAM+(3).JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SALZkIa7WOI/AAAAAAAAAFk/G0Hysd5eec4/s200/aksi+tolak+KODAM+(3).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5188948935443175650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More Pontianak bersama Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang tergabung dalam Front Mahasiswa Kalimantan Barat (FMKB) Kamis (3/4) hari ini melakukan serangkaian aksi Penolakan atas rencana dihadirkannya Komando daerah Militer (KODAM) di Kalbar. Disamping itu, wacana soal rencana pembangunan Jembatan Layang dan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) juga menjadi bagian aspirasi massa. Ketiga isu tersebut dinyatakan dengan tegas untuk di TOLAK karena dianggap tidak POPULIS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan tersebut, massa aksi yang berawal sekitar pukul 09.30 Wib memulai aksinya di Bundaran Universitas Tanjungpura Pontianak. Meskipun tidak begitu banyak, aksi massa yang dilengkapi atribut tersebut cukup menyedot perhatian mata publik yang melewati bundaran Untan. Selebaran pernyataan sikap dan pekikan orasi bergantian turut menambah semarak suasana. Setelah puas melakukan orasi, massa aksi pun menuju gedung DPRD Kalbar untuk menyuarakan aspirasinya. Di DPRD Kalbar, massa disambut legislatif dari komisi A yakni Adrianus Senen dan Zainudin Isman. Massa merasa tidak dengan penjelasan dari keduanya, kemudian lantas memutuskan untuk meninggalkan gedung DPRD Kalbar. Berikut pernyataan sikap dari FMKB;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Sikap Bersama&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;STOP KEBIJAKAN YANG TIDAK POPULIS!!!...&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wacana para elit didaerah ini dalam upayanya untuk membagikan ”kue pembangunan” pada berbagai bidang kehidupan masyarakat Bumi Khatulistiwa khususnya terus mengalir. Atasnama pembangunan, ekses lainnya yang cenderung berpotensi menjadi ancaman eksistensi lingkungan disekitarnya (manusia sebagai warga dan alam) seakan tidak begitu penting dan seringkali diabaikan. Lihat saja misalnya berbagai ststement yang disampaikan para okum elits (eksekutif, legislatif dll) akhir-akhir ini. Atas nama pembangunan dan kepentingan warga banyak, ide-ide pembangunan terus digulirkan melalui berbagai saluran media publik, seolah tanpa beban. Mereka sepertinya terbiasa lupa dan atau senaja melupakan peran sebagai kalangan yang mendapat mandat untuk membuat yang terbaik bagi rakyatnya. Indikasi itu setidaknya terlihat dari statement-statement dan upaya  pembangunan atas nama rakyat yang digulirkan, namun malah ”menciderai” hati rakyat. Apa saja produk kebijakan pembangunan untuk dan atas nama rakyat yang sedang digulirkan tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wacana menghadirkan Komando Daerah Militer (KODAM), Pembangunan Jembatan Layang dan rencana pendirian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) diderah ini adalah upaya-upaya yang tidak populis bila berbicara untuk dan atasnama kepentingan rakyat banyak. Para elits tentunya menyadari hal tersebut, namun karena persoalan kepentingan kondisinya bisa menjadi lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerinduan kalangan tertentu dengan akan menghadirkan KODAM didasarkan pada upaya pendekatan keamanan, karena memang kondisi aman menjadi penting untuk ”bebas” melakukan sesuatu?  Ataukah peran alat negara (tentara dan Polri) didaerah ini tidak tidak begitu berkontribusi secara nyata, sehingga KODAM menjadi alternatif baru? Tentunya tidak semudah itu. Wacana KODAM setidaknya telah berdampak bagi kondisi psikologis warga Kalbar dan pihak luar, memberikan rasa trauma karena tekesan Kalbar hari ini kurang aman. Kita bisa bayangkan pula, biaya yang dibutuhkan tentunya tidak sedikit. Dibalik ini semua, tentunya ada konspirasi kepentingan. Namun rasanya Kalbar hingga hari ini sungguh aman. KODAM bukan menjadi solusi, namun bagaimana upaya melakukan pendekatan kesejahteraan bagi rakyat termasuk warga disepanjang kawasan perbatasan menjadi penting, disamping bagaimana nilai-nilai internalisasi raca cinta terhadap tanah air yang harus dibangun secara bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian halnya wacana JEMBATAN LAYANG dengan dalih atasi kemacetan. Hal ini tidak begitu mendasar bila dilihat dari asas mafaat dan efisiensi anggaran. Tidak menjadi prioritas. Pembangunan sarana dan prasarana yang ”WAH” saat ini memang menjadi trend dikalangan elits, namun sisi lain yang terkait dengan kepentingan warga banyak penting diperhatikan. Berapa biaya yang dibutuhkan dari dana APBD Kota, Provinsi dan APBN tentu tidak sedikit. Masih banyak sarana dan prasarana yang saat ini membutuhkan ”kue pembangunan” dari dana yang akan dikeluarkan untuk pembangunan fly over tersebut. Rencana pembangunan jembatan layang lebih berorientasi pada kepentingan kalangan elit. Bukankah pembangunan tempat yang “WAH” seperti Mega Mall dijalan A. Yani yang menjadi kebangaan kalangan tertentu saat ini justeru besar kontribusinya memberikan kemacetan? Tentunya para pengambil kebijakan tidak perlu “latah” dengan trend mendapatkan predikat untuk sebuah ICON atau sebuah INDIKATOR KEMAJUAN KOTA, sementara kesejahteraan untuk rakyat masih sangat butuh diperhatikan termasuk warga pedalaman yang masih membutuhan “kue pembangunan”. &lt;br /&gt;Pun demikian dengan wacana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Disaat para negara maju (Amerika, Jerman, Swedia misalnya) berlomba-lomba mengurangi (bahkan menghapus) reaktor nuklir (PLTN) dinegaranya, Indonesia khususnya di Kalbar malah seakan ”kebakaran jenggot.” Hanya karena dalih krisis energi listrik, PLTN menjadi alternatif? Bagaimana dengan listrik tenaga lainnya seperti tenaga air, angin atau energi baru dan terbarukan lainnya? Kalbar memang daerah yang cenderung aman atas bencana alam seperti gempa dan kaya akan SDA (uranium dll), namun haruskan ada bencana baru bila solusinya adalah PL Tenaga Nuklir? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecelakaan pada pembangkit listrik tenaga nuklir Rusia di Chernobyl ditahun 1986 dan Three Mile Island (Amerika) tahun1979 cukup menjadi pelajaran akan bahaya dari radiasi tenaga nuklir karena reaktor nuklir membahayakan dan mengancam keselamatan jiwa manusia, termasuk para pengambil kebijakan. Dampak dari radiasi tentu menjadi tidak aman bagi sel tubuh; matinya sel, kanker, kelahiran bayi yang tidak normal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencanangan PLTN di Bumi Khatulistiwa ini bukanlah sebuah solusi, penting kiranya mencari alternaif lainnya yang cenderung aman bagi kelangsungan hidup dan kehidupan. Ataukah ada misi lain dibalik semuanya seperti; strategi menaikkan tarif listrik dan atau strategi untuk menguras kekayaan perut bumi Kalbar? Tentunya cara yang tidak elegan seperti ini bukanlah jalan terbaik, bukan? Ternyata, ini pula telah menjadi TREND pembangunan yang digalakan kalangan elits hari ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang dilakukan untuk meloloskan ketiga persoalan diatas tentunya penting diperhatikan kebutuhan dan skala prioritas pembangunan yang sungguh-sungguh berpihak bagi kepentingan warga banyak dan hendaknya tidak berdasarkan kepentingan ”perut” oknum tertentu, dan apalagi kepentingan politik tertentu. Upaya pembangunan yang berorientasi pada masa mendatang mutlak dilakukan. Peranserta warga masyarakat untuk turut serta menyuarakan keprihatinan atas upaya-upaya kebijakan yang tidak berpihak bagi kesejahteraan dan kepentingan bersama menjadi penting. Berangkat dari catatan diatas, maka dari itu upaya/rencana kebijakan yang tidak POPULIS ini perlu disikapi dengan arif secara bersama. Karenanya, Front Mahasiswa Kalimantan Barat dengan penuh kesadaran mengajak berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama peduli, MENYERUKAN dan MENOLAK dengan TEGAS!!!:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;Menolak Rencana pendirian KODAM di Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;2. Menolak Pembangunan Jembatan Layang/Fly Over&lt;br /&gt;3. Menolak rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pontianak, 03 April 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FRONT MAHASISWA KALIMANTAN BARAT&lt;br /&gt;(PMKRI Santo Thomas More Pontianak, IMKB, GMNI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-4476624747306100733?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/4476624747306100733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=4476624747306100733&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4476624747306100733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4476624747306100733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/04/pmkri-pontianak-bersama-imkb-dan-gmni.html' title='PMKRI Pontianak bersama IMKB dan GMNI Tolak Rencana KODAM'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SALZkIa7WOI/AAAAAAAAAFk/G0Hysd5eec4/s72-c/aksi+tolak+KODAM+(3).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5458136771053995521</id><published>2008-03-27T01:14:00.000-07:00</published><updated>2008-03-27T01:21:41.560-07:00</updated><title type='text'>Rencanakan Camping Rohani dan MPAB</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;PMKRI Santo Thomas MOre Pontianak di bulan April mendatang akan menggelar Camping Rohani dan Penerimaan Anggota Baru. Camping Rohani rencananya akan dilangsungkan di Rumah pelangi sebuah kawasan penanaman dan konservasi (arboretum) yang dikelola oleh Ordo kapusin melalui P&gt; Samuel Jumen. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai media refleksi pengurus dan anggota PMKRI Pontianak, disamping itu akan diakan diadakan pemutaran film bagi warga disekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu juga akan diadakan Masa penerimaan Anggota Baru (MPAB). Berdasarkan catatan hasil POF beberapa waktu sebelumnya, MPAB rencananya akan di laksanakan pada Minggu ke-4 Bulan April 2008 mendatang. Bagi rekan-rekan yang berminat bergabung menjadi bagian dari keluarga besar PMKRI Pontianak silahkan mendaftarkan diri ke Sekretariat PMKRI Pontianak, jalan Imam Bonjol 338 Pontianak, kalimantan Barat. 78123.  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5458136771053995521?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5458136771053995521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5458136771053995521&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5458136771053995521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5458136771053995521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/03/rencanakan-camping-rohani-dan-mpab.html' title='Rencanakan Camping Rohani dan MPAB'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-2398952024081750565</id><published>2008-03-27T01:03:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T06:18:00.609-08:00</updated><title type='text'>Diesnatalis ke-47 dan Paskah Kaum Muda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SALWYIa7WNI/AAAAAAAAAFc/KVoOpb9kiJ0/s1600-h/sarasehan_berdamai+dengan+alam+(1).JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SALWYIa7WNI/AAAAAAAAAFc/KVoOpb9kiJ0/s200/sarasehan_berdamai+dengan+alam+(1).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5188945430749862098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More Pontianak Rabu (26/3) lalu menyelenggarakan Sarasehan dalam rangka Diesnatalis yang ke-47. Kegiatan Sarasehan yang mengangkat tema; "BERDAMAI DENGAN TUHAN, ALAM DAN SESAMA" ini dilangsungkan bertempat di Gedung Aula Pasifikus KAP dengan menghadirkan sedikitnya tiga dari lima Panelis yang dijadualkan. Ketiga panelis dimaksud yakni Shaban Stiawan (Direktur WaLHI Kalbar), P. William Chang, OFM Cap (Vikjen Keuskupan Agung POntianak) dan Muhammad (Direktur pelaksana Center of Researgh and Inter-Religiuou Dialogue). Dua pemateri lainnya yakni H. Nur Iskandar (Pimred Harian Borneo Tribune)dan Edi V Petebang (Direktur Aliansi NGO Untuk Perdamaian dan rekonsiliasi/ANPRI) berhalangan hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turut hadir dakam kesempatan ini kalangan pemuda dan undangan lainnya. Juga hadir Drs. Paulus Florus, salah satu dewan pertimbangan PMKRI Pontianak periode 2008-2009. Kegiatan sarasehan ini berlangsung lancar, dimana pada akhir kegiatan dirangkai dengan acara penyampaian kenangan oleh Panitia kepada para panelis dan dewan pertimbangan, selanjutnya tiup lilin dan pemotongan kue Ulang tahun oleh Ketua Presidium PMKRI Pontianak (Hendrikus Adam)yang dibagikan pada para panelis dan undangan serta anggota PMKRI Pontianak. Acara yang berlangsung mulai pukul 14.000 Wib ini berakhir pukul 17.00 wib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sekitar pukul 18.30 Wib pada hari yang bersamaan, PMKRI Pontianak juga menggelar rangkaian acara Misa paskah kaum Muda se-Kota Pontianak bertempat di gereja Katedral Santo Yoseph Pontianak. Acara ini dipimpin oleh P. William Chang dan berakhir sekitar pukul 19.30 Wib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guna mengisi rangkaian Diesnatalis yang ke-47, PMKRI Pontianak juga menggelar event yakni Lomba bermain CATUR dan lomba MENULIS SURAT CINTA UNTUK LINGKUNGAN DAN PERDAMAIAN yang pesertanya di prioritaskan bagi kalangan pelajar dan mahasiswa. Untuk lomba catur pendaftarannya berakhir tanggal 30 Maret 2008 bersamaan dengan Technigal Meeting yang akan dilaksanakan di Margasiswa PMKRI Pontianak jalan imambonjol 338 Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk Lomba menulis surat Cinta untuk Lingkungan dan perdamaian batas akhir pendaftarannya hingga 4 April 2008 mendatang. (pmkri.pontianak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-2398952024081750565?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/2398952024081750565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=2398952024081750565&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/2398952024081750565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/2398952024081750565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/03/diesnatalis-ke-47-dan-paskah-kaum-muda.html' title='Diesnatalis ke-47 dan Paskah Kaum Muda'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SALWYIa7WNI/AAAAAAAAAFc/KVoOpb9kiJ0/s72-c/sarasehan_berdamai+dengan+alam+(1).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-1934311328437676576</id><published>2008-03-27T01:01:00.000-07:00</published><updated>2008-04-13T21:37:18.059-07:00</updated><title type='text'>Pelantikan Pengurus PMKRI Pontianak</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;PONTIANAK – Bertempat di Rektorat Universitas Tanjungpura Pontianak Lantai 3 pada Sabtu (16/2) lalu, Ketua Presidium Hendrikus Adam bersama jajaran Pengurus Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More Cabang Pontianak periode 2008-2009 akhirnya dilantik. Acara pelantikan pengurus yang pertama kalinya di helat bertempat di lingkungan Kampus Untan ini dihadiri oleh berbagai elemen diantaranya Pemerintah Propinsi diwakili Drs. Herry Djaung, M.Si (Kepala BKIKD Kalbar), pemerintah Kota yang diwakili Asisten I, Dewan Pertimbangan dan pembina PMKRI Pontianak, anggota penyatu PMKRI, BEM, UKMF tingkat fakultas, perwakilan OKP, mahasiswa berbagai kampus di lingkungan Pontianak serta para undangan lainnya. Prosesi pelantikan pengurus PMKRI kali ini juga diiringi Paduan Suara MATUK dari Asrama Santo Bonaventura Sepakat binaan Br. Alfon, MTB dan Br. Efrem, MTB. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelantikan Pengurus dirangkai dengan Misa Perayaan Ekaristi oleh Uskup Agung Pontianak (Mgr. Hieronymus Bumbun, OFM Cap), Pelantikan oleh Ketua Pengurus Pusat PMKRI Santo Thomas Aquinas Jakarta periode 2006-2008 (Bertolomeus Jematu), Launching Buletin PETRA – Website PMKRI (www.pmkripontianak.blogspot.com) dan Seminar Kaum Muda bertajuk “Membangun Kesadaran Kritis kaum Muda Guna Merespon Isu-isu Kemasyarakatan Dalam Bingkai NKRI,” menghadirkan empat orang panelis; H. Nur Iskandar (Pimpinan Redaksi Harian Borneo Tribune), Marcelina Lin (Aktivis Pergerakan), Bertolomeus Jematu (KP PP PMKRI) dan Hendrikus Adam (Ketua Presidium PMKRI Pontianak). Maria Goretti (Anggota DPD RI Daerah pemilihan Kalbar) yang diagendakan turut hadir sebagai panelis berhalangan sehingga hanya menampilkan empat orang panelis sebagai penyaji materi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uskup Hieronymus Bumbun dalam sambutannya mengingatkan bahwa PMKRI sebagai wadah bagi kaum muda gereja berhimpun merupakan tempat yang strategis dalam membina diri dalam perjuangan bagi gereja dan nusa (pro ecclesia et patria). Uskup Bumbun mengingatkan pula agara menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai pondasi kehidupan bermasyarakat, terlebih bagi PMKRI sebagai wadah perjuangan yang mengemban amanah rakyat banyak. Uskup dalam sambutannya juga mengumumkan penggantian Pastor Moderator PMKRI Pontianak yang baru dimana P. Markus Soje, Pr di mandatkan oleh Keuskupan menggantikan P. Herbertus Hermes Abet, Pr saat ini menjadi pastor Paroki Santo Pius Bengkayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertolomeus Jematu dalam sambutannya mengingatkan, PMKRI diharapkan untuk tetap eksis dalam kondisi apapun guna turut serta memberikan kontribusi bagi keutuhan NKRI. Dikatakan, dalam perjalanannya PMKRI senantiasa bergandengan dengan berbagai organisasi gerakan mahasiswa lainnya seperti HMI, GMKI, PMII, GMNI serta berbagai elemen lainnya. Sedangkan Gubernur Kalbar melalui sambutannya yang disampaikan Kepala Badan Komunikasi, Informasi dan Kearsipan Daerah (Drs. Herry Djaung, M.Si) menyampaikan apresiasinya atas digelarnya pelantikan tersebut. Dikatakan, PMKRI harus senantiasa bersinergis sesuai visi-misinya dalam perjuangannya sebagai wadah kemahasiswaan untuk turut berkontribusi memberikan pemikiran bagi perkembangan dan kemajuan daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui rangkaian acara tersebut, adapun pengurus yang dilantik diantaranya; Hendrikus Adam (Ketua Presidium), Bernardus Mohtar (Sekretaris Jenderal), Corryna Alen (Wak. Sekjen I), Yunus (Wak. Sekjen II), Lidya Natalia S (Bendahara I), Yohanes (Bendahara II), Amos Maret (Presidium Pendidikan), Yustinus Yus (Presidium Hubungan Antar Perguruan Tinggi), David Ahoi (Presidium Gerakan Kemasyarakatan), Raymundus Yanto (Presidium Hubungan Luar Negeri dan Lingkungan Hidup), Ratno Vejeru (Presidium Pengembangan Organisasi) serta sejumlah pengurus Biro lainnya yakni Yosef Jon Minggus (Biro Gerakan Kemasyarakatan), Hendrikus Hen, Sito (Biro Pengembangan Organisasi), Evadora, Damianus, Edmundus (Biro Kesekretariatan), Krisantus, Regorius Rigen, Yogi Alexander (Biro Pers dan kajian Informasi), Ashri Yurike Maria, Regorius Wegig (Biro Pendidikan), Suparjo, Tonny (Biro Hubungan antar Kelembagaan dan Perguruan Tinggi), Yuni P Saragih, Juliadi (Biro Hubungan Luar Negeri dan LH), Klotilda Yusanipasari, A’al (Biro Kerohanian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-1934311328437676576?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/1934311328437676576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=1934311328437676576&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1934311328437676576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1934311328437676576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/03/pengurus-pmkri-pontianak-di-lantik.html' title='Pelantikan Pengurus PMKRI Pontianak'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-176071368191299688</id><published>2008-03-27T00:37:00.000-07:00</published><updated>2008-03-27T01:00:47.411-07:00</updated><title type='text'>Kesemartabatan Sebagai Citra Allah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;PONTIANAK – Pentingnya pemahaman dan kesepahaman mengenai kesejajaran sebagai Citra Allah menjadi fokus utama untuk menjadi perhatian bersama dalam acara Animasi Lokakarya Pastoral Gender ; Membangun Habitus Baru, Kasih dalam Kesemartabatan sebagai Citra Allah yang berlangsung pada 27 hingga 29 Februari 2008 bertempat di Wisam PSE KAP Jalan WR. Supratman Nomor 100 Pontianak. Kegiatan ini dihadiri MJL. Sri Murniati dan Br. Yohanes Karman, SJ selaku fasilitator dari KWI, Ketua Komisi PSE KAP (P. Yerimias, OFM Cap) dan sejumlah narasumber lokal yakni Katharina Lies (Anggota DPDR Kalbar), Agung Widiastuti (Bapora PP Kalbar) dan P. William Chang, OFM Cap (Vikjen KAP). Kegiatan ini juga dihadiri tim dari PSE KAP, perwakilan paroki, Sekolah Tinggi Pastoral, organisasi gereja, media dan perwakilan dari &lt;strong&gt;PMKRI Pontianak&lt;/strong&gt; (Hendrikus Adam dan Lidia Natalia S)sebagai bagian dari kaum muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kegiatan yang diselenggarakan Sekretariat Gender dan Pemberdayaan Perempuan (SGPP) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) bekerjasama dengan Komisi PSE-Komisi Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Agung Pontianak tersebut diharapkan persoalan gender yang selama ini lebih di identikkan dengan keberadaan kaum perempuan dapat dipahami bersama bahwasanya persoalan seputar gender adalah bagaimana kesejajaran/kesemartabatan antara laki-laki dan perempuan yang dari kondisi fisik hanya berbeda dalam hal biologis yang merupakan kodrat yang bersifat alamiah/universal. Kegiatan ini dirangkai dengan diskusi kelompok, penyampaian materi, dan pemutaran film dokumenter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dikatakan P. William Chang, OFM Cap, dalam konteks alkitabiah seperti dalam Kitab Kejadian dikatakan manusia diciptakan menurut Citra Allah, artinya manusia memiliki kemuliaan dalam pribadinya. Disamping itu dalam diri manusia mempunyai unsur kerohanian. ”Ayat tersebut menjadi titik tolak tentang kesetaraan gender. Manusia diciptakan menurut Citra Allah dalam artian antara laki-laki dan perempuan itu setara,” jelas William Chang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MJL. Sri Murniati yang juga sekretaris eksekutif Gender dan Pemberdayaan Perempuan KWI menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai upaya tindaklanjut dari Surat Kongregasi Ajaran Iman kepada para uskup tentang kerjasama antara pria dan perempuan tertanggal 31 Juli 2004. “Kita diajak untuk membangun kerjasama dalam mewujudkan habitus baru dalam menonjolkan kehidupan kesatuan bersama antara laki-laki dan perempuan yang selama ini diperdebatkan terutama mengenai peran dan kondisi kaum perempuan yang selalu diposisikan sebagai bagian dari masyarakat kelas dua. Dengan begitu banyak persoalan tentang perempuan, maka gereja tidak bisa diam. Kita mulai dari diri kita, keluarga dan masyarakat,” ungkap Murni. Dikatakan, laki-laki dan perempuan harus bekerjasama melawan sistem yang tidak adil agar apa yang diperjuangkan dapat diwujudkan secara bersama. Konstruksi sosial gender seperti budaya patriiarki menjadi bagian dari persoalan yang turut menguatkan pembedaan antara laki-laki dan perempuan. ”Gender adalah sebuah gerekan ibaratkan air yang terus mengalir. Karena sebuah gerakan maka dia berjenjang sehingga perlu untuk terus disosialisasikan dan bisa menjadi gerakan bersama. Ini merupakan tugas kita bersama yang dipanggil dan diutus yang harus dimulai dari diri kita sendiri,” jelas Br. Y. Karman, SJ. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prioritas Rekomendasi&lt;br /&gt;Dalam pertemuan yang berlangsung selama tiga hari ini, sedikitnya terdapat tiga prioritas permasalahan sosial kemasyarakatan soal gender yakni Traffiking dan KDRT, Kerusakan Lingkungan dan HIV/AIDs-Narkoba-Seks bebas denganupaya strategis meliputi penyadaran/sosialisasi kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan membangun jaringan. Sementara dalam sebagai tindaklanjut, peserta bersepakat untuk kembali pada komunitas maisng-maisng untuk menjadi ”garam dan terang” mengenai kesetaraan gender, juga terwacana adanya keinginan pembentukan Tim Gender yang beranggotanan peserta Lokakarya yang akan ditindaklanjuti melalui pertemuan berikutnya pada 11-12 April 2008 mendatang bertempat di Mess PSE KAP. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini juga membuahkan berbagai harapan dari peserta. Elisabeth Maran dari WKRI Korda Kalbar mengaku memperoleh manfaat dari kegiatan tersebut. Isu gender menurutnya telah lama, namun tetap saja menarik untuk diperbincangkan. Ia berharap ada tindaklanjut dari lokakarya tersebut. ”Apapun materi dan siapapun pematerinya kalau sampai disini saja maka tidak akan berarti banyak, maka dari itu perlu tindaklanjutnya,” tegas Elisabeth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CD. Yan Kay dari PSE KAP berharap, kehadiran peserta dengan kegiatan yang telah dilaksanakan diharapkan menjadi awal gerakan gender kedepan. Ia berharap tugas tersebut dilaksanakan dengan sabar. ”Kita mencoba mengubah dunia dengan memulai hal-hal yang kecil, yang nantiya dapat menjadi besar, ibarat setetes air yang terus mengalir menjadi jumlah yang besar,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-176071368191299688?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/176071368191299688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=176071368191299688&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/176071368191299688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/176071368191299688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/03/paskah-dan-diesnatalis-ke-47.html' title='Kesemartabatan Sebagai Citra Allah'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5332567747430366452</id><published>2008-02-20T01:34:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T01:45:41.377-08:00</updated><title type='text'>Pengurus PMKRI Pontianak di Lantik</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pengurus Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sanctus Thomas More Pontianak, Sabtu (16/2)lalu dilantik. Pelantikan pengurus baru tersebut dilakukan oleh Pengurus Pusat PMKRI Santo Thomas Aquinas Jakarta yakni Bartolomeus Jematu, Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2006-2008 bertempat di Rektorat Universitas Tanjungpura Pontianak lantai III. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui pelantikan tersebut, juga dirangkai dengan Misa Perayaan Ekaristi oleh Uskup Agung Pontianak (Mgr. Hieronimus Bumbun, OFM Cap), Launching BUletin PETRA - Website PMKRI Pontianak dan Seminar bertajuk "Membangun Kesadaran Kritis Kaum Muda Guna Merespon Isu-isu Kemasyarakatan Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia". Dalam kesempatan ini turut hadir sejumlah Penyaji seminar diantaranya; H. Nur Iskandar, SP (Pimred Harian Borneo Tribune), Marcelins Lin, SH (Aktivis Pemberdayaan), Bartolomeus Jematu (Ketua PP PMKRI Santo Thomas Aquinas Jakarta) dan Hendrikus Adam (Ketua Presidium PMKRI POntianak terpilih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat yang diwakili Drs. Herry Djaung, M.Si (Kepala BKIKD Kalbar), Pemerintah Kota Pontianak ang diwakili Asisten 1 bidang pemerintahan, dewan pembina, anggota penyatu serta para undangan. acara tersebut juga di meriahkan oleh kelompok Paduan Suara "MATUK" dari Asrama Santo Bonaventura Sepakat Pontianak dibawah asuhan Bruder Alfonso, MTB (Mantan Sekjen PMKRI Kupang) dan Br. Efrem, MTB.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5332567747430366452?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5332567747430366452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5332567747430366452&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5332567747430366452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5332567747430366452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/02/pengurus-pmkri-pontianak-di-lantik.html' title='Pengurus PMKRI Pontianak di Lantik'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-4548627042522385737</id><published>2008-02-01T20:31:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T06:18:00.834-08:00</updated><title type='text'>Hendrikus Adam</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/R6P9gEvS8uI/AAAAAAAAAE0/j6Una7HfBk8/s1600-h/HA.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/R6P9gEvS8uI/AAAAAAAAAE0/j6Una7HfBk8/s200/HA.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162248325366477538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium Terpilih&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More Cabang Pontianak Jumat hingga Senin, 10-14 Januari 2008 lalu telah melangsungkan Sidang Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) yang merupakan forum pemegang kekuasaan tertinggi dalam perhimpunan. Acara yang berlangsung di Mess Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Agung Pontianak Jalan WR. Supratman nomor 100 kala itu cukup alot. Melalui Sidang RUAC,  Hendrikus Adam yang pada kepengurusan sebelumnya sebagai Sekretaris Jenderal PMKRI Pontianak, terpilih menjadi Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium yang baru menggantikan Florensius Boy. Terpilihnya Hendrikus Adam sekitar pukul 04.30 Wib setelah melewati proses pengambilan suara dan menang telak atas dua kandidat Ketua Presidium lainnya yakni Bernardus Mohtar dan Yunus. MR/FT/KP terpilih ditetapkan melalui Ketetapan Sidang RUAC Nomor 10/TAP/RUAC/I-F/01/2008 dipimpin Panitia Ad Hoc yang terdiri dari Raymundus Yanto (ketua), Yohanes (Sekretaris) dan Hendrikus Hen (Anggota). Melalui Sidang RUAC pada agenda sebelumnya, juga ditetapkan pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) PMKRI Pontianak melalui ketetapan nomor Nomor 09/TAP/RUAC/I-F/01/2008 yang terdiri; Petrus AM Musa (Ketua), Adianto (Sekretaris) dan Wellybrodus (Anggota). Terpilihnya Ketua Presidium baru setidaknya pula mendapat sambutan hangat dari Uskup Agung Pontianak, Mgr. Hieronymus Bumbun, OFM Cap. ”Kepada yang terpilih sebagai Ketua Presidium, kalau habis masa kepengurusan harus mendukung kepengurusan berikutnya. Jalinan komunikasi harap terus dibangun,” tandasnya memberi nasihat. Menyinggung soal Buletin PETRA, Uskup menilai media tersebut perlu sebagai wadah belajar. Media perdana PMKRI ini menurut Uskup harus merupakan wadah untuk saling mempererat komunikasi sesama anggota PMKRI dan sebagai media belajar bersama bagi anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas KP Baru&lt;br /&gt;Hendrikus Adam adalah mahasiswa yang kini menempuh studi di Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura. Terlahir dari keluarga sederhana di Kampung Nahaya-Landak, buah kasih pasangan Sahaden dan Urim (almh). Anak ketiga dari tiga bersaudara yang menempuh studi SD hingga SMP di kampung halaman (Nahaya) dan SMUN 1 di Mandor. Kemandiriannya sejak kecil membuatnya terbiasa dengan beragam aktivitas baik di sekolahan saat itu maupun hingga kini sebagai warga kampus (mahasiswa). Memasak, mencuci piring seperti layaknya anak gadis, menoreh karet, memancing, pergi keladang dan berbagai aktivitas lainnya dilakoninya. ”Setiap tempat adalah sekolah, setiap orang adalah guru,” kalimat ini disadari punya makna mendalam. Dimanapun dan kepada siapapun kita bisa belajar, demikian maknanya. Keinginannya untuk mengasah diri diwujudkannya melalui keterlibatan di organisasi, sehingga tidak heran bila akhirnya sejumlah wadah pernah/sedang diikutinya meliputi; KEWAKA FISIP, HMJ-IA, MIUN, HIMMALAK, HIMABINA, KMK Untan, BEM, GEMPA, PMKRI. Sosok yang kini tinggal di Asrama Santo Boneventura Sepakat ini menyadari menjadi Ketua Presidium bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun demikian, Ketua Gerakan Mahasiswa Pencinta Alam (GEMPA) FISP Untan 2004/2005 optimis bahwa dengan kebersamaan dan kemurnian pikiran untuk memberikan yang terbaik bagi perhimpunan, apa yang diharapkan bisa diwujudkan. Pengagum sosok Paus Yohanes Paulus II ini juga anggota Sahabat Lingkungan Kalbar (SALAK) dan anggota Jaringan Rakyat Untuk Keadilan dan Perdamaian (JRKP). Terpilih sebagai Ketua Presidium disadari Adam sebagai sebuah amanah yang diberikan dan mesti mendapat tempat tersendiri baginya. Bagi pemilik motto Hidup adalah Anugerah ini, komunikasi, saling terbuka dan membuka diri serta saling percaya merupakan bagian penting yang perlu dikedepankan. ”Mari bersama wujudkan rasa memiliki terhadap perhimpunan dan jadikan PMKRI sebagai rumah belajar bersama. Saya mengajak rekan-rekan pengurus untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggungjawab. Terima kasih pula kepada Ketua Presidium sebelumnya beserta jajaran yang telah mengemban amanah dan menjaga PMKRI, dan saya rasa dalam kepengurusan PMKRI hari ini harus berorientasi pada masa depan dengan mengedepankan prinsip, mekanisme dan landasan hukum perhimpunan,” pungkasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekomendasi RUAC&lt;br /&gt;Disamping memilih anggota BPK dan Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Pontianak periode 2008/2009, sidang Rapat Umum Anggota Cabang yang berlangsung di PSE KAP juga menghasilkan rekomendasi berupa seruan moral atas yang berangkat dari keprihatinan atas persoalan sosial di Kalbar khususnya. rekomendasi tersebut dikemas dalam sebuah draf MEMORANDUM KEMASYARAKATAN yang menyerukan: (1) Meminta setiap aparat penegak hukum agar bersungguh-sungguh menegakkan supremasi hukum di Kalimantan Barat khususnya dan di Indonesia umumnya, (2) Agar pemerintah daerah secepatnya merealisasikan pembukaan akses transportasi dan informasi serta membuat perda khusus bagi warga disekitar wilayah perbatasan, (3) Meminta komitmen pemerintah untuk merealisasikan dana pendidikan sebesar 20% sebagaimana tertuang dalam perundang-undangan (UUD 1945, UU Sisdiknas), (4) Agar pemerintah merealisasikan anggaran bidang pendidikan dan kesehatan yang terkait dengan EKOSOB sebagaimana ratifikasi yang telah dilakukan pemerintah RI untu itu dan (5) Meminta agar setiap pembuatan kebijakan bidang lingkungan hidup oleh pemerintah dan para pembuat kebijakan lainnya, agar mengedepankan keberpihakan terutama pada lingkungan hidup (Pro lingkungan) dan masyarakat. Disamping itu, Peserta forum RUAC PMKRI Pontianak mengharapkan kepada pemerintah (Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota) dan para stakeholder (berbagai pihak lainnya) untuk mendukung pelaksanaan Kongres Nasional XXVI dan Majelis Permusyawarata Anggota (MPA) XXV PMKRI se-Indonesia yang akan dihelat di Kabupaten Sintang, Kaliamntan Barat yang dijadualkan November 2008 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-4548627042522385737?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/4548627042522385737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=4548627042522385737&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4548627042522385737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4548627042522385737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/02/hendrikus-adam.html' title='Hendrikus Adam'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/R6P9gEvS8uI/AAAAAAAAAE0/j6Una7HfBk8/s72-c/HA.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-8848936232838291094</id><published>2008-02-01T20:29:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T06:18:01.036-08:00</updated><title type='text'>Pelajaran dari Refleksi Natal dan Pemutaran Film Dokumenter PMKRI</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/R6P-00vS8vI/AAAAAAAAAE8/VSWnzn1JxAU/s1600-h/poto+refleksi.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/R6P-00vS8vI/AAAAAAAAAE8/VSWnzn1JxAU/s200/poto+refleksi.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162249781360390898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Muhammad: Sosok seperti Paus Yohanes Paulus II tidak ditemukan di Kalbar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedamaian adalah cita-cita setiap orang, tidak ada satu orangpun yang tidak ingin. Berjuang untuk perdamaian adalah suatu hal yang mudah disebut, namun terkesan sulit untuk dilaksanakan. Berjuang untuk perdamaian memerlukan hati jernih yang terbuka dan tidak mudah menilai ajaran yang dianut adalah harga mati yang mutlak baik. Belajar memehami eksistensi orang lain menjadi penting untuk diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih dengan kesederhanaan diri yang mau tampil apa adanya dan mau menerima orang lain apa adanya. Demikian halnya sosok Paus Yohanes Paulus II, kesederhanaan dan tampil apa adanya membuat sosok ini begitu unik dimata bukan hanya bagi warga Kristiani, namun pula bagi warga dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sekelumit catatan dari diskusi Refleksi Natal ala Perhimpunan Mahasiswa Katolik republik Indonesia (PMKRI) Pontianak yang dirangkai dengan pemutaran film dokumenter pada Sabtu (26/1) lalu di Margasiswa PMKRI Jalan Imambonjol Pontianak 338. Rangkaian acara yang diawali doa bersama dipimpin Bruder Alfonso, MTB cukup menyentuh kalbu. Kesederhanaan Natal menjadi spirit tersendiri dari rangkaian acara yang pula dikemas dengan penuh kesederhanaan, apa adanya. Menurut Gregorius Rigen, Koordinator acara mengurai hal tersebut dimaksudkan sebagai media untuk intropeksi diri bagi kader perhimpunan akan semangat kesederhanaan yang perlu dibangun bagi generasi muda sebagai pondasi nusa dan bangsa. Kesederhanaan kelahiran Yesus adalah pelajaran berharga yang pantas direfleksikan bersama, terutama bagi setiap kader perhimpunan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara kalangan mahasiswa yang sebagian besar kalangan kristiani, hadir pula Muhammad, SH, Direktur Pelaksana Center Research and Inter Religious Dialogue (CRID). Sosok aktivis perdamaian kelahiran Sampang ini didaulat hadir, karena Furbertus Ipud, SH yang direncanakan hadir akhirnya berhalangan karena masih berada diluar daerah. Pemutaran film mengenai riwayat perjalanan hidup Paus Yohanes Paulus II terasa menginspiratif. Hal itu terungkap dari setiap peserta diskusi bedah film yang dipandu oleh Hendrikus Adam selaku Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI terpilih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Berry, mahasiswa STKIP Pontianak menilai ketokohan Paus Yohanes Paulus II  pantas menjadi teladan. ”Satu hal dari beliau yang pantas diteladani yakni karena ia mau memaafkan orang yang telah mencoba membunuhnya. Karena itu, kita perlu berbuat kasih terhadap sesama,” ungkap Berry. Jay, ketua Ikatan Mahasiswa Katolik STKIP menilai rasa cinta kasih terhadap seluruh umat manusia menjadi tuntutan kita. Maka dari itu, Jay mengajak untuk mencurahkan cinta kasih guna mewujudkan perdamaian antar sesama, dan jadilah pembawa damai. Hal sama disampaikan Jon Minggus, aktivis PMKRI Pontianak. ”Dari kisah tersebut, saya merasa kehilangan tokoh perdamaian yang bisa memberikan pencerahan bagi dunia, maka dari itu semoga kader-kader perhimpunan dapat memberikan kedamaian bagi dirinya, keluarga dan masyarakat,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam paparannya, Muhammad SH menilai ketokohan Paus Yohanes Paulus II yang menginspirasi dunia terbentuk karena kondisi peperangan pada saat itu. Sosok yang bernama kecil Karol Yosef Wojtyla menurutnya adalah Pejuang Perdamaian yang sungguh-sungguh memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh tahta suci baginya dengan penuh tanggungjawab. Menurut Muhammad, perdamaian tidak akan pernah tercipta dengan kekerasan, dan Paus juga menghargai rasa kemanusiaan. ”Sosok Paus Yohanes Paulus II tidak ditemukan di Kalbar, karena di sini sibuk dengan identitasnya masing-maisng,” jelas Muhammad.     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi lain diungkapkan Bruder Alfonso, MTB. Sisi menarik dari Paus asal Polandia ini menurutnya adalah karena dia hidup apa adanya. Kesederhanaan Paus Yohanes Paulus II membuatnya bisa diterima banyak kalangan. Hal ini dibuktikan manakala Sang Pejuang perdamaian wafat, segenap warga dunia turut bersedih dan bahkan pimpinan dari berbagai belahan dunia tanpa mengenal batas hadir menyampaikan ungkapan kesedihan mendalam. Untuk mewujudkan perdamaian, identitas bagi Bruder Alfonso jangan dijadikan penghalang. Menjaga nilai-nilai yang baik adalah suatu keharusan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui refleksi tersebut terjawab dengan sendirinya bahwa semangat mau memaafkan, cinta kasih, semangat melayani, menghargai kelompok lain, kebebasan untuk memilih, kesederhanaan, rasa kemanusiaan menjadi penting diwujudkan dalam setiap pribadi, keluarga, masyarakat dan dunia guna menyongsong perdamaian di Kalbar khususnya. [pmkri.ptk]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-8848936232838291094?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/8848936232838291094/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=8848936232838291094&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/8848936232838291094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/8848936232838291094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/02/pelajaran-dari-refleksi-natal-dan.html' title='Pelajaran dari Refleksi Natal dan Pemutaran Film Dokumenter PMKRI'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/R6P-00vS8vI/AAAAAAAAAE8/VSWnzn1JxAU/s72-c/poto+refleksi.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-8010828400116927384</id><published>2008-01-25T04:40:00.000-08:00</published><updated>2008-01-25T04:51:30.230-08:00</updated><title type='text'>Besok, PMKRI Pontianak Gelar Refleksi Natal dan Pemutaran Film Dokumenter</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More Cabang Pontianak besok(Sabtu, 26/1) akan mengadakan Refleksi Natal bertempat di Margasiswa PMKRI Jalan Imam Bonjol nomor 338 Pontianak. Kegiatan yang di koordinatori Gregorius Rigen tersebut rencananya akan dirangkai dengan pemutaran film dokumenter. Menurut Rigen kegiatan tersebut akan dimulai pukul 05.00 Wib yang akan dihadiri oleh anggota PMKRI dan sejumlah mahasiswa. Refleksi tersebut dikatakan pula akan menghadirkan pendamping rohani yakni Bruder Alfonso, MTB dan Furbertus Ipur, SH sebagai pendamping diskusi. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut Hendrikus Adam selaku Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium terpilih PMKRI Pontianak periode 2008-2009, kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai media untuk membangun kebersamaan dengan merangkul berbagai elemen terutama anggota PMKRI untuk bersama-sama merefleksikan gerakan dan eksistensi perhimpunan. Melalui moment refleksi Natal yang akan digelar dengan nuansa sederhana, Adam berharap kesederhanaan kelahiran Yesus Kristus dapat membawa spirit baru bagi anggota perhimpunan untuk bisa lahir kembali menjadi kader yang mampu berpikir dan berbuat bagi eksistensi perhimpunan. Menyinggung soal film dokumenter yang akan diputar, Adam menjelaskan akan memutar film bernuansa spiritual. Salah satu diantaranya adalah Film dokumenter yang mengisahkan riwayat perjalanan Paus Yohanes Paulus II. Sebagai tokoh perdamaian yang dikenal dunia, sosok film tersebut menurut Adam diharapkan dapat menginspirasi bagi para kader perhimpunan, terutama dalam membawa semangat damai bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat disekitar serta masyarakat dunia. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Alternatif film lainnya yang akan diputar adalah Kisah Perjalanan Yesus Kristus menurut injil Lukas. Mengenal lebih dekat sosok Yesus Kristus menurut Adam sangat penting terutama bagi setiap kader PMKRI, dimana Yesus Kristus sendiri merupakan tokoh gerakan perhimpunan. Adam berharap, melalui kegiatan ini bisa dihadiri para anggota, senioren, alumni. Kegiatan ini seperti dijelaskan, juga akan di rangkai dengan renungan/refleksi yang akan dibawakan oleh Bruder Alfonso, MTB dan setelah pemutaran film akan diulas bersama pendamping lainnya. "Dengan kesederhanaan kelahiran Yesus Kristus, kita berharap acara refleksi Natal yang akan kita kemas dengan penuh kesederhanaan bisa menghasilkan semangat baru yang kaya makna, bahwa dengan berangkat dari kesederhanaan kita bisa membuat hal-hal yang tidak sesederhana apa yang dipikirkan," pungkas Hendrikus Adam. [pmkri.ptk] &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-8010828400116927384?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/8010828400116927384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=8010828400116927384&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/8010828400116927384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/8010828400116927384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/01/pmkri-pontianak-gelar-refleksi-natal.html' title='Besok, PMKRI Pontianak Gelar Refleksi Natal dan Pemutaran Film Dokumenter'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-6460497628686647622</id><published>2008-01-22T19:15:00.001-08:00</published><updated>2008-01-22T19:16:10.273-08:00</updated><title type='text'>Sabtu Sore 26 Januari, Refleksi Natal</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sabtu sore, 26 Januari 2008 akan dilangsungkan Refleksi Natal yang akan di helat di Margasiswa PMKRI Pontianak jalan Imam Bonjol 338 Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-6460497628686647622?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/6460497628686647622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=6460497628686647622&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6460497628686647622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6460497628686647622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/01/sabtu-sore-26-januari-refleksi-natal.html' title='Sabtu Sore 26 Januari, Refleksi Natal'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-1388940645813651318</id><published>2008-01-22T18:50:00.000-08:00</published><updated>2008-01-22T19:06:48.975-08:00</updated><title type='text'>Konsolidasi Perdana Pasca RUAC</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Guna melakukan konsolidasi perdana pasca Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) PMKRI Santo Thomas More yang saat itu dilangsungkan pada tanggal 10-14 Januari 2008 bertempat di Mess PSE keuskupan Agung Pontianak, Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Pontianak Hendrikus Adam bersama rekan-rekannya seperhimpunan pada Minggu, 20 Januari 2008 lalu kembali mengunjungi Margasiswa PMKRI Pontianak. Dalam kesempatan tersebut, disamping sebagai ajang merangkul kembali rekan-rekan seperhimpunan, juga diagendakan untuk menindaklanjuti pasca RUAC yakni pembentukan Panitia Pelantikan Pengurus PMKRI Periode 2008/2009. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan tersebut, Jon Minggus terpilih sebagai Ketua Pelaksana, hendrikus Hen sebagai Sekretaris dan Regorius Wegig sebagai Bendahara serta beberapa seksi bidang lainnya. Pelaksanaan Pelantikan sepakat akan dilaksanakan pada Sabtu, 16 Februari 2008 yang diakan dilaksanakan di Rektorat Lantai III Universitas Tanjungpura Pontianak, Kalimantan Barat. Kegiatan Pelantikan tersebut rencananya akan dirangkai dengan beberpara kegiatan yakni; Perayaan Misa Ekaristi, Launching Buletin PETRA (Media Komunikasi dan Informasi PMKRI Pontianak)- Launching Website (WWW.pmkripontianak.blogspot.com)dan Seminar dengan tema; "Membangun Kesadaran Kritis Kaum Muda Guna Merespon Isu-isu Kemasyarakatan Dalam Bingkai NKRI." Adapun menurut rencananya, beberapa narasumber (teman sharing) yang akan dihadirkan diantaranya; H. Nur Iskandar, SP (Pimred Harian Borneo Tribune), DR. Piet Herman Abik (DPD RI Perwakilan Kalbar), Drs. Paulus Florus (Aktivic CU dan Pemerhati Masalah Sosial Kalbar) dan Hendrikus Adam (Ketua Presidium Terpilih PMKRI Pontianaki).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan tersebut pula, berdasarkan usulan dari Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium disepakati akan digelar "REFLEKSI NATAL BERSAMA ALA PMKRI PONTIANAK" yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 26 Januari 2008 bertempat di Margasiswa PMKRI Pontianak. Menurut rencananya kegiatan tersebut akan melibatkan sejumlah kaum muda di Pontianak dengan pendamping rohaninya. Br. Alfonso, MTB. melalui kegiatan ini pula direncanakan akan ada pemutaran film religius (Paus Yohanes Paulus II, Film Yesus). Untuk Mengkoordinir acara ini,terpilih Gregorius Rigen. Selamat bekerja!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-1388940645813651318?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/1388940645813651318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=1388940645813651318&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1388940645813651318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1388940645813651318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/01/konsolidasi-perdana-pasca-ruac.html' title='Konsolidasi Perdana Pasca RUAC'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-1045423961362428021</id><published>2008-01-13T21:56:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T22:20:02.845-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KP Baru PMKRI Pontianak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;PMKRI Pontianak untuk masa bhakti 2006/2007 akhirnya menyudahi masa kepengurusannya. melalui Sidang Rapat Umum Anggota (RUA) Cabang yang dihelat pada 10-13 Januari 2008 bertempat di Mess PSE Keuskupan Agung Pontianak, Hendrikus Adam terpilih menjadi Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Pontianak menggantikan Florensius Boy. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendrikus Adam dinyatakan menang setelah melewati proses pemilihan yang dikawal oleh panitia Ad Hoc yang terdiri dari Raymundus Yanto (Ketua), Yohanes (Sekretaris) dan Hendrikus Hen (anggota). Dalam proses pemilihan tersebut sedikitnya tiga orang kandidat dinyatakan lolos seleksi setelah melewati proses penjaringan. mereka diantaranya adalah; Hendrikus Adam, Yunus dan Bernardus Mohtar. Melalui kepanitiaan RUAC yang di ketuai Yustinus Yus tersebut, juga menghasilkan draf memorandum kemasyarakatan yang isinya menuntut berbagai pihak agar; melakukan penegakan supremasi hukum, meminta pemerintah bersikap tegas atas persoalan-persoalan diperbatasan, menuntut komitmen pemerintah atas biaya 20% dalam bidang pendidikan yang hingga kini belum terealisasi, menuntut pemerintah untuk merealisasikan bidang EKOSOB yang bidang kesehatan yang telah diratifikasi, dan meminta kebijakan pemerintah agar lebih berpihak pada keberadaan lingkungan (pro lingkungan) dan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-1045423961362428021?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/1045423961362428021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=1045423961362428021&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1045423961362428021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1045423961362428021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2008/01/kp-baru-pmkri-pontianak-pmkri-pontianak.html' title=''/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-1801575700479178426</id><published>2007-11-20T20:58:00.000-08:00</published><updated>2007-11-20T21:09:39.711-08:00</updated><title type='text'>GAGASAN</title><content type='html'>Peran Mahasiswa Dalam Menciptakan Politik Kalbar yang Damai&lt;br /&gt;Oleh: Ali Fauzi&lt;br /&gt;(Aktivis PC PMII* Kota Pontianak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa selalu menjadi bagian terpenting dari perjalanan sebuah bangsa. Roda sejarah demokrasi selalu menyertakan mahasiswa sebagai pelopor, penggerak, bahkan sebagai pengambil keputusan. Hal tersebut telah terjadi di berbagai negara di dunia, baik di Timur maupun di Barat, salah satunya di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran kritis, demokratis, dan konstruktif selalu lahir dari pola pikir para mahasiswa. Suara-suara mahasiswa kerap kali merepresentasikan dan mengangkat realita sosial yang terjadi di masyarakat. Sikap idealisme mendorong mahasiswa untuk memperjuangkan sebuah aspirasi pada penguasa, dengan cara mereka sendiri. Seperti aksi-aksi yang dilakukn oleh mahasiswa yang kerapkali meresahkan para pemerintah.&lt;br /&gt;Mahasiswa tidak bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya bangsa Indonesia. Runtuhnya orde lama dan lahirnya Orde Baru tidak terlepas dari peran mahasiswa. Orde baru lahir dari sebuah harapan untuk perbaikan kehidupan politik, ekonomi, dan sosial. Namun, berbagai pergerakan mahasiswa tetap menghiasi cakrawala kehidupan berbangsa dan bernegara selama 32 tahun Orde Baru berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealisme mahasiswa yang terkubur selama 32 tahun telah mengalami kebangkitan pada bulan Mei 1998, yang ditandai oleh runtuhnya rezim Orde Baru. Berbagai peristiwa tersebut membuktikan betapa mahasiswa talah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah bangsa. Itulah potret mahasiswa pada masa orde baru yang kini hanya tinggal nama dan kenangan setelah datangnya masa reformasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada perbedaan yang sangat krusial antara mahasiswa pada masa orde baru dengan masa sekarang. Hal tersebut terlihat dari peran aktif mahasiswa semakin berkurang, dan mahasiswapada masa sekarang lebih aktif dengan kesibukan di kampus ketimbang melaksanakan fungsi yang diamanatkan kepada mereka. Sifat represif yang dilakukan pemerintah memang mulai berkurang, namun yang sangat ironi sekali peran yang dilakuakn mahasiswa selaku agen of change dan agen of controling semakin kendor.&lt;br /&gt;Pelaksanaan pesta demokrasi di kalamantan barat pada tanggal 15 November 2007 yang lalu merupakan momen yang sangat penting bagi perkembangan daerah Kalimantan Barat. Maka dari itu perlu pengawalan yang ekstra ketat bagi Gubernur Kalbar terpilih, sehingga janji-janji yang dikampanyekan dan program yang diusung dalam membawa perubahan bagi rakyat Kalbar kedepan dapat terealisasi tanpa terjadi penyimpangan.&lt;br /&gt;Pelaksanaan pilkada pada sekarang ini dikhawatirkan terjadi konflik maka dari itu, mahasiswa yang selaku kaum intelek harus dapat mensosialisasikan perdamaian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun pemenang dari pilkada tersebut kita harus menerima secara legowo  sehingga peran dan fungsi mahasiswa tetap berjalan sebagaimana mestinya. Kita sebagai kaum muda kalbar harus besar hati dalam menerima kekalahan pasangan calon yang kita usung, hal merupakan sebuah langkah yang sangat kongkrit yang harus kita lakukan karena dapat meredam terjadinya konflik komunal dan Selain itu juga terdapat sebuah proses pembelajaran politik bagi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masarakat kalbar yang multikulturdan multi etnis merupakan lahan garapan yang sangat mudah dipropokasi agar terjadi konflik baik itu konflik ras maupun agama. Isu etnis sangat rentan sebagai pemicu konflik, sadar maupun tidak sadar hal tersebut pasti akan terjadi. Namun, bagaimana langkah yang harus kita ambil agar dapat meminimalisir atau meredam konflik tersebut. Seperti konflik-konflik yang terjadi sebelumnya di beberapa daerah Kalimantan, seluruhnya konflik yang bermuatan etnisitas atau ras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang mesti dilakukan oleh Masiswa (kaum muda) Kalbar dalam menentukan arah gerak Kalbar kedepan demi menyongsong reformasi yang telah berlangsung hingga hari ini;&lt;br /&gt;1)      Mahasiswa yang memiliki dua fungsi yakni sebagai alat perubahan dan control pemerintah diharapkan mampu berperan aktif dan ikut andil dalam Pilgub yang telah dilaksanakan ini. Seperti melakukan pengawalan terhadap visi, misi, program-program dan janji-janji yang telah disampaikan pada saat kampanye.&lt;br /&gt;2)      Mahasiswa harus ikut andil dalam membangun Kalbar, hal ini merupakan sebuah amanah dari fungsi yang diemban oleh mahasiswa sebagai agen of change. Keberhasilan Kalbar kedepan akan lebih terarah dan lebih maju jika pemuda dan mahasiswanya ikut andil dalam kemajuan tersebut.&lt;br /&gt;3)   Mahasiswa harus sebagai kaum yang intelek harus mampu meredam konflik dengan menepis isu-isu yang berbau sara, ras dan agama agar tercipta sebuah kedamaian dan ketentraman serta dapat membawa Kalbar menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Gerakan Buat kader PMKRI semoga selalu ceria...&lt;br /&gt;kita sebagai elemen mahasiswa diharapkan mampu menciptakan kedamaian bagi masyarakat Kalbar. maka dari itu marilah kita bersama-sama gaungkan kedamaian dan tepis segala isu yang berbau sara dan agama. apapun yang terjadi kita tetap teman dan tidak akan pernah bermusuhan... &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-1801575700479178426?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/1801575700479178426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=1801575700479178426&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1801575700479178426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/1801575700479178426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2007/11/gagasan_20.html' title='GAGASAN'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5751531471831934686</id><published>2007-11-16T01:12:00.000-08:00</published><updated>2007-11-16T01:19:46.439-08:00</updated><title type='text'>Refleksi Perhimpunan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Manusia (organisator) Baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;By. Hendrikus Adam Barage Repo*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi setiap orang dimuka bumi umumnya kelahiran telah menjadi sebuah moment penting yang tidak bisa terlewatkan begitu saja. Mengingat pentingnya moment tersebut, banyak diantara para orang tua dan sanak keluarga yang mengabadikannya  baik melalui dokumentasi dalam bentuk gambar si bayi yang mungil, maupun memberi nama sang bayi sesuai dengan konsisi saat itu. Bahkan diantara nama sang bayi juga biasanya diambil dari nama orang tua atau marga yang turut menyertainya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Begitu pentingnya kelahiran sang bayi hingga acara-acara ritual pemberian nama, acara potong rambut dan lainnya pun digelar tanpa menghiraukan berapa nilai angka pengeluaran yang akan habis. Dengan kondisi tersebut, para orang tua pada umumnya lebih cenderung selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya. Para orang tua pula selalu berharap agar anaknya jauh lebih baik dari pada mereka. Begitu besarnya harapan orang tua kepada anaknya, maka perjuangannya pun tiada mengenal lelah. ”Biarlah saya lelah hari ini, yang penting anak saya berhasil dan bisa lebih baik dari kami”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan orang tua tersebut tentunya bukan tidak beralasan. Pergulatan hidup yang dialami sang orang tua yang lebih dulu menempuh hidup adalah sebuah realita yang tentunya membekas dalam rekaman jejak hidupnya. Marah, benci, senang, penasaran, tidak puas, rasa bodoh, malas, sabar, dan sederet realita hidup menjadi santapan pengalaman yang tidak lepas tergambar dari realita hidup. Berbagai kelemahan dalam bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan yang dialami menjadikan orang tua semakin termotivasi untuk bangkit dari ”kelemahan” menuju ”kekuatan” terutama melalui sang generasi baru yakni sang anak yang diharapkan untuk lebih bertanggungjawab menjalani hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengggalan kisah betapa besarnya harapan sang orang tua terhadap anak diatas juga sedianya tergambar dalam eksistensi perhimpunan kita. Setelah sekian puluh tahun eksist, terutama dengan setahun masa kepengurusan yang akan berakhir kali ini, banyak gambaran dan pelajaran berharga yang boleh dipetik bersama dari seberapa besar tanggungjawab dan komitmen untuk membuat yang terbaik bagi perhimpunan. Tentunya sangat banyak harapan bagi kita bersama untuk eksistensi sebuah wadah PMKRI. Segala kekurangan dan kelebihan setiap kader dengan beragam karakter, tabiat, sikap, prilaku, latar belakang bidang pendidikan, dan lainnya telah turut mewarnai perjalanan kepengurusan PMKRI Santo Thomas More periode ini (2006/2007). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pada kepengurusan setahun silam dan atau beberapa tahun sebelumnya adalah manusia-manusia (kader) organisasi yang telah mengalami dan menjalani sebuah proses bersama, maka bagaimana pada kondisi saat ini kita semua bisa kembali memulai berproses bersama dengan nuansa dan semangat yang tentunya harus lebih maju. Manusia-manusia organisasi baru yang selalu siap untuk mencurahkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk eksistensi dan independensi gerakan yang berlandaskan tiga benang merah (fraternitas, intelektualitas, dan kristenitas) dengan Yesus Kristus sebagai teladan gerakan. Semangat kebersamaan, keterbukaan, saling percaya serta mengedepankan akuntabilitas atas amanah organisasi, maka niscaya eksistensi perhimpunan akan tetap terjaga. Terlebih dengan semakin dekatnya Hari Raya Natal menyongsong pesta perayaan kelahiran Sang Juru Selamat. Kiranya semangat Natal membawa kita untuk menyadari manusia lama dalam diri kita masing-masing dan mau memperbaharui diri selaku kader perhimpunan untuk menjadi manusia (organisasi) baru yang mampu menghayati nilai-nilai  dan semangat gerakan sebagai pengemban amanat penderitaan rakyat dengan mengesampingkan bibit-bibit ego pada diri kita masing-masing. Eksistensi dan kebesaran nama perhimpunan adalah tanggungjawab bersama. Ibarat seorang bayi, perhimpunan butuh kasih sayang dan perhatian serta ketulusan dari sang orang tua yang tanpa pamrih, tanpa mengharapkan yang lebih banyak kepada sang bayi, namun sebaliknya memberi lebih banyak sentuhan rasa sayang melalui sikap, tindakan, pikiran yang positif. Sehingga ”BAYI PERHIMPUNAN” yang diharapkan bisa tumbuh besar dan dapat menjadi kebanggaan banyak orang.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Penulis Sekjen PMKRI POntianak/Pimred Buletin PETRA, Media Komunikasi PMKRI Cabang Pontianak (Sekarang dalam tahap perampungan).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5751531471831934686?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5751531471831934686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5751531471831934686&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5751531471831934686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5751531471831934686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2007/11/refleksi-perhimpunan.html' title='Refleksi Perhimpunan'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-8915834100365042544</id><published>2007-11-13T19:57:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T06:18:01.338-08:00</updated><title type='text'>GAGASAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/Rzp00kCSHII/AAAAAAAAAEA/Y3hyjAx70pk/s1600-h/M.+Juni+Irawan_Ketua+GMNI+Kalbar.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/Rzp00kCSHII/AAAAAAAAAEA/Y3hyjAx70pk/s200/M.+Juni+Irawan_Ketua+GMNI+Kalbar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132543171717373058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;“Darah Segar” Perubahan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Oleh M. Zuni Irawan&lt;br /&gt;(Ketua GMNI Kalbar Periode 2006/2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Manakala sesuatu bangsa telah sanggup mempertahankan negerinya dengan darahnya sendiri, dengan dagingnya sendiri, pada saat itu bangsa itu telah masak untuk kemerdekaan. Kalau bangsa kita, Indonesia, walaupun dengan bambu runcing, semua siap sedia mati mempertahankan tanah air kita Indonesia, pada saat itu bangsa Indonesia adalah siap sedia, masak untuk merdeka.&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;      Setelah 9 tahun lebih bergulir, reformasi 21 Mei sepertinya tidak memberikan apa-apa kecuali semakin merajalelanya ketidakpastian hingga Masa transisi peradaban ini sebagai bangsa yang beradabpun semakin menipis. Tingkah laku para elit negeri ini semakin menjadi-jadi dari tingkatan legislatiif, yudikatif dan eksekutif baik di pusat hingga daerah. Dari mentalitas hingga tumpah darah bangsa ini telah digadaikan dalam ekploitasi besar-besaran, hingga menjadikan Negara Indonesia ini masuk dalam jajaran korupsi terbesar dan penghancur hutan terbesar didunia. Inilah potret buram bangsa ini yang terjerembab dalam budaya-budaya yang tidak bertanggungjawab. Semakin bimbangnya kita akan reformasi, kemanakah arah dan gerakan mahasiswa? Hingga beberapa tahun setelah runtuhnya orde baru (walau tidak menghancurkan akarnya), gerakan mahasiswa semakin menjadi sebuah pertanyaan, apakah memang reformasi akhir dari sebuah perjuangan? Meskipun sudah menjadi tuntutan reformasi yang dimotori oleh mahasiswa pada tahun 1998, hal ini ditandai dengan begitu banyak kekecewaan yang didapat rakyat. Maka tak pelak mahasiswa yang mempelopori gerakan perlawanan pada waktu itu mulai mengeliat. Sejarah Gerakan Mahasiswa Indonesia kinipun semakin menunjukan bahwa gerakan ini masih cukup massif melakukan pengkritisan terhadap pemerintahan yang ada. Ruh orde baru masih hidup di tubuh para pejabat kita. &lt;br /&gt;      Momentum Reformasi ’98 sebenarnya menghasilkan kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk bergerak kearah pemerintahan yang Pro Rakyat. Keberhasilan proses transisi demokrasi dapat dinilai dengan dua parameter utama: konsolidasi demokrasi dan berjalannya agenda reformasi. Namun hingga sepuluh tahun perjalanan reformasi yang terjadi hanya konsolidasi kaum otoriterians. Sementara agenda refromasi yang tertuang dalam beberapa visi reformasi juga tidak menampakkan perkembangan signifikan. Bahkan warisan orde baru, budaya KKN justru mengalami formalisasi, otonomisasi, dan massalisasi. Kebijakan rezim yang berkuasa jauh dari kerangka mensejahterakan rakyat dengan pencabutan subsidi, penjualan asset negara, melindungi konglomerat hitam, menyuburkan KKN.&lt;br /&gt;      Gegap gempita gerakan mahasiswa menurun seolah-olah kehilangan ruhnya, putus asa dan tak tahu kemana arah tujuannya, meski ada letupan dibeberapa daerah namun tak berdaya untuk bertahan. Titik balik perkembangan sejarah reformasi yang terakumulasi dalam bentuk kesenjangan kronis, tanpa disadari telah menyeret generasi ini ke dalam potensi disharmonisasi sosial secara vertikal maupun horizontal. Di tengah kondisi kebangsaan yang sedang berada pada mentalitas titik nol, alih-alih semangat serta jiwa nasionalisme kebangsaan hanya menjadi sebuah legenda masa lalu. Kalimantan Barat sebagai salah satu surga konflik di masa lalu secara objektif telah mengantarkan daerah ini kepada suatu proses pematangan kondisi primordialisme dalam tatanan hubungan sosial kemasyarakatan. Munculnya berbagai tragedi sosial yang semakin eskalatif dalam perkembangan politik Kalimatan Barat, menjadi bukti empirik bagi kita, bahwa betapa kolotnya pemahaman kebangsaan kita sebagai sebuah bangsa, sehingga kita tidak bisa hidup berdampingan secara lebih beradab dan egaliter dalam sebuah komunitas kebangsaan yang universal.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda Pemegang Hari Kemudian!!!&lt;br /&gt;      Dalam situasi dimana sekelompok masyarakat yang hidup dalam ketertinggalan dan ketidakberdayaan sedangkan sekelompok oang lainnya hidup dalam kemewahan dengan menghisap nilai lebih dari orang lain. Sekelompok masyarakat yang tidak berdaya ini merupakan bagain mayoritas dari rakyat Indonesia, sedangkan kelompok lainya yang jumlahnya hanya beberapa orang saja merupakan kelompok minoritas. kenyataan bahwa didunia khususnya di Indonesia ada sebagian manusia yang menderita sedemikian rupa sementara sebagian lainnya menikmati hasil jerih payah orang lain justru dengan cara-cara yang tidak adil. Dari jumlah yang tidak berimbang hingga dari pendapatan yang jauh dari keadilan, Inilah situasi yang kita sebut sebagai “Situasi Penindasan”. Penindasan apapun nama dan alasannya adalah sesuatu yang tidak manusiawi, sesuatu yang menafikan harkat kemanusiaan (dehumanisasi) yang bersifat mendua, dalam arti terjadi atas kelompok mayoritas dan minoritas. Keduanya menyalahi kodrat manusia sejati. Mayoritas manusia menjadi tidak manusiawi karena hak-hak asasi mereka dinistakan, karena mereka dibuat tidak berdaya dan dibenamkan dalam ‘kebudayaan bisu’ ‘dan ‘Kebudayaan Pasrah’. Konsep Trikle down menjadi idola para politisi kita, mereka menganggap kekayaan yang dimiliki oleh segelintir orang dapat mengalir ke masyarakat mayoritas, justru penumpukan dan kerakusan kekayaan segelintir orang inilah yang menjadi akar masalah sekarang ini. Karena itu pilihan mutlak adalah usaha memanusiakan kembali manusia (humanisasi) yang merupakan satu-satunya pilihan bagi kemanusiaan. Karena walaupun dehumanisasi merupakan kenyataan yang terjadi sepanjang sejarah peradaban manusia dan tetap merupakan kenyataan ontologis dimasa mendatang, namun ia ‘bukanlah keharusan sejarah”. Keharusan sejarah dimana setiap negara selalu hidup sang penindas dan kaum tertindas. Secara dialektis suatu kenyataan tidaklah harus menjadi suatu keharusan. &lt;br /&gt;      Tugas manusia adalah untuk merubahnya agar sesuai dengan dengan apa yang seharusnya, inilah fitrah manusia sejati, selalu think and rethink. Melihat melihat kondisi pendidikan pada khususnya pada sistem perkuliahan yang selama ini yang selalu mendoktrin mahasiswa kepada paradigma kekosongan keadilan, inilah realita negara yang telah merdeka 62 tahun. Pemuda khususnya mahasiswa hidup dalam pabrik yang didesain oleh mesin-mesin untuk diubah menjadi bahan siap pakai untuk pemenuhan kebutuhan kapitalis global. Hampir semua ilmu yang diajarkan adalah ilmu-nya kaum kapitalis yang mana tidak memuat nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. Selama 32 tahun hingga sekarang kita dijadikan manusia mesin, yaitu manusia yang dikosongkan dari ideologi-ideologi emansipasi dam kerakyatan, kemudian diisi dengan satu ideologi yaitu pembangunanisme. Manusia kemudian menjadi komponen dari mesin pembangunan yang mana didalamnya berlangsung industrialisasi pikiran, berupa penyeragaaman, standarisasi, dan berbagai pembatasan sikap kritis dan kreatif terhadap manusia. &lt;br /&gt;      Proses belajar mengajar sudah jauh dari substansi pendidikan yaitu ”Pendidikan Untuk Pengajaran dan Pembebasan”, Tri dharma Perguruan Tinggi telah jauh dari harapan, ribuan sarjana dilahirkan tiap tahunnya dari kampus-kampus, sedangkan di tempat lain ribuan bayi yang kehilangan harapan untuk hidup karena ulah para elit politik dan para intelektual kampus. Tiga pilar Kapitalisme yaitu hedonis, konsumerism, dan individualis melekat di tiap sumsum tulang mahasiswa kita, inilah realita sosial sekarang ini. Dari kafe ke kafe dipenuhi oleh mahasiswa dengan obrolan gaya hidup yang glamour tidak ada diskusi yang ideologis yang terucap dari mereka. Di kalimantan Barat Khususnya, Pemuda sekarang lupa akan sejarah daerah ini, yang penuh dengan darah perjuangan seperti gerakan kaum muda dalam perlawanan menolak daerah istimewa buatan Kolonial Belanda. Semangat perlawanan terhadap penindasan yang telah menjadi sejarah masyarakat Kalbar, merupakan salah satu nilai yang harus tetap kita jaga untuk mengawal kemerdekaan bangsa ini dari jajahan pejabat lokal maupun jajahan asing. Bahwa 62 tahun sesudah diproklamasikannya kemerdekaan negara kita, sekarang ini masih terdapat 13 juta anak-anak yang kelaparan, dan lebih dari 100 juta orang masih miskin, serta sekitar 40 juta orang tidak punya pekerjaan tetap, adalah suatu hal yang keterlaluan !!! Oleh karena itu, sudah sepantasnyalah kalau kita menyuarakan kemarahan dan menghujat berbagai politik pemerintahan yang menyebabkan lahirnya masalah-masalah besar yang menyengsarakan begitu banyak orang, dan dalam jangka waktu lama pula.&lt;br /&gt;      Pemuda adalah agen penting dalam perubahan. Ini bukan saja karena mereka muda dan kreatif. Lebih dari itu, pemuda adalah segmen yang relatif masih steril dari politik praktis. Karenanya, dialog dan kerja sama yang inklusif dan rasional di kalangan mereka adalah sesuatu yang sangat mungkin untuk merubah masa depan. Tidak ada pilihan lain, peran pemuda sebagai generasi masa depan untuk menggantikan para pejabat yang korup sekarang ini haruslah selalu menanamkan nilai-nilai keadilan, pro rakyat serta semangat persatuan, Jika pemuda hari ini tetap pada pilihan pragmatis tentu masa depan bangsa ini gelap. Kehadiran organisasi-organisasi kepemudaan sangat dibutuhkan untuk melahirkan kader-kader bangsa, untuk mengganyang para politisi yang selalu menghantui rakyat!! Kalau tidak progresif, tidak maju, tidak activiteit, kita akan hancur lebur di dalam himpitannya bangsa-bangsa yang sekarang merebut hidup, yang sekarang sudah nyata dunia ini laksana kancah perjuangan. Bersama-sama kita kobarkan kembali api perlawanan serta semangat kebangsaan sampai kepada titik kejayaannya, sebagai salah satu syarat utama kebesaran Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-8915834100365042544?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/8915834100365042544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=8915834100365042544&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/8915834100365042544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/8915834100365042544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2007/11/gagasan.html' title='GAGASAN'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/Rzp00kCSHII/AAAAAAAAAEA/Y3hyjAx70pk/s72-c/M.+Juni+Irawan_Ketua+GMNI+Kalbar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-6712989048630704162</id><published>2007-11-11T22:38:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T06:18:01.511-08:00</updated><title type='text'>Ajak Warga Menjadi “JURU DAMAI” di Kalbar</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/Rzf4rqYnIwI/AAAAAAAAACI/EtlZLcI8MdQ/s1600-h/pmkri_damai.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/Rzf4rqYnIwI/AAAAAAAAACI/EtlZLcI8MdQ/s320/pmkri_damai.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5131843729407550210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aksi Hari Pahlawan Untuk Pilgub Damai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pontianak Santo Thomas More pada Sabtu (10/11) lalu menggelar rangkaian kegiatan pembagian selebaran refleksi untuk keberlangsungan Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur yang damai. Rangkaian kegiatan yang dikemas bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November ini dilakukan dengan membagikan sebanyak 1.000 selebaran yang mengajak warga Kalimantan barat untuk menjadi “JURU DAMAI” menjelang Pilgub 15 November mendatang. Pembagian selebaran yang dipusatkan di Simpang Empat Tol Kapuas Pontianak ini menyusul setelah sebelumnya para aktivis PMKRI Pontianak yang di koordinatori Hendrikus Adam yang juga selaku Sekretaris Jenderal PMKRI periode 2006/2007 berkumpul Margasiswa PMKRI yang tidak begitu jauh dari lokasi aksi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam aksi yang tidak dihadiri Ketua Presidium (Florensius Boy) tersebut, PMKRI Cabang Pontianak dalam selebarannya mengajak kepada segenap warga Kalbar utnuk menjadikan moment peringatan hari Pahlawan sebagai sebuah refleksi untuk menyiapkan diri menyongsong PILGUB yang damai, bermartabat dan demokratis. Warga juga diajak untuk bersama-sama menghargai hasil perjuangan para pejuang kemerdekaan dengan tetap menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia dengan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang sangat berpeluang menyesatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedamaian dan keamanan seperti ditegaskan Hendrikus Adam dalam aksi yang berlangsung sekitar setengah jam tersebut adalah harapan serta cita-cita setiap orang dan bukan hanya tanggug jawab pihak aparat semata, melainkan menjadi tanggungjawab bersama warga Kalbar khususnya. “Kita juga mengajak warga untuk bisa menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani. Mari kita saling menghargai setiap pilihan rekan, saudara, keluarga, sahabat dan yang lainnya. Dengan Pilgub yang akan dihelat, mari kita menjadi Juru Damai bagi Kalbar,” ungkapnya.[&lt;strong&gt;pmkri.ptk&lt;/strong&gt;]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-6712989048630704162?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/6712989048630704162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=6712989048630704162&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6712989048630704162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6712989048630704162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2007/11/ajak-warga-menjadi-juru-damai-di-kalbar.html' title='Ajak Warga Menjadi “JURU DAMAI” di Kalbar'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/Rzf4rqYnIwI/AAAAAAAAACI/EtlZLcI8MdQ/s72-c/pmkri_damai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-3159886475216027800</id><published>2007-11-08T04:34:00.000-08:00</published><updated>2007-11-08T04:55:53.222-08:00</updated><title type='text'>Mari Wujudkan Pilkada Kalbar Yang Damai</title><content type='html'>Pesta demokrasi pemilihan langsung kepala daerah di Kalimantan Barat untuk periode 2008-2013 akan segera ditabuh 15 November 2007 mendatang. Banyak harapan dan cita-cita warga Kalbar yang harus diperjuangkan para bakal calon Gubernur Kalbar mendatang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kandidat mempunyai kesempatan dan hak yang sama dalam serta punya peluang yang sama dalam menduduki posisi menjadi KB 1. Untuk merebut kursi panas tersebut, tentunya setiap pasang kandidat harus bersabar, menahan diri dan tidak gampang emosi. Yang terpenting setiap kandidat harus punya komitmen untuk mau bersikap menjadi "pemenang sejati" yang memiliki JIWA BESAR. Siap menang dan siap pula menerima kekalahan adalah syarat mutlak yang harus dipegang dalam "pertarungan" di alam demokrasi. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jiwa besar dari para kandidat tersebut hanya akan terbukti pasca pemilihan dan hanya waktu yang bisa menjawabnya. Segenap rakyat Kalbar juga punya peran dalam mewujudkan Kalbar yang damai tanpa konflik ditengah maraknya suasana menjelang Pilkada. Untuk itu melalui tulisan ini saya mengajak segenap warga Kalbar untuk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Bersama menjaga dan mempertahankan kondisi Kalbar yang kondusif saat ini.&lt;br /&gt;b. Jangan mudah terprovokasi oleh berbagai isu-isu negatif yang menyesatkan.&lt;br /&gt;c. Pilihlah kandidat yang anda anggap bisa membawa Kalbar lebih baik sesuai hati nurani.&lt;br /&gt;d. Meminta setiap pasangan kandidat Gubernur-Wakil Gubernur, tim sukses dan warga Kalbar untuk berjiwa besar menerima setiap keputusan yang bersumber dari pilihan rakyat.&lt;br /&gt;e. Hargai pilihan saudara, teman, keluarga, kenalan anda dengan memberikan kebebasan hakiki sebagai manusia tanpa perlu harus mencederai perasaan relasi anda yang juga punya hak dan martabat yang sama sebagai manusia. &lt;br /&gt;f. Mari maknai setiap perbedaan adalah anugerah, termasuk perbedaan dalam menyampaikan hak pilihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mari Wujudkan Pilkada Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Barat yang damai dan bermartabat"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-3159886475216027800?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/3159886475216027800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=3159886475216027800&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/3159886475216027800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/3159886475216027800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2007/11/mari-wujudkan-pilkada-kalbar-yang-damai.html' title='Mari Wujudkan Pilkada Kalbar Yang Damai'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-4799529019518680651</id><published>2007-11-08T04:30:00.001-08:00</published><updated>2008-12-10T06:18:01.790-08:00</updated><title type='text'>PMKRI Santo Thomas More Gelar KKS</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/Rzg8GqYnI8I/AAAAAAAAADw/JVazmzw7n08/s1600-h/DSCN0219.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/Rzg8GqYnI8I/AAAAAAAAADw/JVazmzw7n08/s320/DSCN0219.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5131917860543079362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;by. Hendrikus Adam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkode-Sanggau,&lt;br /&gt;Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas More Cabang Pontianak kembali melangsungkan rangkaian kegiatan Kemah Kerja Sosial yang kali ini bertempat di Desa Engkode, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau. Kegiatan yang merupakan program tahunan tersebut diselenggarakan pada kamis (18-21/10) yang diikuti anggota PMKRI. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Florensius Boy selaku Ketua Presidium PMKRI Cabang Pontianak, kegiatan tersebut dilaksanakan guna mengasah kepekaan sebagai generasi muda terhadap kondisi sosial di masyarakat. Hal ini pula sebagai media silaturahmi antar PMKRI Pontianak dengan masyarakat disekitarnya. Boy juga mengatakan kalau kehadiran PMKRI tidak lantas merubah kondisi masyarakat, namun hanya sebatas saling memberi motivasi untuk bangkit bersama dalam pembangunan. “Kita hadir disini sesungguhnya ingin belajar bersama warga disini, karena harus disadari bahwa pada akhirnya nanti akan kembali dilingkungan masyarakat. Kita juga tidak bias mengubah masyarakat, karena yang bias mengubahnya adalah masyarakat itu sendiri. Karenanya melalui kegiatan ini pula, dengan keberagaman karekter yang ada dalam setiap diri, kami minta maaf bila pada akhirnya ada hal yang kurang berkenan,” pungkas Boy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kegiatan KKS kali ini serangkaian kegiatanpun digelar diantaranya; ramah tamah, kerja bakti membersihkan lingkungan gereja, misa bersama, pembinaan iman anak (PIA), penataan lingkungan Gua Maria, doa rosario bersama warga, olah raga bersama, diskusi bersama kaum muda dan kegiatan seminar bertajuk “Peran Masyarakat Dalam Pembangunan”  serta mengadakan pendidikan pemilih (Voter Education). Dalam kedua kegiatan tatap muka tersebut diselengarakan di Kapel Katolik yang menghadirkan narasumber dari Dinas Pertanian (Ir. Yulia Theresia dan Yuliana) dan Dinas Pendidikan (Fuad Choirul Anam) Kabupaten Sanggau. Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri Pembina PMKRI Cabang Pontianak Thadeus Yus, SH, MPA, dan  Khatarina Lies, SPd yang juga selaku legislatif daerah asal pemilihan Sanggau-Sekadau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang bersamaan, Kapala Desa Engkode, Ajon menyampaikan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan. “Kegiatan ini begitu berharga karena bias memberi motivasi dan bimbingan, saya berharap anda tidak putus asa dalam menempuh studi dan semoga bias berhasil,” harap Ajon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-4799529019518680651?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/4799529019518680651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=4799529019518680651&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4799529019518680651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4799529019518680651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2007/11/pmkri-santo-thomas-more-gelar-kks.html' title='PMKRI Santo Thomas More Gelar KKS'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/Rzg8GqYnI8I/AAAAAAAAADw/JVazmzw7n08/s72-c/DSCN0219.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-2303010806042615935</id><published>2007-10-10T22:07:00.000-07:00</published><updated>2007-11-13T20:10:40.229-08:00</updated><title type='text'>GAGASAN</title><content type='html'>MAHASISWA CERDAS&lt;br /&gt;Oleh:Paulus Florus*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak mahasiswa dan dosen tidak menyadari bahwa tujuan praktis pembelajaran di peguruan tinggi (PT) seharusnya terus berubah sesuai tuntutan kemajuan sosial. Sampai sekarang, PT terus mengusahakan agar tamatannya pintar. Pintar artinya punya keterampilan atau pengetahuan. Untuk apa? Apa lagi kalau bukan untuk mendapatkan pekerjaan yang baik, dengan gaji yang tinggi. Maka para sarjana bergegas mengemas toga untuk menulis lamaran kerja. Mencari pekerjaan adalah kegiatan menjajakan ijazah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dunia manusia berubah dengan cepat. Seharusnya PT lebih mencerdaskan agar tamatannya mampu memperoleh kedudukan terhormat di masyarakat, dengan penghasilan yang besar. &lt;br /&gt;Perhatikan, bahwa pekerjaan yang baik berbeda dengan kedudukan sosial yang terhormat; dan gaji yang tinggi tidak sama dengan penghasilan yang besar. &lt;br /&gt;Apakah kita dapat mengharapkan lembaga PT segera mengubah paradigma pembelajarannya? Mungkin ini mimpi yang terlalu panjang. Lembaga pendidikan formal, di manapun di dunia ini, selalu lembam dan konservatif. Walaupun para pakar pendidikan suka bicara tentang perubahan, tetapi mereka sendiri menolak perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan para mahasiswa? Gambaran garis besarnya: 30% mahasiswa bodoh, 60% sedang-sedang dan 10% cerdas. Ini perlu penjelasan singkat. Yang bodoh adalah para mahasiswa yang seluruh waktu belajarnya dipakai untuk menghafal materi kuliah. Mereka tak mau berubah. Mungkin mereka cepat lulus. Tetapi ijazahnya tidak lebih berharga daripada sertifikat penataran Pancasila jaman dulu. Kelompok kedua yang mayoritas adalah para mahasiswa yang sebenarnya punya otak cukup encer, tetapi mudah puas dengan status mereka, dan suka berlama-lama menduduki kursi kuliah.  Kalau tamat, mereka cocok untuk pekerjaan-pekerjaan konvensional. Karena mereka memang dapat menjadi pegawai yang baik: patuh, taat, tidak menuntut, rajin, sehingga disukai oleh kaum kapitalis pemilik modal atau pejabat birokrat priyayi. Sedangkan 10% mahasiswa yang cerdas itu sering dianggap pembangkang oleh para dosen. Mereka mempelajari materi kuliah sekedar agar dapat lulus. Waktu selebihnya dipakai untuk mempelajari banyak hal sesuai minatnya. Mereka sadar bahwa dosen hanyalah salah satu sumber belajar dari sekian banyak sumber belajar yang lain. Setelah tamat, mereka lebih suka mengaktualkan diri dengan menciptakan kegiatan sendiri. Lembar ijazah dan gelar sarjana tidak terlalu dipedulikannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan sosial memang semakin jelas membuktikan bahwa kecerdasan intelektual saja sudah tidak memadai untuk hidup layak. Sudah semakin berjubel tamatan PT yang hanya sekedar jadi ‘kuli’ meskipun mereka mengantongi ijazah dengan nilai tertinggi.  Ternyata kecerdasan emosional dan spiritual lebih penting untuk dapat hidup ‘sukses’.  Celakanya, PT masih saja mengajak para mahasiswanya mengagung-agungkan intelektualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada berita baik. Yaitu, bahwa setiap mahasiswa sesungguhnya cerdas kalau dia mau. Pengelompokan seperti tadi adalah hasil pilihan. Namun apapun pilihan Anda, tetap ada ‘harga’ yang harus dibayar. Untuk jadi mahasiswa cerdas, harganya tentu saja lebih mahal daripada menjadi mahasiswa yang bodoh dan sedang-sedang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini nasehat yang berlaku untuk ketiga kelompok mahasiswa: Cepatlah menamatkan kuliahmu. Untuk itu ketahuilah terlebih dahulu apa kesukaan dan pola pikir dosenmu, lalu ikutilah atau turutilah, maka Anda akan cepat lulus. Setelah tamat, terserah Anda.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Aktivis dan Pemerhati masalah sosial  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-2303010806042615935?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/2303010806042615935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=2303010806042615935&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/2303010806042615935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/2303010806042615935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2007/10/mahasiswa-cerdas.html' title='GAGASAN'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-5466091851169584915</id><published>2007-08-22T06:12:00.001-07:00</published><updated>2007-08-22T06:18:36.485-07:00</updated><title type='text'>Sekilas Sejarah PMKRI Pontianak</title><content type='html'>Empat puluh enam tahun yang lalau, tepatnya tanggal 26 Maret 1961 merupakan hari yang bersejarah bagi Mahasiswa Katolik Kalimantan Barat. Karena pada hari itu atas prakarsa Johanes Mardi, seorang pegawai kantor Gubernur Kalimantan Barat yang juga berstatus mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Daya Nasional (sekarang UNTAN) bersama depalan orang mahasiswa lainnya yaitu : A. Mujiono, Tan Un suah, Yustina Theresia Ariany, Frans Kam Soo Nyong, Pani, Sabinen Ada, Liem Tjing Hok dengan dibantu oleh Pastor Marius OFM Cap telah memprakarsai berdirinya Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia cabang Pontianak yang pada saat itu, sebagai pelindungnya adalah Santa Katarina. Sedangkan Pengurus Pusat (PP PMKRI) pelindungnya Thomas Aquinas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendirian PMKRI cabang Pontianak tersebut saat itu terutama bertujuan untuk menyatukan visi dan persepsi mahasiswa Katolik dalam berbagai hal. Juga sebagai upaya untuk memenuhi salah satu tuntutan dari pihak universitas agar ada organsasi mahasiswa Katolik dan tuntutan keadaan dimana mahasiswa yang tidak ikut organisasi di luar CGMI (Central Gerakan Mahasiswa / Under-bow-nya PKI) dicurigai pemerintah sebagai pengikut CGMI. Syukurnya pembentukan PMKRI Pontianak tersebut juga mendapat respon dan dukungan dari pihak hirarki Gereja maupun Pemerintah Daerah khususnya Gubernur &lt;strong&gt;Oevang Oeray &lt;/strong&gt;dan Pangdam Ryachudu. Data tersebut diatas merupakan hasil wawancara Edi V. Petebang (mantan Sekjen PMKRI periode 1994 – 1996) dan M. Eko Hardian ketua Presedium PMKRI tahun 1997 – 1998 dengan bapak J. Mardi tanggal 8 Maret 1996).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan PMKRI selain di Gereja, juga bergabung dengan Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) dan berpolitik praktis dalam partai Katolik dan Partai Dayak.&lt;br /&gt;Dua tahun setelah berdiri, pada tanggal 13 Februari 1963 terbentuknya secara legal, kepengurusan periode 1963 – 1966 terpilih sebagai ketua umum (sekarang Ketua Presidium) adalah J. Mardi dan sekretaris umum (sekarang Sekretaris Jendral) adalah A. Mudjiono dan Pastor Moderatornya adalah Marius A.P. OFM Cap. Pada waktu itu belum ada Anggaran Rumah Tangga Cabang (ARTC), logo maupun bendera cabang. Meskipun secara legal berdiri pada tanggal 13 Februari 1963, namun Dies natalis PMKRI Pontianak tetap tanggal 28 januari (berdasarkan surat DPC PMKRI Pontianak 29 Februari 1972 dan surat DPC PMKRI Pontianak Nomor 08/DPC/I/1973 nama Santo pelindung PMKRI Pontianak berganti menjadi Santo Thomas More hingga sekarang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duet J. Mardi dan A. Mudjiono kembali terpilih untuk masa periode setahun kemudian. Namun J. Mardi akhirnya mengundurkan diri dan digantikan oleh Laurent Mangan (pernah menjadi wakil Kalbar sebagai anggota MPRS RI sebagai anggota termuda dari seluruh Indonesia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periode 1968 – 1969 PMKRI Pontianak dipimpin oleh F.X. Winarno dengan Sekjen J. Gani Rostandy tahun dimana situasi politik memanas. PKI secara terang terangan dengan didukung oleh oknum Birokrat dan ABRI dengan gencar melakukan aksi yang memuncak bersama gerakan G 30 S PKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PMKRI bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) membentuk wadah bersama yang disebut KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia). Pada saat yang bersamaan dibentuk pula KAPPI (Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia) atas inisiatif mahasiswa, pemuda-pelajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAMI dan KAPPI mendapat simpati sebagian besar masyarakat Indonesia. Terjadilah demonstrasi besar-besaran dengan tuntutan yang lebih dikenal dengan TRITURA (1. Bubarkan PKI, 2. Turunkan harga, 3. Bersihkan kabinet dari unsur-unsur PKI). Berkat kerjasama yang baik antara mahasiswa, pelajar dan ABRI, maka pemeritahan Soekarno memenuhi tuntutan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-5466091851169584915?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/5466091851169584915/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=5466091851169584915&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5466091851169584915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/5466091851169584915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2007/08/sekilas-sejarah-pmkri-pontianak.html' title='Sekilas Sejarah PMKRI Pontianak'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-686294902149439514</id><published>2007-08-14T21:57:00.000-07:00</published><updated>2007-08-14T22:01:45.340-07:00</updated><title type='text'>Visi dan Misi</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;VISI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Terwujudnya keadilan sosial, kemanusiaan, dan persaudaraan sejati.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Misi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Berjuang dengan terlibat dan berpihak pada kaum tertindas melalui kaderisasi intelektual populis yang dijiwai nilai-nilai kekatolikan untuk mewujudkan keadilan sosial, kemanusiaan, dan persaudaraan sejati.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-686294902149439514?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/686294902149439514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=686294902149439514&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/686294902149439514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/686294902149439514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2007/08/visi-dan-misi.html' title='Visi dan Misi'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-4846493223623744111</id><published>2007-08-14T21:44:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T06:18:02.016-08:00</updated><title type='text'>Sejarah Berdirinya PMKRI</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/RsKHdRBSNjI/AAAAAAAAAAU/9NFbvXoDkeM/s1600-h/Resize+of+ade.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098786664991569458" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/RsKHdRBSNjI/AAAAAAAAAAU/9NFbvXoDkeM/s320/Resize+of+ade.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) pada awalnya merupakan hasil fusi Federasi Katholieke Studenten Vereniging (KSV) dan Perserikatan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Yogyakarta. Federasi KSV yang ada saat itu meliputi KSV St. Bellarminus Batavia (didirikan di Jakarta, 10 November 1928), KSV St. Thomas Aquinas Bandung (didirikan di Bandung, 14 Desember 1947), dan KSV St. Lucas Surabaya (didirikan di Surabaya, 12 Desember 1948). Federasi KSV yang berdiri tahun 1949 tersebut diketuai oleh Gan Keng Soei (KS Gani) dan Ouw Jong Peng Koen (PK Ojong). Adapun PMKRI Yogyakarta yang pertama kali diketuai oleh St. Munadjat Danusaputro, didirikan pada tanggal 25 Mei 1947.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan Federasi KSV untuk berfusi dengan Perserikatan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Yogyakarta saat itu, karena pada pertemuan antar KSV di penghujung 1949, dihasilkan keputusan bersama bahwa “….Kita bukan hanya mahasiswa Katolik, tetapi juga mahasiswa Katolik Indonesia ..." Federasi akhirnya mengutus Gan Keng Soei dan Ouw Jong Peng Koen untuk mengadakan pertemuan dengan moderator dan pimpinan PMKRI Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapat saran dan berkat dari Vikaris Apostolik Batavia yang pro Indonesia, yaitu Mgr. PJ Willekens, SJ, utusan Federasi KSV (kecuali Ouw Jong Peng Koen yang batal hadir karena sakit) bertemu dengan moderator pada tanggal 18 Oktober 1950. Pertemuan dengan Ketua PMKRI Yogyakarta saat itu, yaitu PK Haryasudirja, bersama stafnya berlangsung sehari kemudian. Dalam pertemuan-pertemuan tersebut intinya wakil federasi KSV yaitu Gan Keng Soei mengajak dan membahas keinginan ”Mengapa kita tidak berhimpun saja dalam satu wadah organisasi nasional mahasiswa Katolik Indonesia? Toh selain sebagai mahasiswa Katolik, kita semua adalah mahasiswa Katolik Indonesia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud Federasi KSV ini mendapat tanggapan positif moderator dan pimpinan PMKRI Yogyakarta. Dan dari pertemuan itu dihasilkan dua keputusan lain yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pertemuan tersebut, masing-masing organisasi harus mengadakan kongres untuk membahas rencana fusi.&lt;br /&gt;Kongres Gabungan antara Federasi KSV dan PMKRI Yogyakarta akan berlangsung di Yogyakarta tanggal 9 Juni 1951.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kongres gabungan tanggal 9 Juni 1951, kongres dibuka secara resmi oleh PK. Haryasudirja selaku wakil PMKRI Yogyakarta bersama Gan Keng Soei yang mewakili Federasi KSV. Diluar dugaan, Kongres yang semula direncanakan berlangsung hanya sehari, ternyata berjalan alot terutama dalam pembahasan satu topik, yakni penetapan tanggal berdirinya PMKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat belum menemui kesepakatan, Kongres Gabungan sempat diskors untuk memberikan kesempatan kepada masing-masing organisasi untuk kembali mengadakan kongres secara terpisah pada tanggal 10 Juni 1950. Akhirnya Kongres Gabungan untuk fusi-pun kembali digelar pada tanggal 11 Juni 1950 dan berhasil menghasilkan 14 keputusan yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Federasi KSV dan PMKRI Yogyakarta berfusi menjadi satu sebagai organisasi nasional mahasiswa katolik bernama:”Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia” yang kemudian disingkat PMKRI. Sebutan perhimpunan ini disepakati sebagai pertimbangan agar organisasi baru ini sudah bersiap-siap untuk mau dan mampu menampung masuk dan menyatunya organisasi-organisasi mahasiswa Katolik lain yang telah berdiri berlandaskan asas dan landasan lain, seperti KSV-KSV di daerah-daerah pendudukan Belanda guna menuju persatuan dan kesatuan Indonesia.&lt;br /&gt;Dasar pedoman (AD/Anggaran Dasar) PMKRI Yogyakarta diterima sebagai AD sementara PMKRI hingga ditetapkannya AD PMKRI yang definitif.&lt;br /&gt;PMKRI didirikan di Yogyakarta pada tanggal 25 Mei 1947.&lt;br /&gt;PMKRI berkedudukan di tempat kedudukan Pengurus Pusat PMKRI.&lt;br /&gt;Empat cabang pertama PMKRI adalah : PMKRI Cabang Yogyakarta, PMKRI Cabang Bandung, PMKRI Cabang Jakarta, dan PMKRI Cabang Surabaya.&lt;br /&gt;Dalam ART setiap cabang PMKRI harus dicantumkan kalimat,”PMKRI berasal dari Federasi KSV dan PMKRI Yogyakarta yang berfusi tanggal 11 Juni 1951”&lt;br /&gt;Santo pelindung PMKRI adalah Sanctus Thomas Aquinas&lt;br /&gt;Semboyan PMKRI adalah “Religio Omnium Scientiarum Anima” yang artinya Agama adalah jiwa segala ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;Baret PMKRI berwarna merah ungu (marun) dengan bol kuning di atasnya.&lt;br /&gt;Kongres fusi ini selanjutnya disebut sebagai Kongres I PMKRI.&lt;br /&gt;Kongres II PMKRI akan dilangsungkan di Surabaya, paling lambat sebelum akhir Desember 1952 dan PMKRI Cabang Surabaya sebagai tuan rumahnya.&lt;br /&gt;Masa kepengurusan PMKRI adalah satu tahun, dengan catatan: untuk periode 1951-1952 berlangsung hingga diselenggarakannya Kongres II PMKRI.&lt;br /&gt;PP PMKRI terpilih segera mendirikan cabang-cabang baru PMKRI diseluruh Indonesia dan mengenai hal ini perlu dikoordinasikan dengan pimpinan Waligereja Indonesia.&lt;br /&gt;PK Haryasudirja secara aklamasi ditetapkan sebagai Ketua Umum PP PMKRI periode 1951-1952.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keputusan itu maka kelahiran PMKRI yang ditetapkan pada tanggal 25 Mei 1947 menjadi acuan tempat PMKRI berdiri. PMKRI didirikan di Balai Pertemuan Gereja Katolik Kotabaru Yogyakarta di jalan Margokridonggo (saat ini Jln. Abubakar Ali). Balai pertemuan tersebut sekarang bernama Gedung Widya Mandala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penentuan tanggal 25 Mei 1947 yang bertepatan sebagai hari Pantekosta, sebagai hari lahirnya PMKRI, tidak bisa dilepaskan dari jasa Mgr. Soegijapranata. Atas saran beliaulah tanggal itu dipilih dan akhirnya disepakati para pendiri PMKRI, setelah sejak Desember 1946 proses penentuan tanggal kelahiran belum menemui hasil. Alasan beliau menetapkan tanggal tersebut adalah sebagai simbol turunnya roh ketiga dari Tri Tunggal Maha Kudus yaitu Roh Kudus kepada para mahasiswa katolik untuk berkumpul dan berjuang dengan landasan ajaran agama Katolik, membela, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-4846493223623744111?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/4846493223623744111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=4846493223623744111&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4846493223623744111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/4846493223623744111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2007/08/sejarah-berdirinya-pmkri.html' title='Sejarah Berdirinya PMKRI'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/RsKHdRBSNjI/AAAAAAAAAAU/9NFbvXoDkeM/s72-c/Resize+of+ade.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4163028872891753044.post-6099301650693862606</id><published>2007-08-12T00:38:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T06:18:02.194-08:00</updated><title type='text'>PMKRI Gelar Rekrutmen Anggota Baru</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/Rr66fBBSNiI/AAAAAAAAAAM/CSVkRWa2-Gg/s1600-h/Re-exposure+of+Resize+of+Penutupan+MPAB+di+Jungkat+Beach.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5097716870242514466" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="217" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/Rr66fBBSNiI/AAAAAAAAAAM/CSVkRWa2-Gg/s320/Re-exposure+of+Resize+of+Penutupan+MPAB+di+Jungkat+Beach.jpg" width="298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; By Hendrikus Adam &lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;PONTIANAK – Perhimpunan Mahasiswa katolik Republi Indonesia (PMKRI) Cabang Pontianak, Sanctus Thomas More kembali menggelar Masa penerimaan anggota Baru (MPAB). Jenjang awal pembinaan yang merupakan bagian dari proses rekrutmen anggota kali ini diikuti 23 peserta yang dilaksanakan di dua tempat, Wisma PSE dan Margasiswa PMKRI, Jalan Imam Bonjol no. 338 Pontianak pada Jumat (15-17/12) lalu. Diakhir kegiatan, pada tanggal yang bersamaan peserta bersama panitia melakukan rekreasi di taman Jungkat Beach sekaligus penutupan rangkaian kegiatan MPAB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping memperkenalkan keorganisasian internal PMKRI baik materi demi materi yang ada, rangkaian kegiatan MPAB kali ini juga di isi dengan dialog bersama menyikapi isu-isu seputar daerah dengan mengusung topik: “Peran Kaum Muda Dalam menyikapi Isu-Isu Daerah”. Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Drs. Cornelis, MH tokoh masyarakat dan juga selaku Bupati Landak, dan Makarius Sintong, SH, MH Dewan pertimbangan PMKRI yang juga selaku Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asri Yurikhe Maria dalam sambutannya selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa MPAB sebagai proses awal untuk bergulat di PMKRI, dimana setiap calon kader bukan hanya diperkenalkan untuk memahami PMKRI semata, namun lebih dari itu, menurut mahasiswi STKIP PGRI Pontianak ini, peserta juga diajak untuk saling mengenal satu dengan lainnya. Karena menurutnya, dengan upaya saling mengenal tersebut, maka berarti membuka diri dalam menuju pintu persaudaraan sebagaimana amanah dari visi perhimpunan; terwujudnya keadilan sosial, kemanusiaan dan persaudaraan sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan pula, melaui MPAB sebagai tonggak awal elemen esensial dalam mengawali perjuangan bersama di perhimpunan. Maka dari itu, menurutnya pintu untuk saling mengisi, belajar dan berproses bersama juga akan selalu terbuka lebar bagi setiap kader. “Rekan-rekan, setelah anda menyatakan siap bergabung di PMKRI melalui kehadiran di MPAB ini, maka satu harapan saya; mari kita bangun kebersamaan dan komitmen untuk mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh” pinta Ikhe, sapaan akrabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Florensius Boy yang juga ketua Presidium &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perhimpunan_Mahasiswa_Katolik_Republik_Indonesia"&gt;PMKRI&lt;/a&gt; Cabang Pontianak mengingatkan bahwa kaum muda sebagai generasi penerus memiliki andil besar dalam mengusung sebuah perubahan, yang nantinya tidak mustahil menjadi pemimpin bangsa. Karenanya, sebagai bagian dari kaum muda pembawa perubahan (agent of change), peran mahasiswa menajadi penting. “Pada hari ini rekan-rekan diundang dan diharapkan dapat menjadi bagian dari agent of change dimaksud. PMKRI adalah salah satu bagian dari sekian banyak wadah pembinaan yang ada. Perlu di ingat, kita bisa berbuat bukannya untuk sebuah pujian namun untuk sebuah kemuliaan, Pro Ecclesia et Patria/untuk gereja dan tanah air” urai Boy. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4163028872891753044-6099301650693862606?l=pmkripontianak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/feeds/6099301650693862606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4163028872891753044&amp;postID=6099301650693862606&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6099301650693862606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4163028872891753044/posts/default/6099301650693862606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pmkripontianak.blogspot.com/2007/08/pmkri-gelar-rekrutmen-anggota-baru.html' title='PMKRI Gelar Rekrutmen Anggota Baru'/><author><name>PMKRI ST THOMAS MORE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11947318579545647150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='17' src='http://4.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/SLzbMOwZ52I/AAAAAAAAAH8/BAtniMF-Lxc/S220/merahputih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_t8EbxR9XNvo/Rr66fBBSNiI/AAAAAAAAAAM/CSVkRWa2-Gg/s72-c/Re-exposure+of+Resize+of+Penutupan+MPAB+di+Jungkat+Beach.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
